Mahfud Akui Ada Keterlambatan Informasi Kepada Warga Natuna

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2020 | 10:19 WIB
Mahfud Akui Ada Keterlambatan Informasi Kepada Warga Natuna
Menkopolhukam Mahfud MD memberikan penjelasan terkait pemilihan Natuna sebagai lokasi karantina ratusan WNI dari Wuhan, Selasa (4/2/2020). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak terkait pemilihan Natuna sebagai lokasi karantina WNI dari Wuhan, China, Selasa (4/2/2020).

Pertemuan yang digelar di Kantor Kemenko Polhukam tersebut dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian,Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Ketua DPRD Natuna Andes Putra, Bupati Natuna Hamid Rizal, serta tokoh masyarakat Natuna.

Terkait hal tersebut, Mahfud mengakui adanya keterlambatan informasi terhadap masyarakat Natuna soal pemilihan lokasi evakuasi. Sehingga, beberapa waktu lalu muncul gelombang penolakan dari warga sekitar berupa aksi demonstrasi di sekitar lokasi karantina.

"Memang terjadi semacam bukan miskomunikasi ya, keterlambatan informasi, karena perkembangan berlangsung begitu cepat sehingga pemerintah begitu mendapat Greenlight untuk memulangkan saudara-saudara kita WNI dari Wuhan," ujar Mahfud.

Natuna, kata Mahfud, dipilih sebagai lokasi karantina karena dianggap sebagai tempat yang aman dan mudah. Selain itu, disana juga terdapat instalasi militer sehingga memudahkan dalam melalukan proses karantina.

"Memutuskan mengambil tempat di Natuna yang dianggap tempat paling mudah, paling aman, dan dekat dengan instalasi militer untuk dilakukan sesuatu dengan cepat," katanya.

Diketahui, aksi demonstrasi sempat pecah selama dua hari. Bahkan pada Minggu (2/2/2020) pagi, kerusuhan terjadi di dekat Bandara Raden Sadjad, persisnya di depan Mako Lanal Ranai. Aksi massa rusuh menentang kedatangan evakuasi WNI Wuhan.

Sehari sebelumnya massa juga melakukan aksi demonstrasi di Kantor DPRD Natuna dan sempat dijumpai oleh Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Sabtu (1/2/2020) petang.

Menkes meminta warga untuk tidak khawatir. Ia memastikan ratusan WNI Wuhan yang akan dievakuasi ke Natuna tersebut tidak terinfeksi corona.

“Mereka itu sehat semua, Bapak-bapak Ibu-ibu jangan khawatir, mereka tidak terinfeksi penyakit corona,” ujarnya.

Dia juga menegaskan bahwa WHO telah menginstruksikan untuk tidak mengeluarkan Warga Negara Asing (WNA) dari China jika diketahui terinveksi corona.

"Kami pun tidak sembarang berani menjemput dan menyambut mereka kalau memang mereka terinveksi,” ujar Menkes di hadapan massa.

Namun hal itu tak membuat penolakan massa berubah. Anggota DPRD Natuna Wan Aris Munandar mewakili warga mengatakan, warga Natuna sudah paranoid dengan virus corona memiliki dua opsi.
"Tidak turun di Natuna atau diobservasi di kapal KRI," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Peringatkan AS Soal Wabah Virus Corona

China Peringatkan AS Soal Wabah Virus Corona

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:51 WIB

Pilu, Remaja Cacat Meninggal Usai Ayah Dikarantina karena Virus Corona

Pilu, Remaja Cacat Meninggal Usai Ayah Dikarantina karena Virus Corona

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:31 WIB

Mantul! Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona

Mantul! Unair Temukan Alat Deteksi Virus Corona

Tekno | Selasa, 04 Februari 2020 | 09:14 WIB

Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan di China, Bagaimana Kondisi Sang Bayi?

Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan di China, Bagaimana Kondisi Sang Bayi?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:23 WIB

Korban Tewas Virus Corona Tembus 425 Jiwa, 19.550 Orang Terinfeksi

Korban Tewas Virus Corona Tembus 425 Jiwa, 19.550 Orang Terinfeksi

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:11 WIB

Virus Corona Mewabah, Via Vallen Mengaku Susah Cari Masker di Jepang

Virus Corona Mewabah, Via Vallen Mengaku Susah Cari Masker di Jepang

Entertainment | Selasa, 04 Februari 2020 | 08:05 WIB

Indonesia Semprot WNI Pakai Disinfektan Jadi Sorotan dan 4 Berita Lainnya

Indonesia Semprot WNI Pakai Disinfektan Jadi Sorotan dan 4 Berita Lainnya

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

Sosok Mohammad Bagher Ghalibaf, Pilot Pesawat Tempur Calon 'Boneka' Donald Trump Pimpin Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:25 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

Rudal Kiamat Iran Hantam Kota Dekat Tel Aviv Israel, Belasan Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Terluka

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 06:14 WIB

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB