Bupati Natuna: Warga di Sekitar Lokasi Karantina Virus Corona Mulai Tenang

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2020 | 11:15 WIB
Bupati Natuna: Warga di Sekitar Lokasi Karantina Virus Corona Mulai Tenang
Bupati Natuna Hamid Rizal. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Bupati Natuna Hamid Rizal memastikan jika masyarakat sudah mulai tenang terkait karantina ratusan WNI dari Wuhan, China di daerah itu.

Diketahui, sebelumnya muncul gelombang penolakan dari masyarakat sekitar berupa aksi demonstrasi di sekitar lokasi karantina.

"Sekarang nampaknya sudah mulai mengerti tentang apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat. Jadi sudah mulai tenang lah," kata Hamid di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Hamid juga mengakui, adanya keterlambatan informasi menjadi penyebab munculnya penolakan dari masyarakat. Selain itu, fakor lainnya ialah proses evakuasi yang cepat dari Wuhan menuju Natuna.

Selain itu, ketakutan masyarakat akan epidemi virus corona juga disebabkan belum adanya sosialisasi. Untuk itu, Dinas Kesehatan kekinian telah menyampaikan proses sosialiasi terkait penyebaran virus corona untuk meredam kecemasan masyarakat.

"Ini kita lihat di televisi, masyarakat liat di televisi, dan mendadak. Artinya, mendadak itu belum sempat kita mensosialisasikan, jadi sedikit ada kecemasan," ujar dia.

"Dan sekarang ini, tim kami juga di lapangan, dari Dinas Kesehatan sudah menyampaikan juga bagaimana soal penulatan apa segala macam agat masyarakat bisa tenang. Jadi, tidak terlalu was-was," tambah Hamid.

Menurut dia, lokasi karantina dipastikan aman bagi masyarakat. Di mana lokasi karantina dengan pemukiman masyarakat berjarak kurang lebih dua kilometer.

"Lebih kurang dua kilometer lah, jadi sebenarnya itu kan kalau berdekatan. Jadi kalau dua kilometer saya kira masih aman lah," imbuh dia.

Aksi demonstrasi sempat pecah selama dua hari di Natuna usai evakuasi ratusan WNI dari Wuhan. Bahkan pada Minggu (2/2/2020) pagi, kerusuhan terjadi di dekat Bandara Raden Sadjad, persisnya di depan Mako Lanal Ranai.

Aksi massa rusuh menentang kedatangan evakuasi WNI Wuhan.

Sehari sebelumnya massa juga melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Natuna dan sempat dijumpai oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Sabtu (1/2/2020) petang.

Menkes meminta warga untuk tidak khawatir. Ia memastikan ratusan WNI Wuhan yang akan dievakuasi ke Natuna tersebut tidak terinfeksi corona.

“Mereka itu sehat semua, Bapak-bapak Ibu-ibu jangan khawatir, mereka tidak terinfeksi penyakit corona,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Wabah Virus Corona, Jokowi Minta Jajarannya Buat Skenario

Antisipasi Wabah Virus Corona, Jokowi Minta Jajarannya Buat Skenario

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:50 WIB

Usut Tuntas Penyebab Virus Corona, WHO Terjunkan Tim Khusus ke China

Usut Tuntas Penyebab Virus Corona, WHO Terjunkan Tim Khusus ke China

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:41 WIB

Mahfud MD Sebut Natuna Aman dari Virus Corona, Menkes Jaminannya

Mahfud MD Sebut Natuna Aman dari Virus Corona, Menkes Jaminannya

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:33 WIB

Mahfud Akui Ada Keterlambatan Informasi Kepada Warga Natuna

Mahfud Akui Ada Keterlambatan Informasi Kepada Warga Natuna

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:19 WIB

China Peringatkan AS Soal Wabah Virus Corona

China Peringatkan AS Soal Wabah Virus Corona

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:51 WIB

Pilu, Remaja Cacat Meninggal Usai Ayah Dikarantina karena Virus Corona

Pilu, Remaja Cacat Meninggal Usai Ayah Dikarantina karena Virus Corona

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:31 WIB

Mantul! Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona

Mantul! Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona

Tekno | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:14 WIB

Virus Corona Mewabah, Via Vallen Mengaku Susah Cari Masker di Jepang

Virus Corona Mewabah, Via Vallen Mengaku Susah Cari Masker di Jepang

Entertainment | Selasa, 04 Februari 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB