Curhatannya Tak Dianggap Serius, Remaja 15 Tahun Lompat dari Ketinggian

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 28 Februari 2020 | 20:01 WIB
Curhatannya Tak Dianggap Serius, Remaja 15 Tahun Lompat dari Ketinggian
Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia jatuh pada tanggal 10 September. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang remaja menghabisi nyawanya dengan melompat dari tangga sekolah, setelah menerima telepon dari temannya. Tragedi nahas tersebut menimpa George Brankov (15), di UTC Media City College di Salford.

Petugas  Polisi Julieann Hyde dalam penyelidikan menyatakan, bahwa George terlihat menyendiri dan bertelepon dengan temannya sebelum kejadian tersebut. Seorang resepsionis sekolah juga mendengar, Geoge berkata: "Satu-satunya orang yang mengaku mencintaiku adalah ibuku, ayah, pacar, dan kamu" lewat telepon.

"Dia memberi tahu temannya bahwa dia akan melakukan sesuatu tetapi temannya berpikir dia tidak serius," kata Hyde lagi.

Dalam panggilan telepon itu, teman George terdengar mencoba meyakinkannya untuk tidak berbuat macam-macam, namun George kemudian meletakkan ponselnya dan melompat dari ketinggian.

Teman yang ditelfon oleh George kemudian memberi tahu polisi bahwa itu bukan pertama kalinya George mengatakan akan bunuh diri. Para guru juga mengatakan bahwa pada hari itu George tampak gelisah, bahkan ia menggunakan ponselnya di ruang kelas.

Menurut pengadilan setempat, George sebelumnya melakukan konseling karena kecemasan melalui Layanan Kesehatan Mental Anak Remaja (CAMHS) pada tahun 2014 dan 2016, kemudian berhenti pada tahun 2019.

Beberapa minggu sebelum kematiannya, ia pergi ke dokter umum untuk membuat janji karena ia merasa 'cukup sedih'. Ibunya Tania Brankov mengatakan kepada pengadilan: "Beberapa minggu sebelum itu terjadi, dia mengatakan kepada ayahnya bahwa dia tidak merasakan dirinya sendiri."

Pada Mei tahun 2019, di depan dokter umum, ia berbicara kepada orang tuanya tentang memikirkan bunuh diri, dan ia menimbun parasetamol.

Dia mengatakan telah memikirkan metode lain, seperti melompat dari ketinggian, tetapi dia 'takut gagal' dan 'malu orang melihatnya'.

Sebelum peristiwa nahas tersebut, para dokter tidak merujuk George ke rumah sakit karena remaja tersebut telihat baik dan memiliki hubungan yang harmonis dengan keluarganya. Ia juga tidak diberi antidepresan, namun tetap berada di bawah pengawasan dokter.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email [email protected] dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun dari Ojek Online, Muryanti Tewas Tersambar Kereta Api di Gamping

Turun dari Ojek Online, Muryanti Tewas Tersambar Kereta Api di Gamping

Jogja | Kamis, 27 Februari 2020 | 14:40 WIB

Ketahui Dwarfisme yang Dialami Quaden Bayles, Korban Perundungan Sekolah

Ketahui Dwarfisme yang Dialami Quaden Bayles, Korban Perundungan Sekolah

Health | Senin, 24 Februari 2020 | 19:39 WIB

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

Anaknya Dibully sampai Ingin Bunuh Diri, Warganet Malah Menuduh Pura-pura

News | Sabtu, 22 Februari 2020 | 15:22 WIB

Terkini

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:04 WIB

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:59 WIB

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:46 WIB

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:35 WIB

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:14 WIB