Sebut Tak Diurus, Jokowi Minta Waduk Gajah Mungkur Ditanami Vetiver

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Sabtu, 15 Februari 2020 | 17:33 WIB
Sebut Tak Diurus, Jokowi Minta Waduk Gajah Mungkur Ditanami Vetiver
Presiden Jokowi dan istrinya, Iriana menanam vetiver di Desa Jatisrono, Wonogiri, Jateng. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setiap tahun terdapat sedimen setinggi 3,2 juta meter kubik di Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri, Jawa Tengah.

Ia pun menyebut permasalahan munculnya sedimen karena kurangnya perawatan di waduk tersebut dari hulunya.

"Ini ada waduk yang namanya waduk Gajah Mungkur ini sudah sejak tahun ini 1982 . Tapi setiap tahun sedimennya 3,2 juta kubik sedimen yang masuk ke waduk. Kenapa itu ada setiap tahun dikeruk ada lagi, karena hulunya enggak pernah diurus," ujar Jokowi saat meninjau kebun bibit di Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (15/2/2020).

Karenanya, mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta jajaran terkait yakni Balai Pengelolaan DAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Kementerian Kehutanan untuk tidak mengeruk setiap tahun sedimen yang ada di Waduk Gajah Mungkur.

Namun ia mengingatkan kepada jajaran tersebut untuk memperbaiki masalah yang ada di hulu, yakni menanam pohon, buah hingga vetiver atau akar wangi.

"Saya sudah tekankan baik itu di PU, atau di kehutanan agar setiap tahun tidak mengeruk sedimen, yang diurus misalnya hulunya diperbaiki. Kami sudah tahu titiknya berapa, yang mana yang ditanam kalau mau nanam," ucap Jokowi

Jokowi menginginkan tanaman vetiver yang ditanam bukan hanya 82 ribu, melainkan sebanyak 50 hingga 70 juta di kawasan yang dekat dengan waduk dan DAS

"Jangan hanya kaya sekarang 82 ribu ndak. 50 juta (vetiver), 70 juta itu yang bener, enggak nendang kalau hanya bikin 82 ribu, meskipun saya tahu hanya satu desa tapi juga masih kurang juga, mainnya memang harus begitu. Sehingga kalau ini ketemu tidak hanya Gajah Mungkur lagi semua waduk," kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan permasalahan tingginya sedimen yang ada di waduk Gajah Mungkur atau waduk lainnya bisa diselesaikan dengan cara penanaman pohon sengon, buah-buahan, khususnya vetiver.

baca juga

Ia meyakini tanaman vetiver yang ada di sekitar waduk bisa menjadi pengikat tanah, sehingga sedimen tidak masuk ke waduk-waduk atau daerah alirah sungai (DAS).

"Iya terutama untuk di sekitar waduk. Vetiver akan bisa menjadi pengikat tanah sehingga sedimen tidak masuk ke waduk-waduk yang ada ke das yang ada," katanya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ikut Jokowi Tanam Vetiver di Wonogiri, Begini Penampilan Ibu Negara Iriana

Ikut Jokowi Tanam Vetiver di Wonogiri, Begini Penampilan Ibu Negara Iriana

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:45 WIB

Mau Pindahkan Siswi Korban Bully ke SLB, Perdik Kecewa Pola Pikir Ganjar

Mau Pindahkan Siswi Korban Bully ke SLB, Perdik Kecewa Pola Pikir Ganjar

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Februari 2020 | 13:16 WIB

Ganjar Bantu Warga Jateng yang Dikarantina Virus Corona di Natuna

Ganjar Bantu Warga Jateng yang Dikarantina Virus Corona di Natuna

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 05:05 WIB

Ganjar Rayu Anak Korban Bullying Pindah Ke SLB

Ganjar Rayu Anak Korban Bullying Pindah Ke SLB

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 18:04 WIB

Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Gandeng 3 Tokoh Dunia

Bangun Ibu Kota Baru, Jokowi Gandeng 3 Tokoh Dunia

Bisnis | Jum'at, 14 Februari 2020 | 17:06 WIB

Jokowi soal Pengesahan RUU KPK: Itu Inisiatif dari DPR

Jokowi soal Pengesahan RUU KPK: Itu Inisiatif dari DPR

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 16:10 WIB

Bilang Non Muslim Bisa Jadi Presiden, Jokowi: Dulu Wakil Saya Orang Kristen

Bilang Non Muslim Bisa Jadi Presiden, Jokowi: Dulu Wakil Saya Orang Kristen

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 13:55 WIB

Mendarat di Jogja, Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Taman Nasional Gunung Merapi

Mendarat di Jogja, Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Taman Nasional Gunung Merapi

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 23:55 WIB

Gubernur Ganjar Berencana Tutup Sekolah Korban Bullying Purworejo

Gubernur Ganjar Berencana Tutup Sekolah Korban Bullying Purworejo

Jogja | Kamis, 13 Februari 2020 | 17:31 WIB

Pria Pengancam Penggal Kepala Jokowi Siap Jalani Sidang Hari Ini

Pria Pengancam Penggal Kepala Jokowi Siap Jalani Sidang Hari Ini

Video | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:25 WIB

Terkini

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

Misteri Pengganti Febrie Adriansyah Terjawab, Mensesneg Sebut Nama Kuntadi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

Jejak Elektronik Disita, KPK Bidik Peran Bobby Rizaldi dalam Skandal WTP Muara Enim

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

Detik-detik Bupati Gowa Pergi Saat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi dan Selingkuh

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:50 WIB

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 4.734 Jiwa, 6.462 Orang Selamat

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:37 WIB

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

×