3 WNI Asal Yogyakarta Dinyatakan Bebas dari Virus Corona

Iwan Supriyatna | Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Minggu, 16 Februari 2020 | 04:05 WIB
3 WNI Asal Yogyakarta Dinyatakan Bebas dari Virus Corona
Pasien corona. (Antara)

Suara.com - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DI Yogyakarta, Pembayun Setyaning Astutie memastikan bahwa tiga WNI asal DIY yang sebelumnya di observasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau bebas dari virus corona. Ketiganya sudah mendarat di Bandara Internasional Adisutjipto pukul 20.44 wib, Sabtu (15/2/2020).

"Kami dari Dinkes Sleman dan Dinkes Kota sengaja menjemput mereka (WNI dari Natuna) untuk memberi rasa nyaman dan aman, bukan untuk memantau keadaan mereka. Karena observasi yang dilakukan selama dua pekan di Natuna sudah dipastikan bebas dari virus corona," jelas Pembayun saat ditemui di bandara setempat, Sabtu (15/2/2020).

Pembayun menjelaskan WNI asal DIY tersebut dalam keadaan sehat ketika keluar dari Wuhan, China. Mereka memang dikirim ke Natuna hanya untuk meyakinkan masyarakat bahwa tiga WNI tersebut tak terjangkit virus corona.

Dikatakan Pembayun bahwa terdapat dua warga Jawa Tengah yang juga turun di Bandara Adisutjipto. Sehingga total ada lima WNI yang dipastikan sehat dan tak membawa virus corona.

"Kami tegaskan mereka tak terinfeksi virus corona, mereka semua sehat. Jadi memang ada lima warga yang turun di bandara ini. Hanya saja tiga diantaranya warga asal DIY," terang dia.

Disinggung berasal dari kabupaten dan kota mana para WNI tersebut, Pembayun tak membeberkan secara pasti.

"Ketiganya orang asal DIY, jadi dari Dinkes Kota (Yogyakarta) dan Dinkes Sleman yang sengaja menjemput," ungkap dia.

Dikatakan Pembayun bahwa tiga WNI Kota Yogyakarta dan Sleman ini berjenis kelamin wanita dan pria.

"Ya, mereka ada pria (satu orang) dan wanita (dua orang)," terangnya

Pihaknya membeberkan bahwa kelima WNI merupakan mahasiswa. Mereka warga yang belajar di Wuhan.

"Mereka di Wuhan melanjutkan pendidikan. Bukan pertukaran pelajar atau lainnya. Jadi mereka datang untuk belajar," jelasnya.

Ditanyai apakah WNI tersebut akan kembali ke Wuhan untuk meneruskan pendidikan, Pembayun menjelaskan hal itu bisa jadi dilakukan saat keadaan di China sudah tergolong aman.

"Ya mestinya setelah di sana clear, dan juga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta pemerintah memberi izin untuk kembali (ke Wuhan)," jelasnya.

Pihaknya juga memastikan bahwa WNI sudah mengantongi surat keterangan sehat dan bebas dari virus corona.

"Ya jika sudah sehat, berarti ada surat itu (keterangan sehat)," jelas dia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ISIS Eks WNI Nekat Balik ke Indonesia, Kabaharkam Polri: Tindak Tegas!

ISIS Eks WNI Nekat Balik ke Indonesia, Kabaharkam Polri: Tindak Tegas!

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 21:28 WIB

WNI dari Wuhan Sehat, Menkes Terawan: Silakan Kalau Mau Nonton Java Jazz

WNI dari Wuhan Sehat, Menkes Terawan: Silakan Kalau Mau Nonton Java Jazz

Health | Sabtu, 15 Februari 2020 | 20:08 WIB

Curhatan WNI di Natuna: Susah Air Bersih hingga Belajar Bahasa Mandarin

Curhatan WNI di Natuna: Susah Air Bersih hingga Belajar Bahasa Mandarin

News | Sabtu, 15 Februari 2020 | 19:47 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB