Ngaku Kena Virus Corona saat Hendak Diperkosa, Perempuan Ini Selamat

Reza Gunadha | Husna Rahmayunita | Suara.com

Kamis, 06 Februari 2020 | 14:46 WIB
Ngaku Kena Virus Corona saat Hendak Diperkosa, Perempuan Ini Selamat
Ilustrasi tindak asusila, pemerkosaan. [Shutterstock]

Suara.com - Yi, perempuan warga negara China berhasil lolos dari tindak perkosaan yang dilakukan oleh pria bernama Xiao, setelah mengaku terjangkit virus corona.

Kejadian itu bermula saat  Xiao merampok kediaman Yi di Kota Pingba pinggiran Jingshan, yang berjarak cukup jauh dari Wuhan pada Jumat malam.

Dialihbahasakan dari Dailymail, Kamis (6/2/2020), menurut keterangan polisi setempat, laki-laki itu meninggalkan rumah dalam kondisi tidak punya uang. Oleh karena itu, ia melancarkan aksi perampokan.

Setelah berhasil merangsek ke rumah Yi, pelaku berusaha untuk memerkosa korban, setelah melihatnya sendirian di tempat itu.

Dalam kondisi tertekan, Yi pun mengatakan, "Aku baru saja kembali dari Wuhan dan telah terinfeksi. Oleh karena itu, aku sendirian di rumah untuk karantina".

Perempuan itu lalu berpura-pura batuk sambil mendorong tubuh Xiao, yang berusaha mencekik leher dan membekap mulutnya.

Tak lama, pelaku melarikan diri seusai mendengar pengakuan korban. Meski begitu, ia berhasil membawa kabur uang senilai 3.080 yuan atau senilai Rp 6 juta, milik Yi.

Yi lantas melaporkan kejadian yang dialami ke pihak berwajib.

Selama penyelidikan untuk menemukan keberadaan Xiao, polisi mengaku mendapat kendala lantaran semua penduduk memakai masker untuk melindungi dari virus corona.

Namun, Xiao akhirnya menyerahkan diri dengan ditemani ayahnya pada Senin (3/2). Dia mengakui kesalahannya dan kekinian ditahan.

Untuk diketahui, virus corona baru pertama kali dilaporkan menyebar di kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Sejak saat itu, virus berbahaya tersebut sudah merenggut 563 lebih nyawa dan menyebar ke puluhan negara lainnya.

Sejauh ini, dilaporkan setidaknya lebih dari 28 ribu orang terinfeksi virus tersebut.

Pemerintah China sendiri sudah menghentikan transportasi di Wuhan dan kota lainnya, sehingga diperkirakan ada lebih dari 50 juta orang "terkurung" di wilayah epidemi virus corona, agar tidak menyebar ke lawasan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

TOK! Kantor KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia

TOK! Kantor KSP Jadi Pusat Informasi Virus Corona Indonesia

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 14:05 WIB

Mengeluh Demam Sepulang dari China, Mahasiswi Diisolasi di RSUD Bantul

Mengeluh Demam Sepulang dari China, Mahasiswi Diisolasi di RSUD Bantul

Jogja | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:58 WIB

"Jangan Harap Tinggalkan China Jika Suhu Tubuhmu 38 Derajat Celcius"

"Jangan Harap Tinggalkan China Jika Suhu Tubuhmu 38 Derajat Celcius"

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:53 WIB

Menteri Jokowi Berkumpul Mau Bikin Pusat Informasi Virus Corona

Menteri Jokowi Berkumpul Mau Bikin Pusat Informasi Virus Corona

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB