Heboh Berenang Bikin Hamil, Ini Kisah Wanita yang Dituduh Dihamili Ikan

Dany Garjito, Fita Nofiana

Senin, 24 Februari 2020 | 17:05 WIB
Heboh Berenang Bikin Hamil, Ini Kisah Wanita yang Dituduh Dihamili Ikan
ilustrasi hamil

Suara.com - Sitti Hikmawatty, anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia, tengah disorot publik karena melontarkan pernyataan kontroversial.

Hikmawatty, diklaim salah satu laman daring mengatakan perempuan bisa hamil saat berenang di kolam bersama lelaki.

Ketua KPAI Susanto sendiri sudah menegaskan kutipan pada artikel di salah satu laman daring itu memicu kontroversi.

"Narasi berita tersebut menimbulkan kontroversi di media sosial dan masyarakat. Terkait kebenaran narasi berita tersebut, kami konfirmasi kepada yang bersangkutan," kata Susanto, Sabtu (22/2/2020).

Susanto menegaskan, "Pemahaman dan sikap KPAI tidak sebagaimana narasi berita di media online tersebut."

"Semoga klarifikasi ini dapat meluruskan kesalahpahaman berita sebagaimana yang beredar," lanjut dia.

Terkait pernyataannya soal wanita bisa hamil karena berenang bareng pria, Sitti Hikmawatty meminta maaf.

"Saya meminta maaf kepada publik karena memberikan statemen yang tidak tepat," kata Sitti Hikmawatty kepada Suara.com, Minggu (23/2/2020).

Dia menegaskan, pernyataan tersebut adalah mewakili pribadinya, bukan KPAI secara kelembagaan.

baca juga

"Statemen tersebut adalah pernyataan pribadi saya dan bukan dari KPAI. Dengan ini saya mencabut statemen tersebut," tegas Sitti.

Kisah wanita yang dituduh dihamili ikan

Ilustrasi ikan mas. [shutterstock]
Ilustrasi ikan mas. [shutterstock]

Kimberley Robles Besinal, 17, dari pulau terpencil di Albay, Filipina, mulai mengalami sakit perut Juni lalu. Perutnya membesar dan keluarganya mulai marah dan menudingnya hamil dengan seorang pacar yang dirahasiakan.

"Saya mengalami kesulitan bernapas dan dada saya terasa kencang. Saya merasa ada yang mencekik saya, keluarga saya mengira saya hamil, tetapi saya tidak punya pacar," kata Kimberely.

Keluarga kemudian memaksa Kimberley melakukan USG di mana hasil pemindaiannya pun keluar dan menampakkan gambar aneh seperti ikan di perutnya. Melihat hasil USG, keluarga mulai menuduh putri mereka berhubungan seksual dengan ikan.

Tuduhan tersebut berdasar pada cerita rakyat Filipina dan fakta bahwa Kimberley suka berenang tanpa pakaian dalam. Penduduk setempat di pulau kecil Manaet di wilayah Bacacay percaya bahwa perempuan harus tetap berada di luar laut selama lima hari setelah menstruasi.

Keyakinan tersebut datang dari takhayul Filipina kuno yang mengatakan bahwa ketika seorang perempuan pada masa subur berenang di laut tanpa pakaian dalam, organisme dapat memasuki vaginanya yang membuat ia dihamili makhluk mitos.

"Mereka kemudian percaya bahwa aku hamil oleh makhluk mitos karena aku dulu suka berenang di laut tanpa celana dalam."

Terlepas dari bukti medis, nenek dan sepupu Kimberley masih percaya membesarnya perut Kimberley diakibatkan mitos dari cerita rakyat Gumaliw lokal. Sepupu Kimberley, Amada Robles, mengatakan Kimberley suka berenang di laut dekat rumahnya.

"Saya selalu memarahinya karena melakukan itu (renang tanpa celana dalam) terutama pada saat menstruasi, tetapi dia keras kepala" kata Amda. 

Kimberly memiliki kista indung telur

Tapi setelah satu tahun berlalu dan tidak terjadi apa-apa pada Kimberly, keluarga memutuskan untuk kembali ke dokter.

Dr Massachusette Fernandez, dokter kandungan-ginekologi yang merawat Kimberley mengatakan: "Hasi pemindaian ultrasound benar-benar menyerupai ikan, tetapi memang bukan ikan."

"Dia (Kimberley) memiliki kista indung telur. Tidak mungkin hamil ikan di dalam indung telurnya," tambah Fernandez.

Karena kista yang dideritanya, bobot Kimberley naik 10 kg dari 40 kg menjadi 50 kg dalam jangka satu tahun. Ayahnya Kimberley, Pablo Robles, mengatakan keluarga sekarang menerima bahwa Kimberley belum pernah hamil - baik dari anak lelaki setempat atau ikan.

"Awalnya, aku mengatakan padanya untuk mengatakan yang sebenarnya jika dia hamil. Aku marah tapi sekarang aku percaya padanya."

Kimberley sekarang berusaha mengumpulkan uang untuk operasi untuk menghilangkan kista besar secara operasi.

Manusia dihamili ikan adalah hal yang mustahil

Ibu hamil gadget. (shutterstock)
Ibu hamil gadget. (shutterstock)

Pembuahan antara manusia dan hewan dipastikan tidak bisa terjadi.

Seperti dikutip dari Thebrightshub.com yang menyatakan, bahwa reseptor sperma terdapat reseptor yang bisa melengkapi sel telur. Saling melengkapinya reseptor ini hanya bisa terjadi jika pembuahan terjadi pada dua spesies yang sama.  Selain itu, Zona pelusida memiliki protein yang membuat pembuahan lintas spesies hampir mustahil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sitti Hikmawatty Sebut Ada Jenis Sperma Kuat, Begini Tanggapan Seksolog

Sitti Hikmawatty Sebut Ada Jenis Sperma Kuat, Begini Tanggapan Seksolog

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 15:36 WIB

Kabar Wanita Bisa Hamil karena Berenang Bareng Pria Disorot Media Asing

Kabar Wanita Bisa Hamil karena Berenang Bareng Pria Disorot Media Asing

News | Senin, 24 Februari 2020 | 12:07 WIB

Berhubungan Intim dalam Air Sebabkan Hamil? Ketahui 4 Fakta Ini Dahulu!

Berhubungan Intim dalam Air Sebabkan Hamil? Ketahui 4 Fakta Ini Dahulu!

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 21:10 WIB

Terkini

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

Kisah Koperasi Rimba Lestari: Terangi Dusun dengan Mikrohidro, Hidupi Warga Lewat Kopi

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Shampoo Bayam Mustika Ratu Apakah Non SLS? Cek Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 18:37 WIB

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

KPK Tak Berhenti, Jaringan Bisnis Djarum Bakal Diusut Termasuk BCA?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 18:35 WIB

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:30 WIB

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

Makin Panas Pemakzulan Gibran, Pendukung Bilang Gusti Allah Mboten Sare Netizen Balas Menohok

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:29 WIB

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Obat Diabetes Golongan SGLT2 Inhibitor Bisa Turunkan Berat Badan, Begini Cara Kerjanya

Health | Rabu, 04 November 2026 | 18:26 WIB

10 Fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs

10 Fakta Kasus Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:25 WIB

Runtuhnya Kejayaan Maritim Nusantara di Novel Arus Balik

Runtuhnya Kejayaan Maritim Nusantara di Novel Arus Balik

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 18:25 WIB

Kesenjangan Literasi dan Numerasi SD Antardaerah Masih Lebar, Ini Temuan di 9 Wilayah

Kesenjangan Literasi dan Numerasi SD Antardaerah Masih Lebar, Ini Temuan di 9 Wilayah

News | Rabu, 04 November 2026 | 18:22 WIB

Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya

Kebakaran Pabrik OKI Pulp & Paper Berlangsung 4 Jam, Ratusan Karyawan Berhamburan, Ini Faktanya

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 18:18 WIB

×