Harta Peserta Tes CPNS Hilang Dititip ke Panitia, Cincin Kawin Ikut Raib

Reza Gunadha
Harta Peserta Tes CPNS Hilang Dititip ke Panitia, Cincin Kawin Ikut Raib
Ilustrasi tes CPNS

Liontin 5 gram hilang di tempat penitipan, saya baru tahu ketika sampai di rumah. Saya datangi panitia, tapi panitianya sudah tidak ada di tempat, sudah pulang."

Suara.com - Dua perempuan peserta tes CPNS Pemkab Jeneponto, Sulawesi Selatan, melapor ke polres setempat karena menjadi korban pencurian, Sabtu (15/2/2020) malam.

Kedua orang itu yakni Sri Herliyani (26 tahun) warga BTN Pammanjengan Kelurahan Bonto Tangnga Kecamatan Tamalatea Jeneponto,dan Ervina Zulfana 25 Tahun Warga Ujungloe Kelurahan Biringkassi, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

Herliyano dan Ervina adalah ibu rumah tangga yang mengakui kehilangan uang dan cincin kawin saat mengikuti tes CPNS di Ruang Pola Kantor Bupati Jeneponto Sabtu siang.

Aiptu Budi Santoso, petugas piket Polres Jeneponto mengungkapkan, kedua ibu muda itu kehilangan barang saat mengikuti ujian tes seleksi CPNS yang di selenggarakan di Kantor Bupati Jeneponto.

“Kedua ibu muda ini melapor terkait kehilangan barang, saat keduanya mengikuti tes SKD seleksi CPNS Lingkup Pemerintah Kabupaten Jeneponto,” kata Budi seperti diberitakan Makassar Terkini—jaringan Suara.com, Minggu (16/2/2020).

Aiptu Santoso mengatakan, barang kedua peserta seleksi CPNS tersebut hilang saat dititipkan kepada panitia seleksi CPNS.

“Ibu Sri Herliyani kehilangan liontin 5 gram, emas 24 karat, dengan total kerugian Rp 3.500.000. Sedangkan Ibu Ervina kehilangan cincin kawin 2 gram, emas 23 karat, dan uang Rp 200 ribu yang di simpan dalam dompet dan dititipkan pada panitia seleksi tes CPNS,” kata dia.

Sri Herliyani mengakui baru mengetahui barangnya hilang saat tiba di rumah.

“Liontin 5 gram hilang di tempat penitipan, saya baru tahu ketika sampai di rumah. Saya datangi panitia, tapi panitianya sudah tidak ada di tempat, mereka sudah pulang,” jelas Sri Herlina.

Sementara Ervina, baru mengetahui cincin mas kawin dan uangnya hilang ketika melihat unggahan Sri Herliyani di group Facebook Jeneponto dagang.

Hingga kekinian, pihak panitia Seleksi CPNS Lingkup Pemkab Jeneponto belum bisa dimintakan konfirmasi terkait kasus kriminal tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS