Tak Bahasa Inggris, Mahasiswa China Dipukul hingga Tulang Pipi Hancur

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Minggu, 01 Maret 2020 | 14:56 WIB
Tak Bahasa Inggris, Mahasiswa China Dipukul hingga Tulang Pipi Hancur
Constantine, mahasiswa asal China dipukul karena tidak bahasa Inggris (Facebook Mark Holgate)

Suara.com - Mahasiswa asal China bernama Constantine, 29, menjadi korban pemukulan oleh orang Australia. Tulang pipinya hancur karena ia tidak berbicara bahasa Inggris.

Constantine merupakan mahasiswa Internasional yang berada di Australia untuk belajar sejarah olahraga anggar. Insiden ini dikabarkan oleh gurunya, Mark Holgate.

Mark menceritakan pemukulan yang menimpa Constantine dalam unggahan di Facebook, Rabu (25/2/2020). Unggahan tersebut menjadi viral hingga diberitakan oleh DailyMail.

Dilaporkan situs berita tersebut, Jumat (27/2), Constantine sedang berjalan di jalanan di Adelaide, Australia pada hari Sabtu (21/2). Ia didekati oleh seorang pria yang memaksanya untuk berbicara bahasa Inggris.

Pria tidak dikenal itu kemudian meninju wajah Constantine. Akibat pukulan itu, tulang pipi mahasiswa asal Chin ini hancur.

Menurut DailyMail, Constantine berisiko kehilangan penglihatannya dan akan membutuhkan ribuan dolar operasi bedah rekonstruktif.

Mengetahui kejadian ini, Mark Holgate sangat marah. Ia bahkan malu menjadi orang Australia akibat tindakan pria tidak bertanggungjawab tersebut.

Mark mengatakan bahwa Constantine sebagai salah satu orang terbaik yang pernah dia temui.

"Hari ini saya marah dan malu menjadi orang Australia. Tiga hari yang lalu seorang mahasiswa saya, asal Cina, diserang oleh pengecut karena berjalan di jalan sambil berbicara bahasa lain," tulis Mark.

baca juga

"Sekarang sudah berakhir, dia tidak akan berlatih anggar untuk waktu yang lama," imbuhnya.

Constantine, mahasiswa asal China dipukul karena tidak bahasa Inggris (Facebook Mark Holgate)
Constantine, mahasiswa asal China dipukul karena tidak bahasa Inggris (Facebook Mark Holgate)

Menurut penjelasan Mark, pria yang memukul Constantine juga melontarkan kata-kata rasis.

"Pengecut yang menyerang murid saya, melontarkan sampah rasis dan menyuruhnya berbicara bahasa Inggris, menghancurkan sebagian besar tulang pipi (Constantine), dan dia akan membutuhkan operasi rekonstruksi wajah yang serius dan mahal agar tidak kehilangan mata," ujar Mark.

Mark mengkhawatirkan keadaan Constantine. Apalagi saat ini, keluarga mahasiswa itu sedang berjuang di tengah kepungan virus corona.

"Aku hanya patah hati untuknya. Dia khawatir pada keluarganya di China menghadapi virus corona, dan sekarang sesuatu yang buruk telah terjadi padanya," ucap Mark.

“Negara kita memiliki sejarah rasisme yang buruk. Tantang dan sebutkan. Jagalah teman-teman Asia-mu, virus corona hanyalah alasan lain yang memicu kekerasan rasis," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

Australia Umumkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 10:16 WIB

Terungkap Rumus Bentuk Kentang Pringles

Terungkap Rumus Bentuk Kentang Pringles

Tekno | Minggu, 01 Maret 2020 | 09:00 WIB

Virus Corona Terus Menyebar, 1.668 WNI Masih Bertahan di China

Virus Corona Terus Menyebar, 1.668 WNI Masih Bertahan di China

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 06:45 WIB

Sepucuk Pesan di Balik Kue Ulang Tahun Gratis Ini Bikin Haru

Sepucuk Pesan di Balik Kue Ulang Tahun Gratis Ini Bikin Haru

Tekno | Minggu, 01 Maret 2020 | 06:30 WIB

Dapat Kenalan Online, Kakek Ini Bunuh Istri dan Kabur Bawa Sex Toys Sekoper

Dapat Kenalan Online, Kakek Ini Bunuh Istri dan Kabur Bawa Sex Toys Sekoper

News | Minggu, 01 Maret 2020 | 08:10 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×