India Dilanda Kerusuhan Rasis, 24 Warga Tewas dan 1 Masjid Dibakar

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Rabu, 26 Februari 2020 | 21:05 WIB
India Dilanda Kerusuhan Rasis, 24 Warga Tewas dan 1 Masjid Dibakar
Para pemrotes membakar gambar Menteri Dalam Negeri India Amit Shah sebagai bentuk protes atas pengesahan UU Kewarganegaraan baru yang dinilai anti-Muslim. (Foto: AFP)

Suara.com - Setidaknya 24 orang meninggal dunia akibat kerusuhan yang terjadi selama tiga hari sejak Senin (24/2) awal pekan ini di Delhi, India.

Kerusuhan terjadi ketika sekelompok ultranasionalis Hindu menyerang peserta aksi damai yang menuntut amandemen undang-undang kewarganegaraan .

Menyadur dari Aljazeera.com, 200 orang terluka selama kericuhan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

Para perusuh mengamuk, membunuh, dan merusak properti. Pertokoan dijarah dan sebuah masjid di dekat ibu kota India habis dibakar.

Kelompok muslim India menyebut UU amandemen kewarganegaraan (CAA) yang disahkan Desember lalu, mendiskriminasi mereka dan bertentangan dengan etos sekuler negara tersebut.

Perdana Menteri India Narendra Modi menuai kritikan dari publik karena tidak bertindak tepat waktu.

Untuk diketahui, PM Modi yang dikenal sebagai politikus sayap kanan sedang menerima kunjungan Presiden Amerika Donald Trump saat kerusuhan terjadi.

Namun, perihal kerusuhan rasis tersebut, Modi mengatakan, "Perdamaian dan harmoni adalah pusat dari etos kami."

"Saya mengimbau kepada saudara-saudaraku di Delhi untuk menjaga perdamaian dan persaudaraan setiap saat. Yang paling penting saat ini adalah memulihkan keadaan kembali tenang dan normal." kicau Modi melalui akun Twitternya.

baca juga

Sementara itu, Donald Trump, yang mengunjungi India ketika kerusuhan terjadi merespon "Terserah India," ujarnya singkat seperti yang dikutip bbc.com.

Trump menambahkan, dia telah mengemukakan isu tentang kebebasan beragama di negara tersebut dan ia terkesan terhadap respons pemerintah.

Di lain sisi, kericuhan ini menuai respons dari Perdana Menteri Pakistan Imran Khan.

"Setiap kali ideologi rasis berdasar kebencian mengambil alih, di situlah terjadi pertumpahan darah" ungkap Imran.

Imran juga memperingatkan rakyatnya agar tidak menyerang warga minoritas, "Saya ingin memperingatkan rakyat kami di Pakistan yanh menargetkan (menyerang) warga non-muslim atau tepat ibadahnya, maka akan ditangani secara ketat. Minoritas kami setara dengan semua rakyat di negara ini".

Warga muslim termasuk kaum minoritas di India. Akibat kerusuhan ini, banyak orang yang tinggal di lingkungan percampuran Hindu dan Muslim memilih untuk meninggalkan rumah mereka.

Hingga Rabu (26/2/2020), polisi anti huru-hara masih berpatroli di jalan-jalan ibukota India.

Wali kota Delhi juga menyerukan jam malam setelah kekerasan agama ini terjadi dan merenggut puluhan jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Korban Bentrokan Antar Suporter di Blitar Belum Dapat Ganti Rugi

Warga Korban Bentrokan Antar Suporter di Blitar Belum Dapat Ganti Rugi

Jatim | Rabu, 26 Februari 2020 | 16:58 WIB

Soal Kasus Paniai Berdarah, Mahfud MD akan Panggil Jaksa Agung

Soal Kasus Paniai Berdarah, Mahfud MD akan Panggil Jaksa Agung

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 19:29 WIB

India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump

India Bangun Tembok Demi Sembunyikan Permukiman Kumuh dari Donald Trump

News | Senin, 24 Februari 2020 | 17:26 WIB

Sambut Kunjungan Trump, India Bangun Tembok Tutupi Kawasan Kumuh

Sambut Kunjungan Trump, India Bangun Tembok Tutupi Kawasan Kumuh

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 16:57 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×