Jurnalis: Setop Hoaks, Perbaiki Komunikasi soal Risiko Wabah Covid-19

Reza Gunadha, Erick Tanjung

Selasa, 03 Maret 2020 | 19:39 WIB
Jurnalis: Setop Hoaks, Perbaiki Komunikasi soal Risiko Wabah Covid-19
Ilustrasi Virus Corona. [Shutterstock]

Suara.com - Presiden Joko Widodo akhirnya mengumumkan ada dua warga negara Indonesia positif virus corona Covid-19, Senin (2/3) awal pekan ini.

Pengumukan ini menjadikan Indonesia sebagai negara yang telah terinfeksi virus corona baru atau SARS-CoV 2, dengan segala konsekuensi sosial, politik, dan ekonominya.

Konfirmasi kasus di Indonesia semakin menambah jumlah mereka yang terinfeksi oleh Covid-19, sejak pertama kali diumumkan di Kota Wuhan, China, pada akhir Desember 2019.

Hingga Senin, Covid-19 telah menginfeksi 89.212 orang di 68 negara dan 3.048 orang dilaporkan tewas, dan angkanya masih terus bertambah tiap saat.

Bersamaan dengan pengumuman ini, beredar juga pesan di media sosial tentang alamat rinci pasien positif korona dan pemberitaan media massa yang terkesan mengeksploitasi kondisi penyintas.

Misalnya dengan menampilkan kondisi rumah korban, dan lain-lain yang tidak relevan dengan penyebaran virus ini.

Beberapa informasi yang simpang siur, spekulasi, dan hoaks tentang penyebaran dan penanganan epidemi ini juga menyebar luas.

Semua pihak berharap epidemi ini tidak meluas dan bisa diatasi, namun juga harus bersiaga mengantisipasi kondisi terburuk.

Apalagi, pengumuman adanya kasus positif ini diikuti oleh kepanikan warga dengan memborong kebutuhan pokok di beberapa pusat perbelanjaan.

baca juga

Bahkan, masker dan handsanitizer saat ini sudah menjadi barang langka dan melonjak tinggi harganya.

Ketua Jurnalis Bencana dan Krisis (JBK) Indonesia, Ahmad Arif menilai kepanikan warga dan ketidaksiapan karena kegagalan komunikasi risiko yang dilakukan pemerintah.

Sebagaimana diamanatkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan United Nation Disaster Risk Reduction (UNDRR), komunikasi risiko memiliki peran penting dalam meminimalisasi dampak ikutan bencana.

Komunikasi risiko ini menuntut adanya pertukaran informasi yang berkualitas dan transparan antara otoritas, para ahli dan para pihak lain yang berkompeten, dengan publik yang berisiko menghadapi ancaman wabah penyakit.

Tujuannya agar publik bisa memproteksi diri dan keluarga sehingga bisa meminimalkan dampak dan kekacauaan saat dan setelah wabah.

"Kegagalan komunikasi risiko, selain memicu ketidakpercaayaan publik, juga bisa melemahkan kesiapsiagaan, kepanikan, dan kekacauaan yang bakal memperdalam dampak bencana," kata Arif dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Selasa (3/3/3030).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MUI Tanggapi Virus Corona Masuk Indonesia: Bisa Jadi Peringatan dari Allah

MUI Tanggapi Virus Corona Masuk Indonesia: Bisa Jadi Peringatan dari Allah

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:34 WIB

Mitra Jual Masker Corona Rp 900 Ribu, Shopee dan Tokopedia Bertindak

Mitra Jual Masker Corona Rp 900 Ribu, Shopee dan Tokopedia Bertindak

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:24 WIB

Hits: Viral Pengusaha Tajir Punya 16 Selir, Ratu Elizabeth Kecewa

Hits: Viral Pengusaha Tajir Punya 16 Selir, Ratu Elizabeth Kecewa

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:10 WIB

Panic Buying karena Corona, Mahfud: Presiden Tahu Warga Borong Sembako

Panic Buying karena Corona, Mahfud: Presiden Tahu Warga Borong Sembako

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:20 WIB

MUI: Timbun Masker saat Wabah Virus Corona Demi Keuntungan adalah Haram

MUI: Timbun Masker saat Wabah Virus Corona Demi Keuntungan adalah Haram

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:15 WIB

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

Respons Virus Corona, Jokowi Ungkap Bangun RS Khusus di Pulau Galang

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 18:06 WIB

Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta

Warga Singapura Positif Virus Corona Covid-19 Setelah Kunjungi Jakarta

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:21 WIB

Terkini

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

×