Pantau WNI dan WNA dari LN, Pemerintah: Jangan Diartikan Semua Orang Sakit

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 03 Maret 2020 | 19:59 WIB
Pantau WNI dan WNA dari LN, Pemerintah: Jangan Diartikan Semua Orang Sakit
Petugas melihat hasil scanner saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Indonesia bakal terus melakukan pemantauan pada warga negara asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) yang datang dari luar negeri, khususnya dari negara yang sudah terinfeksi virus corona alias covid-19.

Hal ini dilakukan untuk mencegah peredaran virus corona di tanah air. Apalagi sejauh ini sudah ada dua WNI yang positif kena corona di Jakarta setelah berinteraksi dengan warga Jepang yang berkunjung ke Indonesia.

Juru Bicara Penanganan virus corona untuk Indonesia, Achmad Yurianto menjelaskan Indonesia melakukan metode pemantauan kepada WNA maupun WNI, khusnya pada mereka yang sedang sakit.

"Semua orang yang masuk Indonesia, apakah WNI dan WNA, yang berasal dari negara yang diyakini terjadi penularan dari manusia ke manusia," kata Yurianto di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (3/3/2020).

"Pemantauan yang dilakukan mengantisipasi manakala yang bersangkutan sakit sehingga dengan cepat kita bisa melakukan pelacakan. Karena dipantau terus. Ini jangan diartikan semua orang sakit," Yurianto menambahkan.

WNI atau WNA dari luar negeri yang sedang sakit dan mengarah pada gejala virus corona nantinya akan diprioritaskan penanganannya.

"Manakala orang dalam pemantauan mengalami sakit yang gejalanya mengarah ke influenza sedang dan berat, misal batuk, pilek, demam, gangguan napas, maka ini akan langsung secara khusus kita jadikan pasien dalam pengawasan. Artinya orang ini harus dirawat. Karena dia dirawat makanya dia jadi pasien," ujar Yurianto.

Yurianto menuturkan, mereka yang mengalami sakit belum dapat dikatakan langsung terjangkit virus corona. Untuk itu pemeriksaan akan dilakukan lebih dulu sabil menunggu hasil dari dokter pihak RS.

"Pasien dalam pengawasan belum tentu suspect. Tentunya kita akan isolasi. Apabila pasien dalam pengawasan ini ada keyakinan memiliki riwayat kontak dengan orang lain yang konfirmasi positif, maka dia akan menjadi suspect," kata Yurianto.

Petugas menunjukkan cara kerja mesin thermal scanner saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas menunjukkan cara kerja mesin thermal scanner saat simulasi pencegahan penyebaran virus corona di Terminal Penumpang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (3/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pasien yang diduga telah mengalami sakit mirip terjangkit virus corona akan dilakukan pemeriksaan spesimen. Ketika hasil spesimen keluar baru bisa didapatkan apakah pasien positif atau negatif terkena virus corona.

"Kita harus melakukan spesimennya. Pemeriksaan spesimen itu diambil dari dinding belakang hidung. Jadi teknisnya itu seperti menggunakan cotton bud, panjang gitu, terus dimasukkan sampai mentok, diukrek, diambil. Kemudian diambil lagi dari mulut, terus sampai belakang, diukrek, terus diambil," tutup Yurianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Corona Laga Juventus Vs Lyon Dikabarkan Batal, UEFA Lepas Tangan

Gara-gara Corona Laga Juventus Vs Lyon Dikabarkan Batal, UEFA Lepas Tangan

Bola | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:43 WIB

Jurnalis: Setop Hoaks, Perbaiki Komunikasi soal Risiko Wabah Covid-19

Jurnalis: Setop Hoaks, Perbaiki Komunikasi soal Risiko Wabah Covid-19

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:39 WIB

PNS Bersuhu Tubuh Lebih dari 38 Derajat Tak Boleh Masuk Kantor Anies

PNS Bersuhu Tubuh Lebih dari 38 Derajat Tak Boleh Masuk Kantor Anies

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:34 WIB

PKB Usul Pemerintah Moratorium Sementara Negara Potensi Penyebar Corona

PKB Usul Pemerintah Moratorium Sementara Negara Potensi Penyebar Corona

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 19:23 WIB

Terkini

Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis

Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 09:31 WIB

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:55 WIB

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:20 WIB

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:35 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB