Tekan Hoaks Virus Corona, Pemerintah Harus Jelaskan Berdasarkan Sains

Rabu, 12 Februari 2020 | 14:11 WIB
Tekan Hoaks Virus Corona, Pemerintah Harus Jelaskan Berdasarkan Sains
Diskusi dalam seminar terkait wabah virus corona. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Jumlah kematian akibat epidemi virus corona baru terus melonjak hingga mencapai 1.110 hingga Rabu (12/2/2020) di seluruh China. Jumlah ini sejajar dengan melonjaknya pula perkembangan hoaks.

Pakar Jurnalisme Kebencanaan, Ahmad Arif mengatakan, salah satu kunci untuk menekan angka hoaks atau berita palsu terkait virus corona adalah komunikasi risiko yang baik dan berdasarkan ilmu pengetahuan (sains) yang tersampaikan dengan baik ke publik.

"Pendekatan sains yang berdasarkan pada sikap skeptis dan independen harus jadi dasar bagi komunikasi risiko ini. Tanpa dasar sains, komunikasi risiko akan memicu ketidakpercayaan, kebingungan, bahkan bencana," kata Ahmad Arif dalam seminar Menyikapi Virus Corona 2019-N-CoV di Lembaga Ejkman, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2020).

Menurutnya, dengan informasi berdasar sains yang tersampaikan dengan baik, maka publik akan meningkatkan kewaspadaan terhadap dirinya sendiri, sehingga tak terlalu bergantung pada otoristas pemerintah.

"Kalau informasi yang disampaikan pemeritah tidak sampai dengan baik, maka ketika bencana itu terjadi, publik akan panik dan terjadi bencana yang lebih parah, itu yang banyak terjadi di Indonesia," ucapnya.

Wartawan Senior Harian Kompas itu juga menyinggung pernyataan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto yang menyebut virus corona belum masuk ke Indonesia berkat doa masyarakat harus diluruskan dengan data-data ilmu pengetahuan yang jelas.

"Saya yakin seluruh masyarakat Indonesia juga berdoa, tidak salah juga, tapi semua ini harus diperkuat dengan data dan bukti saintifik sehingga bisa meyakinkan publik," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI