Politik Berselubung Mitos, soal Jokowi Diminta Tak Injakkan Kaki di Kediri

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Selasa, 18 Februari 2020 | 15:47 WIB
Politik Berselubung Mitos, soal Jokowi Diminta Tak Injakkan Kaki di Kediri
Presiden Jokowi. (Biro pers Media dan informasi Sekretariat Presiden)

"Misalkan ada apa-apa dia (masyarakat), maaf, dia menolaknya dengan cara kadang-kadang ada penyimpangan terhadap syariat. Kadang-kadang kita lupa dengan Allah, harus ada pelurusan," katanya.

Kalaupun masyarakat mempercayai mitos itu, Kiai Kafabihi meyakini ada penangkalnya. Caranya dengan berdoa dan bertawakal kepada Allah, dengan cara itu mitos tersebut dipastikan luntur.

"Jadi yang lebih kuasa, yang lebih segala-galanya adalah Allah. Kalau Allah tidak menghendaki, tidak akan terjadi," ucap dia.

Sementara terkait mitos Presiden RI akan lengser setelah berkunjung ke Kediri, Kiai Kafabihi menyarankan agar presiden berdoa di Masjid Setono Gedong atau berziarah ke Makam Syekh Al Wasil sebelum ke Kediri.

"Semuanya itu ada penawarnya, itu dengan doa. Misalkan saja berdoa di Masjid Setono Gedong, atau di makam Syekh Al Wasil Syamsuddin untuk penawarnya misalkan ada mitos itu," ujar dia.

Sementara itu, politisi partai Demokrat Roy Suryo menilai, Presiden Jokowi perlu mengikuti saran Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang melarang untuk menginjakam kaki di Kediri, Jawa Timur lantaran khawatir dilengserkan.

Sebagai pemimpin, sudah menjadi kewajiban Jokowi untuk hadir dan menemui rakyat di berbagai daerah, termasuk Kediri. Hal tersebut juga berlaku untuk KH Maruf Amin selaku Wakil Presiden.

"Tweeps, semua tergantung niat dan tujuannya, seorang presiden adalah pemimpin semua rakyatnya, jadi harus juga ke Kediri," ujar Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya @KMRTRoySuryo2 seperti dikutip Suara.com, Senin (17/2/2020).

Roy Suryo kemudian menyinggung kedekatan antara Jokowi dengan Pramono. Ia mempertanyakan, apakah Jokowi lantas takut dengan hal-hal gaib yang berbau mitos kelengseran dirinya.

baca juga

"Saya percaya Pak @jokowi dan @Kiyai_MarufAmin meski dekat dengan @pramonoanung tetapi tidak takut dengan gendruwo, tuyul, banaspati, wedon, apalagi setan lengser kan?" tulis Roy Suryo.

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief menilai ada pesan yang tersirat mengenai larangan Jokowi injakkan kaki di Kediri agar tidak lengser dari kedudukan Presiden oleh Seskab Pramono Anung.

"Ada pesan mendalam bahwa kekuasaan Pak Jokowi sedang dalam berbagai tekanan yang tidak mudah," ujar Andi melalui akun Twitter, Senin (17/2).

Menurut Andi tak ada hubungannya antara Kediri dengan mitos jatuhnya seorang Presiden dari tampuk kekuasaan.

Mitos itu ia bantah dengan masa kepemimpinan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah dua kali mengunjungi Kediri selama dua periode menjabat Presiden. SBY berkunjung ke Kediri pada 2007 dan 2014 silam.

“Pak Pramono Anung sangat mengerti bahwa tidak ada hubungan Kediri dengan pudarnya kekuasaan Pak Jokowi.”

Kendati begitu, pihak Istana Kepresidenan menganggap mitos larangan Presiden berkunjung ke Kediri tersebut sebagai bagian dari budaya. Hal itu, kata dia, sesuatu yang lazim di masyarakat.

"Suka tidak suka, inilah kultur yang normal di Jawa dan beberapa tempat lain," kata Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mandek, Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi di Kualifikasi FIBA Asia

Mandek, Indonesia Tanpa Pemain Naturalisasi di Kualifikasi FIBA Asia

Sport | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:36 WIB

Hasil Survei Jeblok, PKS Minta Jokowi Beri Ruang ke Maruf Tampil di Media

Hasil Survei Jeblok, PKS Minta Jokowi Beri Ruang ke Maruf Tampil di Media

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:22 WIB

Sindir Etika Melamar Kerja via Email, Anak Jokowi Panen Kecaman

Sindir Etika Melamar Kerja via Email, Anak Jokowi Panen Kecaman

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 14:27 WIB

Presiden Jokowi Siap Jalankan Program Kartu Pra Kerja April 2020

Presiden Jokowi Siap Jalankan Program Kartu Pra Kerja April 2020

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2020 | 13:55 WIB

Indonesia Jadi Host Piala Dunia Basket, Jokowi Minta Persiapan Dimatangkan

Indonesia Jadi Host Piala Dunia Basket, Jokowi Minta Persiapan Dimatangkan

Sport | Selasa, 18 Februari 2020 | 13:02 WIB

Verifikasi Stadion Liga 1 2020 Hampir Rampung, 3 Tim Promosi Jadi Sorotan

Verifikasi Stadion Liga 1 2020 Hampir Rampung, 3 Tim Promosi Jadi Sorotan

Bola | Selasa, 18 Februari 2020 | 12:30 WIB

Terkini

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Igor Tolic Bongkar Kunci Persib Bungkam FC Seoul: Berjuang hingga Detik Terakhir

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 09:17 WIB

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Harga HP Makin Mahal, Xiaomi: Value untuk Pengguna Tidak Berubah

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 09:16 WIB

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Ledakan Maut Guncang Pabrik Bata Ringan di Lamongan: 1 Tewas, 6 Luka Bakar Parah

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 09:14 WIB

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

5 Warna Base Ombre untuk Bibir Hitam dan Kulit Gelap agar Hasilnya Cantik

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:10 WIB

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Petaka Usai Tahlilan di Lampung Tengah: 1 Warga Tewas, Puluhan Mendadak Tumbang

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:07 WIB

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Cara Membuat SKCK Online: Syarat, Alur, Masa Berlaku, dan Biayanya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:03 WIB

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Ulasan Novel Para Putra dan Pujaan Hati: Ketika Kasih Ibu Menjadi Belenggu

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:00 WIB

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Ditopang Tambahan Pasokan Oman, Harga Minyak Mentah Dunia Turun Perdagangan Kamis

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:59 WIB

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:57 WIB

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

Kredibilitas Fiskal Bertumpu pada Kebijakan, Bukan Bongkar-Pasang Figur Menkeu

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:56 WIB

×