Pemprov DKI Jual Masker, Denny Siregar: Tambah Kaya Gubernurnya

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:30 WIB
Pemprov DKI Jual Masker, Denny Siregar: Tambah Kaya Gubernurnya
Twitter Denny Siregar (Twitter/@Dennysiregar7)

Suara.com - Pengamat Politik Denny Siregar menyindir Pemerintah DKI Jakarta telah mengambil keuntungan di tengah kepanikan masyarakat.

Menurut Denny, masyarakat mengalami kepanikan setelah Gubernur Anies Baswedan menyatakan kegentingan virus corona.

Saat masyarakat panik mencari pasokan masker, Pemprov DKI Jakarta justru sempat mematok harga Rp 300 ribu per boks. Belakangan, harga itu direvisi menjadi Rp 125 ribu.

""Situasi virus Corona genting !!" Kata @aniesbaswedan. Masyarakat panik. Mereka berburu masker dimana2. "Ada masker nih, 300rb per box !!" Kata @DKIJakarta. Langsung pada beli karena butuh. Kipas-kipas dapet untung gede dari masalah. Begitulah kisah di negeri api." tulis Denny melalui Twitter.

Kicauan Denny Siregar yang menyindir Pemprov DKI  jual masker mahal (Twitter/@Dennysiregar7)
Kicauan Denny Siregar yang menyindir Pemprov DKI jual masker mahal (Twitter/@Dennysiregar7)

Denny juga membandingkan cara penanganan krisis masker yang dihadapi warga Jakarta dengan warga Surabaya.

"Sudahkah warga Jakarta membeli masker seharga 300ribu/boks?? Maaf ya, di Surabaya masker dibagiin gratis." tulis Denny.

Denny Siregar bandingkan Jakarta dan Surabaya dalam menangani masalah masker (Twitter/@Dennysiregar7).
Denny Siregar bandingkan Jakarta dan Surabaya dalam menangani masalah masker (Twitter/@Dennysiregar7).

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini membagikan masker secara gratis ke warga. Risma mengaku telah menimbun masker sebelum kasus corona terjadi di Indonesia.

Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya telah memiliki stok sebanyak 1.450 kotak masker.

Masker tersebut sengaja dibeli oleh Pemprov DKI untuk kemudian dijual kembali ke masyarakat.

Manajer Bidang Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya Gatra Vaganza mengatakan, harga jual masker naik dari harga normal Rp 30 ribu per kotak menjadi Rp 300 ribu per kotak.

Ia berdalih stok masker di pasaran mulai mengalami kelangkaan, sehingga Pasar Jaya terpaksa menaikkan harga masker.

"Bahagia warganya, tambah kaya gubernurnya." sindir Denny.

Belakangan, setelah mendapat kritik dari berbagai pihak, PD Pasar Jaya merevisi harga jual masker per boks, yakni menjadi Rp 125 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijual Rp 300 Ribu, YLKI Curiga Pasar Jaya Sengaja Timbun Masker

Dijual Rp 300 Ribu, YLKI Curiga Pasar Jaya Sengaja Timbun Masker

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:35 WIB

Efek Virus Corona, Harga Masker Makin Tak Masuk Akal Tembus Rp 31 Juta

Efek Virus Corona, Harga Masker Makin Tak Masuk Akal Tembus Rp 31 Juta

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 15:31 WIB

Pasar Jaya Jual Masker Rp 300 Ribu per Boks, YLKI: Itu Eksploitasi Warga

Pasar Jaya Jual Masker Rp 300 Ribu per Boks, YLKI: Itu Eksploitasi Warga

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:43 WIB

Cegah Corona, Pemprov DKI Minta Warga dari Luar Negeri Tak Keluar Rumah

Cegah Corona, Pemprov DKI Minta Warga dari Luar Negeri Tak Keluar Rumah

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 14:24 WIB

Timbun Sejak Januari, Kini Wali Kota Risma Distribusikan Masker Gratis

Timbun Sejak Januari, Kini Wali Kota Risma Distribusikan Masker Gratis

Jatim | Kamis, 05 Maret 2020 | 13:12 WIB

Jual Masker Rp 300 Ribu, PSI ke Pemprov: Jangan Jadi Kaki Tangan Tengkulak

Jual Masker Rp 300 Ribu, PSI ke Pemprov: Jangan Jadi Kaki Tangan Tengkulak

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 12:55 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB