Harga Masker Melonjak dan Langka, Ahli Kesehatan AS Masih Ragukan Efeknya

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 06:15 WIB
Harga Masker Melonjak dan Langka, Ahli Kesehatan AS Masih Ragukan Efeknya
Masker habis. Ilustrasi.

Suara.com - Sejak corona menyerang Wuhan, permintaan masker menjadi meningkat drastis. Padahal beberapa ahli kesehatan dunia masih mempertanyakan efektifitas masker dalam menangkal COVID-19 tersebut.

Dilansir dari The Guardian, pejabat kesehatan Amerika Serikat menyatakan, bahwa COVID-19 menyebarkan virus di antara orang-orang terdekat, melalui liur bersin atau batuk orang yang terinfeksi.

"Masker mungkin sedikit memberikan perlindungan, tetapi itu akan sangat minim," kata profesor kedokteran Universitas Venderblit, William Shaffner.

Tak hanya dr. Shaffner, Direktur Pusat Nasional Imunisasi dan penyakit Penapasan, Dr. Nancy Messonnier malah tidak begitu merekomendasikan masker.

“Kami tidak merekomendasikan untuk secara rutin menggunakan masker pada publik untuk mencegah penyakit pernapasan. Dan kami tentu saja tidak merekomendasikan hal ini untuk virus corona ini,” kata Dr. Messonnier.

Meskipun tidak direkomendasikan, publik tetap panik dan berusaha membeli masker dengan jumlah banyak. Sayangnya masker semakin langka ditemui di berbagai apotek terdekat.

Kelangkaan masker, seperti dilansir dalam Marketwatch menyatakan, bahwa China sebagai produsen masker terbesar di dunia biasanya mampu memproduksi 20 juta unit per hari.

Namun, setelah virus corona mewabah permintaan masker mencapai 50-60 juta buah per hari hanya untuk kebutuhan domestik China.

Dr. Schaffner kembali menegaskan,  kepanikan warga untuk membeli masker adalah persoalan psikologis. "Ini adalah hal psikologis," kata dia.

"Virus corona akan datang, dan kita merasa agak tidak berdaya. Dengan mendapatkan masker dan memakainya, kita merasa memiliki sedikit pengaman untuk diri kita," tambahnya.

Dalam hal ini, CDC Amerika sejauh ini menyatakan bahwa yang perlu menggunakan masker adalah tenaga medis yang berhubungan langsung dengan pasien corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Depok Tertular di Amigos, Manajer: Karyawan Saya Baik-baik Saja

Warga Depok Tertular di Amigos, Manajer: Karyawan Saya Baik-baik Saja

News | Senin, 02 Maret 2020 | 19:13 WIB

Profesor dari Universitas Airlangga Temukan Obat Mencegah Virus Corona

Profesor dari Universitas Airlangga Temukan Obat Mencegah Virus Corona

Jatim | Senin, 02 Maret 2020 | 18:55 WIB

Virus Corona Infeksi Indonesia, Sejumlah Supermarket Diserbu Pembeli

Virus Corona Infeksi Indonesia, Sejumlah Supermarket Diserbu Pembeli

News | Senin, 02 Maret 2020 | 19:03 WIB

Virus Corona di Indonesia, Mal Ini Siapkan Hand Sanitizer di 75 Titik

Virus Corona di Indonesia, Mal Ini Siapkan Hand Sanitizer di 75 Titik

Health | Senin, 02 Maret 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB