China Kasih Hadiah Rp 20 Juta ke Warganya yang Mau Periksa Virus Corona

Pebriansyah Ariefana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:29 WIB
China Kasih Hadiah Rp 20 Juta ke Warganya yang Mau Periksa Virus Corona
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Suara.com - Pemerintah Provinsi Hubei, China akan memberikan hadiah 1.425 dolar Amerika Serikat atau setara Rp 20 juta untuk warganya yang melapor mengalami gejala terinfeksi virus corona. Ini akan diberikan setelah melakukan serangkatan tes.

Dilansir ekonomictimes, Qianjiang, sebuah kota berpenduduk sekitar satu juta orang yang terletak sekitar 150 km (90 mil) dari Ibu Kota Provinsi Wuhan telah melaporkan 197 jumlah kasus virus corona. Pemerintah China memang tengah mencari orang-orang yang tidak keluar ruangan di tengah merebaknya virus corona.

Lebih dari 65.000 lebih kasus virus corona. Selain itu lebih dari 2.600 kematian akibat wabah virus corona di Hubei, China.

Adapun jumlah korban virus corona di seluruh dunia sekitar 2.800 dan 80.000 yang terinfeksi virus corona.

Gugus Tugas Qiajiang atau Otoritas di Qianjiang yang menangani epidemik virus corona mengatakan di sebuah pengumuman bahwa masyarakat mendapat 10.000 yuan jika terdiagnosa virus corona.

Masyarakat yang sebelumnya telah didiagnosa virus corona tidak akan memenuhi syarat. Hanya saja mereka yang sudah diperiksa dan dinyatakan negatif akan 'diguyur' uang Rp 2 juta. Sementara itu masyarakat yang dinyatakan yang diduga terkena virus corona akan mendapat Rp 4 juta.

Bagian lain dari Hubei, termasuk distrik Wuhan di Hanyang dan kota tetangga Huangguang, juga telah menawarkan hadiah uang tunai bagi orang-orang yang secara sukarela melakukan pemeriksaan medis. Namun dengan jumlah yang kecil yakni sekitar 500 yuan atau Rp 1 juta.

Media di provinsi Jiangxi dan Hebei juga telah melaporkan kota-kota setempat yang menawarkan pemberian uang.

China sebelumnya telah menegaskan bahwa orang yang menunjukkan gejala infeksi akan dapat diperiksa secara gratis, dan juga telah menyiapkan dana dan tidak ada halangan untuk memeriksakan diri karena keterbatasan dana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Game Plague Inc, yang Laris Akibat Virus Corona, Dilarang Beredar di China

Game Plague Inc, yang Laris Akibat Virus Corona, Dilarang Beredar di China

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:24 WIB

Tidak Hanya Manusia, Anjing Ini Juga Diperiksa karena Dugaan Virus Corona

Tidak Hanya Manusia, Anjing Ini Juga Diperiksa karena Dugaan Virus Corona

Health | Jum'at, 28 Februari 2020 | 18:10 WIB

Dampak Larangan Ke Arab Saudi, Sri Sultan Minta Jangan Jadi Gejolak

Dampak Larangan Ke Arab Saudi, Sri Sultan Minta Jangan Jadi Gejolak

Jogja | Jum'at, 28 Februari 2020 | 17:50 WIB

Gara-gara Corona, Disneyland Tokyo Resmi Ditutup Sementara Mulai Besok

Gara-gara Corona, Disneyland Tokyo Resmi Ditutup Sementara Mulai Besok

Lifestyle | Jum'at, 28 Februari 2020 | 17:23 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB