21 Spesies Burung Baru Ditemukan di Indonesia

Bangun Santoso

Rabu, 19 Februari 2020 | 15:18 WIB
21 Spesies Burung Baru Ditemukan di Indonesia
Ilustrasi burung kakak tua. [Antara]

Suara.com - Organisasi konservasi alam Burung Indonesia mengatakan ada 21 spesies burung baru yang tercatat di Indonesia pada tahun ini. Dengan demikian, Indonesia kini memiliki 1.794 spesies burung sekaligus menjadi negara keempat dengan jumlah spesies burung terbanyak di dunia.

Research & Communication Officer Burung Indonesia Achmad Ridha Junaid mengatakan, penambahan daftar spesies ini berdasar pada studi literatur dari sejumlah penelitian yang dihimpun oleh organisasinya.

Tujuh spesies di antaranya belum pernah didokumentasikan, sedangkan 14 spesies lainnya merupakan sub-spesies yang kini dikategorikan sebagai spesies sendiri.

Spesies baru itu antara lain kipasan peleng dan cikrak peleng yang berasal dari Pulau Peleng, Sulawesi Tengah. Kemudian ceret taliabu, myzomela taliabu, dan cikrak taliabu ditemukan di Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Selain itu, myzomela alor dan cabai kacamata atau spectacled flowerpecker. Para peneliti menamai cabai kacamata sebagai dicaeum dayakorum untuk menghormati suku Dayak -suku asli Kalimantan dimana spesies tersebut ditemukan-.

“Enam dari tujuh spesies yang belum pernah didokumentasikan itu adalah jenis endemik Indonesia, kalau cabai kacamata kita berbagi jenis dengan Malaysia karena ditemukan di Kalimantan,” kata Ridha sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Selasa (18/2).

Menurut dia, penemuan ini berdampak sangat penting untuk konservasi dan melindungi spesies tersebut dari ancaman kepunahan, terutama untuk jenis burung endemik Indonesia.

Perlu upaya lebih lanjut untuk menentukan kondisi populasi burung-burung ini serta status kepunahannya.

“Misalnya spesies cikrak taliabu dan cikrang peleng itu distribusinya sangat terbatas dan cuma ada di pulau itu,” tutur Ridha.

baca juga

“Ketika ada gangguan signifikan pada habitat mereka, maka spesies itu bisa menghilang bahkan secara global karena statusnya yang endemik,” lanjut dia.

Ridha mengatakan sejauh ini habitat tempat ditemukannya spesies burung baru tersebut bukan kawasan konservasi sehingga perlu upaya lebih lanjut dan sosialisai kepada masyarakat sekitar agar kelestariannya terjaga.

Apalagi, spesies burung sering menjadi target perburuan liar yang langsung diambil dari habitat aslinya.

Terancam Punah

Badan Konservasi Dunia (IUCN) telah memperbarui daftar spesies terancam punah pada akhir 2019 lalu.

Berdasarkan pembaruan tersebut, delapan spesies burung di Indonesia mengalami peningkatan risiko kepunahan. Hanya satu spesies yang mengalami penurunan risiko kepunahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Spesies Burung Baru Teridentifikasi di Indonesia

Dua Spesies Burung Baru Teridentifikasi di Indonesia

Tekno | Rabu, 06 Juni 2018 | 05:32 WIB

Iriana Jokowi Jadi Inspirasi Nama Spesies Burung Baru

Iriana Jokowi Jadi Inspirasi Nama Spesies Burung Baru

News | Sabtu, 06 Januari 2018 | 01:03 WIB

Siaga Flu Burung, Kemenkes Segera Lakukan Upaya Ini

Siaga Flu Burung, Kemenkes Segera Lakukan Upaya Ini

Health | Rabu, 13 September 2017 | 15:53 WIB

Terkini

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

Percakapan Prabowo Bobol ke Telinga Listyo, Keamanan Siber Istana Bakal Dievaluasi Total

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:02 WIB

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Refleksi Tren Stop the Wedding: Menikah Itu Kesiapan, Bukan Tuntutan Usia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Sengketa Pajak Hashim Djojohadikusumo di Swiss Viral: Utang Miliaran hingga Sita Aset Mewah

Video | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

Bukan Barang Mewah, Mengapa Perempuan Harus Membayar Pajak untuk Pembalut?

News | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Bagaimana Kerusakan Hutan Ancam Warisan Pangan Masyarakat Dayak Seberuang?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 16:00 WIB

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

Melawan Api yang Tak Terlihat di Lahan Gambut, Petugas Andalkan Nozzle Tancap Tanah

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 15:59 WIB

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 15:58 WIB

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:56 WIB

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

×