Kemendagri Undang 9 Universitas untuk Evaluasi Efektivitas Sistem Pilkada

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 08 Februari 2020 | 09:06 WIB
Kemendagri Undang 9 Universitas untuk Evaluasi Efektivitas Sistem Pilkada
Sembilan universitas di Indonesia menerima undangan khusus dari Mendagri, Tito Karnavian, Jakarta, Jumat (7/2/2020). (Dok : Kemendagri)

Suara.com - Sembilan universitas di Indonesia menerima undangan khusus dari  Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, untuk ikut mengevaluasi efektivitas sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung di Indonesia. Tito memimpin langsung pertemuan tersebut, di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta.

Tito menyebut, dari aspek politik, pilkada sangat esensial bagi demokrasi di Indonesia. Pilkada 2020 merupakan pilkada serentak terbesar, karena meliputi 270 pemilihan kepala daerah.

"Sejak 2004 hingga 2018, di samping menghasilkan aspek positif, pilkada langsung juga menyimpan berbagai ekses sebaliknya, di antaranya konflik sosial berbasis identitas, keterbelahan masyarakat dalam dua kubu yang bertentangan yang memicu kerawanan sosial serta 'high cost' atau berbiaya sangat tinggi," papar Mendagri, dalam diskusi yang berlangsung hangat ini, Jakarta, Jumat (7/2/2020).

"Biaya tinggi pilkada secara langsung telah berpengaruh pada kualitas tata kelola kepemimpinan di daerah," lanjut Tito.

Adapun sembilan universitas tersebut meliputi Universitas Indonesia (UI), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Andalas, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Padjadjaran, Universitas Lambung Mangkurat,  dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Menurut Tito, jika ekses negatif pilkada dibiarkan terus-menerus, alam demokrasi di Indonesia dan akan timbul benih-benih konflik sosial di masyarakat. 

"Oleh karena itu, memang sudah sepatutnya perlu diadakan evaluasi terhadap efektivitas dari sistem pilkada langsung. Namun kami ingin evaluasi itu dilakukan secara akademis oleh pihak independen eksternal, yakni universitas," kata Tito lugas.

Menanggapi hal tersebut, para perwakilan universitas menyambut positif dan menghargai inisiatif pertemuan dari Mendagri ini. 

“Ini adalah kesempatan pertama kami bertemu dengan Mendagri, setelah polemik ramai rencana Mendagri mengubah Pilkada langsung,” ujar Wawan Mas'udi, dari Departemen Politik dan Pemerintahan UGM Yogyakarta.

baca juga

“Ada kekeliruan di masyarakat selama ini, seolah Mendagri ingin mengembalikan sistem pilkada menjadi tidak langsung," ujar Wawan dalam pertemuan tersebut.

"Ternyata tujuan Mendagri adalah evaluasi bersifat komprehensif tentang pilkada langsung di Indonesia untuk mereduksi ekses negatif Pilkada serta menyesuaikan dengan kondisi perkembangan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ferry Liando, pengajar dari Universitas Sam Ratulangi, memaparkan, universitasnya telah berpengalaman di dalam melakukan riset pilkada, khususnya dari aspek budaya lokal seperti yang diinginkan Mendagri.

Ferry mengungkapkan, bila Mendagri ingin menyesuaikan sistem pilkada dengan kondisi sosial budaya dan ekonomi masyarakat daerah, itu adalah hal yang patut didukung dan ide ini sangat relevan.

"Kami sangat senang dan bersedia membantu Mendagri untuk melakukan riset akademis untuk perbaikan pilkada dari berbagai aspek termasuk aspek manajemen konflik sosial," pungkas Ferry.

Pertemuan ini berlangsung selama sekitar 2,5 jam. Sebagai tindak lanjut pertemuan ini, pihak universitas akhirnya sepakat untuk mengusulkan riset desain evaluasi bersifat akademis tentang Pilkada langsung ke Kemendagri dalam rangka evaluasi komprehensif Pilkada. (*)



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemendagri Siap Dukung Penuh Kegiatan Nasional Is Me

Kemendagri Siap Dukung Penuh Kegiatan Nasional Is Me

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 22:21 WIB

Bertemu Wapres, Mendagri Bahas Soal Kerukunan Beragama

Bertemu Wapres, Mendagri Bahas Soal Kerukunan Beragama

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 22:16 WIB

Pesan Kemendagri ke Calon Kepala Daerah: Jangan Gosok-gosok Isu SARA!

Pesan Kemendagri ke Calon Kepala Daerah: Jangan Gosok-gosok Isu SARA!

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 21:12 WIB

160 Kabupaten Masuk Zona Merah Stunting, Tito: Harus Diserang Ramai-ramai

160 Kabupaten Masuk Zona Merah Stunting, Tito: Harus Diserang Ramai-ramai

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 05:50 WIB

Mendagri Tito Sebut Dana Desa dan BOS Langsung Dikirim ke Kades dan Kepsek

Mendagri Tito Sebut Dana Desa dan BOS Langsung Dikirim ke Kades dan Kepsek

News | Kamis, 06 Februari 2020 | 00:17 WIB

Didoakan Capres Oleh Mahfud MD, Ini Kata Mendagri

Didoakan Capres Oleh Mahfud MD, Ini Kata Mendagri

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 10:55 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×