Jual Sembako dengan Harga Normal, Pemilik Grosiran di Teluk Gong Viral

Dany Garjito, Fita Nofiana

Kamis, 05 Maret 2020 | 12:30 WIB
Jual Sembako dengan Harga Normal, Pemilik Grosiran di Teluk Gong Viral
Penjual di Teluk Gong

Suara.com - Seorang pedangang grosir kecil di Teluk Gong Jakarta menjual sembako dengan harga normal meskipun terjadi panic buying usai wabah corona.

Video mengenai pedagang tersebut diunggah melalui akun twiter @arjuno_ireng01 pada Rabu (4/3/2020).

"Pedagang grosir kecil sembako kecil ini tidak jual kepada orang yang mampu walau dibayar mahal," tulisnya.

Akun tersebut kemudian menambahkan, bahwa : "Dia (penjual) cuma layani langganan warung kecil dan orang yang kurang mampu dengan harga tetap seperti biasa tidak naik harga, Saya selalu yakin masih banyak orang baik di dunia ini," tambahnya.

Pada video tersebut terlihat pedagang yang sedang layani pembelinya.

"Di kondisi sekarang ini, harga tidak akan saya naikkan kecuali dari sana (pabrik) naik," kata pedagang tersebut.

Saat ditanya oleh pembeli mengenai ketersediaan dan harga mie instan di warungnya, penjual tersebut kemudian menegaskan; "Saya sengaja stok supaya bisa jual dengan harga normal."

Pedagang tersebut sengaja stok mie instan agar penjual kecil langganannya bisa berjualan dengan harga normal. Dia juga menolak pembeli yang memborong dengan alasan untuk jaga-jaga.

Unggahan video tersebut tentu mengundang banyak respon postif dari warganet, seperti;

baca juga

"Salut sama Cik ini.. empati, komitmen, dan eggak rakusnya. Terima kasih ci, semoga usahanya makin maju. Amin." komentar akun @Novrdx01

"Selalu berdoa yang terbaik untuk setiap pribadi yang peduli kemanusiaan, tanpa melihat status" sahut akun @beeresaja

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 800 ribu kali dengan 30 ribu retweet.

Fenomena Panic Buying

Setelah virua corona diumumkan infeksi dua orang Indonesia, sejumlah warga tiba-tiba memborong sembako yang menyebabkan banyak pedagang nakal menaikkan harga barang dagangnya.

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD meminta kepada masyarakat untuk tidak panik.

Dia mengatakan bahwa Jokowi mengetahui ada perilaku 'panic buying' yang terjadi di tengah-tengah masyarakat karena ada dua warga Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

"Presiden tahu orang di satu tempat sudah borong mi, minyak goreng, itu tahu," kata Mahfud di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020).

Dengan adanya fenomena panic buying di sejumlah toko-toko perbelanjaan itu, maka Mahfud meminta kepada masyarakat untuk tidak panik. Apalagi ia mengklaim kalau pemerintah akan siap menjaga ketersediaan logistik terutama untuk sembako.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditolak di Surabaya karena Corona, Kapal Viking Sun Diperiksa di Semarang

Ditolak di Surabaya karena Corona, Kapal Viking Sun Diperiksa di Semarang

Jawa Tengah | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:33 WIB

Sekeluarga Diisolasi, Sang Balita Sakit-sakitan Usai Ikut Liburan ke Korsel

Sekeluarga Diisolasi, Sang Balita Sakit-sakitan Usai Ikut Liburan ke Korsel

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:30 WIB

Sepi karena Corona Covid-19, Polusi Udara di China Menurun Drastis

Sepi karena Corona Covid-19, Polusi Udara di China Menurun Drastis

Health | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:31 WIB

Soal Anggaran Rp 72 M Influencer, Ekonom: Bisa Dapat Berapa Dus Masker?

Soal Anggaran Rp 72 M Influencer, Ekonom: Bisa Dapat Berapa Dus Masker?

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 11:25 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×