Ramayana Jual Masker Murah dengan Harga Normal, Benarkah?

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 04 Maret 2020 | 18:13 WIB
Ramayana Jual Masker Murah dengan Harga Normal, Benarkah?
Ramayana jual masker dengan harga normal. (ist)

Suara.com - Toserba Ramayana bantah menjual masker murah dengan harga normal. Salah satu yang membantah Ramayana cabang Pasar Baru.

Di sana tidak menjual masker seperti unggahan di media sosial baik instagram @ramayanadeptstore dan twitter @ramayanads yang mengumumkan pihaknya menjual masker dengan harga Rp 5.000.

"Kalau kita ga jual masker mba. Ini dari pagi banyak yang tanya. Tapi kita ga jual. Kita Ramayana khusus fesyen," kata Farida yang merupakan pramuniaga yang bekerja di Ramayana Pasar Baru, Rabu (4/3/2020).

Farida mengatakan, masker yang diunggah dan dipromosikan oleh media sosial resmi Ramayana hanya tersedia di Ramayana yang menjual kebutuhan rumah tangga atau Ramayana Supermarket.

"Banyak banget yang nanya dari pagi tadi, kebanyakan orang kantoran sih. Bajunya rapih gitu. Kalau mau cari coba ke Ramayana Jatinegara dan Tanjung Priok saja mba," kata Farida.

Salah satu pengunjung yang ditemui ANTARA dan mencari masker di Ramayana Pasar Baru, Zahra mengaku sedikit kecewa karena tidak menemukan masker seperti yang diunggah di media sosial.

"Yah saya yakin aja disini ga ada. Tapi saya disuruh bos saya ke sini katanya ada masker itu tapi bener kan ga ada, ya sedih tapi gimana lagi memang langka dan kalau ada pun mahal," kata Zahra.

Seperti yang diketahui, harga masker penutup mulut melonjak sejak merebaknya virus corona secara internasional. Contohnya di Pasar Slipi, satu kotak masker berisi 50 buah yang biasa dipatok harga Rp 20.000 - Rp 25.000 untuk saat ini mencapai Rp300.000. Di pasar lainnya, yaitu Pasar Pramuka, masker dipatok dengan harga Rp 350.000 untuk satu kotaknya.

Sedangkan untuk kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, di Apotek Taman Cosmos dan Apotek Panca Prima masker sudah tidak tersedia karena harganya yang melonjak terlalu tinggi. Menanggapi kondisi ini, Toserba Ramayana mengumumkan bahwa tokonya di seluruh Indonesia menjual masker dengan harga normal.

"Per customer hanya boleh beli 1 pieces yah gaes. Bukan untuk diperjualbelikan atau distock. Mari kita utamaka yang sakit atau membutuhkan. Semangat semua, mari kita lewatka ini bersama-sama, #SehatHakSegalaBangsa," tulis admin Ramayana di Instagram. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penimbun Masker Sudah Beraksi Sebelum Jokowi Umumkan WNI Positif Corona

Penimbun Masker Sudah Beraksi Sebelum Jokowi Umumkan WNI Positif Corona

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 17:51 WIB

Sejak Corona Merebak, Dua Penimbun di Tangerang Sudah Pasok Masker ke China

Sejak Corona Merebak, Dua Penimbun di Tangerang Sudah Pasok Masker ke China

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 16:36 WIB

Polisi Tangkap Dua Pemilik Ratusan Ribu Masker yang Ditimbun di Tangerang

Polisi Tangkap Dua Pemilik Ratusan Ribu Masker yang Ditimbun di Tangerang

News | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:53 WIB

3 Orang Ini Ditangkap Jual Masker Virus Corona 10 Kali Lipat di Facebook

3 Orang Ini Ditangkap Jual Masker Virus Corona 10 Kali Lipat di Facebook

Jawa Tengah | Rabu, 04 Maret 2020 | 15:17 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB