Sekda Tak Tahu Ratusan Pohon Monas Ditebang: Gak Ada Nilainya Jika Dijual

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 04 Februari 2020 | 23:33 WIB
Sekda Tak Tahu Ratusan Pohon Monas Ditebang: Gak Ada Nilainya Jika Dijual
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku tak mengetahui keberadaan 191 pohon yang sudah ditebang karena revitalisasi sisi selatan kawasan Monumen Nasional (Monas). Namun batang pohon itu diyakini tidak dijual.

Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah menyebut ratusan pohon itu ditebang karena tak lagi ada opsi lain untuk menjalankan proyek. Namun ia meyakini batang tak dijual karena tak ada nilainya.

"Enggak lah. Saya yakin enggak ada nilainya," ujar Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Menurutnya berita acara soal penebangan pohon itu ada di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citata). Meski demikian, ia tidak mengetahui dibawa ke mana batang pohon itu setelah ditebang.

"Batang pohon ya saya mana tahu," jelasnya.

Ia juga meyakini tidak ada pohon yang bernilai tinggi jutaan rupiah seperti Mahoni. Menurutnya tidak ada pohon besar yang mencirikan pohon mahal itu.

"Kamu lihat mahoni di mana? Kamu cek saja nggak besar kok pohonnya," pungkasnya.

Nasib ratusan pohon yang ditebang di kawasan Monumen Nasional (Monas) karena proyek revitalisasi menjadi pertanyaan. Dinas Kehutanan (Dishut) DKI selaku pihak yang bertanggung jawab atas hal ini masih tak kunjung buka suara.

Kepala Dishut DKI Suzi Marsita padahal sudah pernah dipanggil oleh DPRD DKI untuk hadir di Rapat Pimpinan Gabungan (Rapimgab) yang digelar Selasa (29/1/2020). Namun Suzi malah mangkir dan bahkan tidak mengirim anak buahnya.

baca juga

Ketua fraksi PSI Idris Ahmad yang juga hadir dalam rapat itu mengatakan pihak DPRD butuh keterangan jelas dari Suzi soal nasib pohon yang ditebang. Menurutnya sejauh ini belum ada data kongkrit terkait jumlah hingga nasib potongan pohon itu.

"Kemarin Dishut memang tidak hadir saat Rapimgab. Rencananya kemarin kita klarifikasi. Pertemuan kemarin memang tidak ada dari pihak Pemprov yang bisa menjelaskan," ujar Idris saat dihubungi, Rabu (29/1/2020).

Menurutnya, pohon-pohon ini tidak bisa sembarangan tebang karena butuh bertahun-tahun untuk membesarkannya. Terlebih lagi salah satu jenisnya, pohon Mahoni memiliki harga yang cukup tinggi di pasaran.

Jika batang pohon harus dijual, maka Dishut disebutnya harus memberikan rincian penjualannya. Pohon mahoni itu, kata Idris, harganya bisa sampai Rp 3-5 juta per meter kubik.

"Jadi, seandainya kayu-kayu tersebut dijual, apakah uangnya masuk ke kas negara? Ada banyak hal yang masih gelap," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok, Sekretariat Negara Bahas Revitalisasi Monas, Mau Dilanjutkan?

Besok, Sekretariat Negara Bahas Revitalisasi Monas, Mau Dilanjutkan?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 21:39 WIB

Gunduli Monas Demi Revitalisasi, Pemprov: Apakah Haram atau Langgar Hukum?

Gunduli Monas Demi Revitalisasi, Pemprov: Apakah Haram atau Langgar Hukum?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 19:56 WIB

Soal Monas Gundul, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota: Jangan Tanya soal Pohon

Soal Monas Gundul, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota: Jangan Tanya soal Pohon

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:46 WIB

Anies Kembali Hijaukan Monas, Warganet: Pohon Mahoni Mana, Kok Jadi Kecil?

Anies Kembali Hijaukan Monas, Warganet: Pohon Mahoni Mana, Kok Jadi Kecil?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:45 WIB

Klaim Sudah Hijaukan Monas, Pemprov DKI Masih Utang Tanam 273 Pohon

Klaim Sudah Hijaukan Monas, Pemprov DKI Masih Utang Tanam 273 Pohon

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 14:53 WIB

Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan, Sejumlah Pohon Mulai Ditanam

Proyek Revitalisasi Monas Dihentikan, Sejumlah Pohon Mulai Ditanam

News | Senin, 03 Februari 2020 | 21:09 WIB

Ahok Beberkan Desain Revitalisasi Monas Saat Jadi Gubernur

Ahok Beberkan Desain Revitalisasi Monas Saat Jadi Gubernur

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 21:45 WIB

Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Monas Bergantung Pertemuan Komisi Pengarah

Menteri PUPR Sebut Revitalisasi Monas Bergantung Pertemuan Komisi Pengarah

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 16:32 WIB

Pangkas Pohon Monas Tak Sesuai Desain, Pemenang Sayembara Bakal Dipanggil

Pangkas Pohon Monas Tak Sesuai Desain, Pemenang Sayembara Bakal Dipanggil

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 15:35 WIB

Desain Awal Revitalisasi Monas Tak Pangkas Pohon, Pemprov Ubah Rancangan

Desain Awal Revitalisasi Monas Tak Pangkas Pohon, Pemprov Ubah Rancangan

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 14:48 WIB

Terkini

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

×