Nagara Institute: 99 Orang dari 575 Anggota DPR Terpapar Dinasti Politik

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Selasa, 18 Februari 2020 | 14:49 WIB
Nagara Institute: 99 Orang dari 575 Anggota DPR Terpapar Dinasti Politik
Nagara Institute memublikasikan hasil mengenai tren praktik dinasti politik sebagai dampak oligarki partai, di Ruang Indonesia Raya, Hutan Kota Plataran, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Nagara Institute memublikasikan hasil mengenai tren praktik dinasti politik sebagai dampak oligarki partai.

Hasil riset Nagara Institute menunjukkan, sebanyak 17,22 anggota DPR RI periode 2019 – 2024 berkelindan dengan sosok-sosok yang sebelumnya sudah berkecimpung dalam dunia politik maupun jabatan publik.

Dengan demikian, secara kalkulatif, persentase itu menunjukkan sedikitnya 99 orang dari 575 anggota DPR hasil Pemilu 2019 memunyai hubungan dengan pejabat publik atau disebut sebagai bagian dari dinasti politik.

Nagara Institute memublikasikan hasil mengenai tren praktik dinasti politik sebagai dampak oligarki partai, di Ruang Indonesia Raya, Hutan Kota Plataran, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). [Suara.com/Novian Ardiansyah]
Nagara Institute memublikasikan hasil mengenai tren praktik dinasti politik sebagai dampak oligarki partai, di Ruang Indonesia Raya, Hutan Kota Plataran, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020). [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faisal, dalam acara publikasi hasil riset di Ruang Indonesia Raya, Hutan Kota Plataran, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020), mengatakan jumlah tersebut meningkat bila diperbandingkan dengan hasil pemilu dua periode sebelumnya.

"Ada tren kenaikan praktik politik dinasti. Pemilu 2009 ditemukan 27 kasus. Pemilu 2014 ada 51 kasus. Fakta ini tentu menjadi catatan khusus bagi kualitas pemilu Indonesia," kata Akbar Faisal.

Nasdem paling banyak

Dalam pemetaan lanjutan hasil riset tersebut, kata Akbar, Fraksi Partai Nasdem terbanyak memunyai anggota DPR yang terpapar praktik dinasti politik.

"Partai Nasdem menempati peringkat teratas dalam persentase anggota legislatif yang terpapar dinasti politik. Dari 59 kursi DPR yang didapat Nasdem, ada 20 orang atau 33,90 persen terpapar politik dinasti,” kata dia.

Pada posisi kedua, anggota DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan juga banyak terpapar dinasti politik, yakni 31,58 persen.

Selanjutnya, Partai Golkar (21,18 persen); Partai Demokrat (18,52 persen); Partai Amanat Nasional (18,18 persen); Partai Gerindra (16,67 persen), dan terakhir PDIP (13,28 persen).

Dua partai urutan bawah atau paling minim menyumbangkan anggota DPR terpapar dinasti politik adalah PKB dan PKS.

"PKB, dari 58 kursi DPR, hanya 5,17 persen di antaranya terpapar dinasti politik. Sementara PKS, dari 50 kursi DPR, hanya 8 persen di antaranya yang terpapar dinasti politik.”

Akbar mengatakan, temuan tersebut sekaligus menjadi indikasi kuat adanya persoalan pada sistem rekrutmen calon anggota legislatif oleh partai-partai politik.

"Ketika partai politik mengidap penyakit, maka akan berdampak secara langsung pada kesehatan demokrasi. Oligarki dalam partai politik, sebagaimana tercermin dalam menguatnya dinasti politik telah merusak demokrasi kita,” kata Akbar Faisal.

Ia menilai, kalau persoalan itu tidak mendapat perhatian serius agar bisa diakhiri, Indonesia bakal berada dalam fase paling berbahaya meski beriklim politik demokratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Soal Dinasti Politik Jokowi di Solo: Saya Bisa Saja Kalah

Gibran Soal Dinasti Politik Jokowi di Solo: Saya Bisa Saja Kalah

Jawa Tengah | Minggu, 05 Januari 2020 | 14:46 WIB

Akbar Faisal Siap Fasilitasi Dewan Pers Ikut Bahas RUU KUHP

Akbar Faisal Siap Fasilitasi Dewan Pers Ikut Bahas RUU KUHP

News | Jum'at, 16 Februari 2018 | 03:35 WIB

Pemred Publiknews dan Suara News Dibekuk Mabes Polri

Pemred Publiknews dan Suara News Dibekuk Mabes Polri

News | Rabu, 10 Januari 2018 | 18:08 WIB

MKD Sidangkan Kasus Fadli Zon dan Viktor Laiskodat Pekan Depan

MKD Sidangkan Kasus Fadli Zon dan Viktor Laiskodat Pekan Depan

News | Rabu, 27 September 2017 | 19:46 WIB

Elza ke Akbar Faizal: Dia Bentuk Opini karena Mantan Wartawan

Elza ke Akbar Faizal: Dia Bentuk Opini karena Mantan Wartawan

News | Selasa, 12 September 2017 | 17:28 WIB

Elza Syarief Minta Akbar Faisal Tak Anggap  Miryam Jadi Patokan

Elza Syarief Minta Akbar Faisal Tak Anggap Miryam Jadi Patokan

News | Selasa, 29 Agustus 2017 | 12:54 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB