Klarifikasi, Bupati Dogiyai Sebut Sopir Truk Tewas Bukan karena Tabrak Babi

Agung Sandy Lesmana

Sabtu, 29 Februari 2020 | 06:00 WIB
Klarifikasi, Bupati Dogiyai Sebut Sopir Truk Tewas Bukan karena Tabrak Babi
Dituduh Tabrak Babi dan Warga Papua, Sopir Tewas Dianiaya di Depan Polisi. (Makassar Terkini)

Suara.com - Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa menyampaikan bela sungkawa dan permintaan maaf terkait kecelakaan kendaraan bermotor berujung insiden pengeroyokan terhadap sopir truk di Jalan Raya transPapua, di Kampung Ekimani, Distrik Kamu Utara, Kabupaten Dogiyai pada Minggu (23/02).

Akibat kecelakaan kendaraan bermotor dan pengeroyokan itu menyebabkan seorang pengendara motor atas nama Demianus Mote (37), warga Kabupaten Dogiyai, dan sopir truk atas nama Yus Yunus (27) asal Polewali Madar, Sulawesi Barat meninggal dunia sebagaimana keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Kota Jayapura, Jumat malam.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai atas nama para pelaku pengeroyokan dan pembunuhan serta seluruh masyarakat menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak keluarga almarhum Yus Yunus dan kepada seluruh warga Polewali Mandar dan warga Sulawesi yang berada Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Nabire, Sulawesi dan dimanapun berada," katanya.

"Kami berdoa semoga arwahnya diterima oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkannya diberi penghiburan dan kekuatan untuk menjalani hidup ini. Dan kami berharap semoga permohonan maaf kami dari lubuk hati yang terdalam ini dapat diterima," sambungnya.

Pemkab Dogiyai, kata dia, juga menyampaikan hal yang sama kepada keluarga almarhum Demianus Mote.

"Semoga arwahnya diterima oleh Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga yang ditinggalkannya diberi penghiburan dan kekuatan untuk menjalani hidup ini," katanya.

Dia pun mengklarifikasi jika kasus pengeroyokan yang menewaskan Yunus bukan karena warga mempersoalkan atas insiden korban menabrak ternak babi. 

"Tetapi hal ini karena tersulut emosi melihat kematian Demianus Mote yang dicurigai ditabrak oleh truk. Sehingga diharapkan untuk tidak mengembangkan dan menyebarluarkan isu seolah-olah nyawa babi dibalas dengan nyawa manusia," katanya.

"Sekali lagi, saya pertegas bahwa ini tidak benar. Apalagi beberapa pihak mempunyai pemahaman dan kronologis yang berbeda-beda mengenai masalah ini, dan perbedaan itu menyebabkan tanggapan yang berbeda-beda pula," katanya.

baca juga

Untuk itu, agar masalah tidak menjadi simpang siur dan agar menjadi terang-benderang sesuai dengan kejadian yang sesungguhnya, maka Pemkab Dogiyai mempercayakan pihak berwajibuntuk melakukan penyelidikan terhadap masalah ini.

"Dan diharapkan hasil penyelidikan secara baik dan benar itulah yang perlu dipercayai. Pemkab Dogiyai tidak mengharapkan masalah ini membesar, meluas dan menyimpang dari kejadian yang sebenarnya. Perlu dipahami bersama bahwa masalah ini tidak ada kaitan dengan kepentingan politik, rasisme, agama, suku, kepulauan dan lainnya," katanya.

"Dan juga ini bukan masalah antara orang Dogiyai dengan orang Polewali Mandar atau masalah antara orang Papua dan orang non-Papua. Masalah ini murni kecelakaan lalu lintas dan kriminal. Karena itu dimohon untuk tidak mengaitkan masalah kecelakaan lalu lintas dan kriminal ini dengan masalah politik, rasisme, agama, suku, kepulauan, dan lainnya," katanya pula.

Atas nama Pemkab Dogiyai, Yakobus memohon kepada semua pihak, terutama pihak korban dan pelaku untuk menahan diri dan tiadk melakukan aksi balas dendam atas permasalahan ini. Semua pihak harus menyerahkan penyelesaian masalah ini melalui proses hukum.

"Pemkab Dogiyai mendukung seluruh proses penyelidikan terhadap masalah ini, yang sedang dilakukan oleh pihak berwajib yakni Polsek Kamuu, Polres Nabire dan Polda Papua.

"Diharapkan kepada semua pihak juga untuk mendukung proses hukum ini. Demikian pernyataan yang dapat kami sampaikan dengan maksud agar masalah ini dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sopir Tewas Dituduh Tabrak Babi, Polisi Temukan Belasan Batu dan Kayu

Sopir Tewas Dituduh Tabrak Babi, Polisi Temukan Belasan Batu dan Kayu

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 05:21 WIB

Indonesia Marathon Jadi Ajang Promosi PON 2020 Papua

Indonesia Marathon Jadi Ajang Promosi PON 2020 Papua

Sport | Kamis, 27 Februari 2020 | 20:11 WIB

Dituduh Tabrak Babi dan Warga Papua, Sopir Tewas Dianiaya di Depan Polisi

Dituduh Tabrak Babi dan Warga Papua, Sopir Tewas Dianiaya di Depan Polisi

News | Rabu, 26 Februari 2020 | 20:03 WIB

Gelar Rapat, Mahfud MD Bahas Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat

Gelar Rapat, Mahfud MD Bahas Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat

News | Selasa, 25 Februari 2020 | 13:48 WIB

Hebat, Paket Wisata Kalimantan dan Papua Laris Manis di Denmark

Hebat, Paket Wisata Kalimantan dan Papua Laris Manis di Denmark

Lifestyle | Senin, 24 Februari 2020 | 18:21 WIB

Mahfud MD Klaim Papua Aman Didatangi Petinggi MPR, DPR dan DPD

Mahfud MD Klaim Papua Aman Didatangi Petinggi MPR, DPR dan DPD

News | Senin, 24 Februari 2020 | 13:38 WIB

Awal Maret, Pimpinan MPR, DPR dan DPD RI Kunjungi Pengungsi Nduga

Awal Maret, Pimpinan MPR, DPR dan DPD RI Kunjungi Pengungsi Nduga

News | Senin, 24 Februari 2020 | 11:48 WIB

Mahfud MD Hadiri Rakor Kunker Pimpinan MPR, DPR dan DPD ke Papua

Mahfud MD Hadiri Rakor Kunker Pimpinan MPR, DPR dan DPD ke Papua

News | Senin, 24 Februari 2020 | 11:26 WIB

Sangkal Ada Operasi Militer di Papua, Mahfud: Nanti Disebut Melanggar HAM

Sangkal Ada Operasi Militer di Papua, Mahfud: Nanti Disebut Melanggar HAM

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 18:50 WIB

Sidang Tapol Papua Ditunda Lagi, Surya Anta: Bukti Aparat Cuma Bisa Tangkap

Sidang Tapol Papua Ditunda Lagi, Surya Anta: Bukti Aparat Cuma Bisa Tangkap

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 20:18 WIB

Terkini

Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya

Kenapa Sabun Mandi Tidak Boleh untuk Wajah? Ini Alasan Pentingnya

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan

Ulasan A Model Family: Menimbang Moralitas di Tengah Desakan Kehidupan

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:00 WIB

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Atasi Dampak Kekeringan, BBWS Serayu Opak Pasok Air Bersih ke Sejumlah Titik Rawan di Jateng dan DIY

Jogja | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:35 WIB

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Gubernur Khofifah Beri Kado Kemerdekaan HUT ke-81 RI: Bebaskan Pajak Daerah, Ringankan Beban Warga

Jatim | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

Kabinet Bayangan: Dana MBG di Pos Pendidikan Korbankan Nasib Guru dan Sekolah

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:21 WIB

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

5 Low pH Cleanser Lokal yang Aman untuk Kulit Sensitif, Cuma Rp30 Ribuan!

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Cushion Skintific Paling Bagus yang Mana? Ini Perbedaan Kemasan Biru, Pink, Hijau, dan Gold

Lifestyle | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Menemukan Ruang Sunyi dalam Selamat Menunaikan Puisi Karya Joko Pinurbo

Your Say | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:00 WIB

×