Corona Merebak di Indonesia, Pabrik Es Krim Aice Larang Buruh Keluar Mess

Dany Garjito | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 17:59 WIB
Corona Merebak di Indonesia, Pabrik Es Krim Aice Larang Buruh Keluar Mess
Logo Aice

Suara.com - Beredar foto surat imbauan pabrik es krim Aice yang melarang para pekerja di pabriknya yang tinggal di mess keluar dari mess tersebut. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona.

Foto imbauan tersebut diunggah oleh Juru Bicara Federasi Serikat Buruh Demokratik Kerakyatan (F-SEDAR) Sarinah melalui akun Twitter @sherrrinn. Ada empat foto berisi imbauan dari pabrik menindaklanjuti penemuan dua kasus virus corona di Indonesia.

Dalam surat imbauan tersebut memuat 11 poin imbauan yang wajib ditaati oleh para buruh. Salah satunya adalah larangan buruh keluar dari mess pabrik meskipun hari libur.

"Mulai pada tanggal 4 Maret 2020, seluruh staf yang tinggal di mess pabrik tidak diperkenankan keluar dari area pabrik termasuk hari Sabtu dan Minggu (bagi karyawan yang berkepentingan kerja ke Logistik Mega agar membuat catatan secara internal departemen logistik).

Bila hendak keluar area pabrik personal harus mendapatkan izin terlebih dahulu dari Kepala Departemen terkait dan menginformasikan kepada Tim Pencegahan.

Apabila ada terdapat personal yang keluar tanpa izin maka akan dikenakan sanksi penghapusan fasilitas tinggal mess dan penanggungjawab departemen akan menerima insentif negatif sebesar Rp 1.000.000," demikian bunyi aturan dalam surat seperti dikutip Suara.com, Jumat (6/3/2020).

Tak sampai di situ, perusahaan juga membatasi buruh yang hendak keluar membeli keperluan pribadi. Mereka hanya diizinkan keluar satu hingga dua kali dalam seminggu dan hanya diizinkan seorang per mess yang boleh keluar.

 Corona Merebak di Indonesia, Pabrik Es Krim Aice Larang Buruh Keluar Mes (Twitter/sherrrinn)
Corona Merebak di Indonesia, Pabrik Es Krim Aice Larang Buruh Keluar Mes (Twitter/sherrrinn)

"Untuk pembelanjaan barang keperluan pribadi, perusahaan akan menyesuaikan kebutuhan aktual untuk mengatur jadwal pembelanjaan 1-2 kali/minggu (1 orang/mess)," tulisnya.

Selain itu, seluruh buruh diminta untuk mengenakan masker selama berada di area pabrik. Setiap buruh yang hendak masuk pabrik harus diperiksa terlebih dahulu suhu tubuhnya, jika suhu diatas 37,2 derajat celcius maka diminta untuk pulang dan memeriksakan diri ke rumah sakit.

Perusahaan juga menutup area merokok di pabrik dan tidak mengizinkan buruh untuk ke lokasi tersebut.

Sarinah menilai sikap perusahaan terlalu berlebihan terhadap merebaknya virus corona. Ia juga mendapat laporan bahwa mess perusahaan kini makin ramai dipenuhi oleh keluarga dari China.

"@KemenkesRI mohon cek mess ekspatriat Aice karena sejak virus corona merebak, mess makin ramai," ujar Sarinah.

Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba konfirmasi dengan pihak perusahaan Aice.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Jual Masker Sitaan, Mahfud: Asal Uangnya Tak Dimakan Sendiri

Polisi Jual Masker Sitaan, Mahfud: Asal Uangnya Tak Dimakan Sendiri

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:53 WIB

3 RS Rujukan di Jakarta Siapkan 5 Persen Ruangan Khusus Pasien Corona

3 RS Rujukan di Jakarta Siapkan 5 Persen Ruangan Khusus Pasien Corona

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:43 WIB

Setelah Surabaya, Kini Bali Tolak Kapal Pesiar Viking Sun karena Corona

Setelah Surabaya, Kini Bali Tolak Kapal Pesiar Viking Sun karena Corona

Jatim | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:27 WIB

Contohkan Gaya Cuci Tangan, Jokowi Disindir Bikin TikTok Cegah Corona

Contohkan Gaya Cuci Tangan, Jokowi Disindir Bikin TikTok Cegah Corona

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:54 WIB

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Sosialisasi Pencegahan Corona PT KAI Operasikan Rail Clinic

Foto | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:17 WIB

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Angka Kematian Virus Corona Covid-19 2,8 Persen, Pakar Jelaskan Dampaknya

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:16 WIB

Apple dan Google Mulai Tolak Aplikasi Virus Corona

Apple dan Google Mulai Tolak Aplikasi Virus Corona

Tekno | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:13 WIB

Sindir Jokowi, Massa FPI: China Kena Corona Bantu, Kasus Muslim India Diam!

Sindir Jokowi, Massa FPI: China Kena Corona Bantu, Kasus Muslim India Diam!

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:08 WIB

Corona Mewabah, Pabrik Soju Sumbang Stok Alkohol untuk Jadi Hand Sanitizer

Corona Mewabah, Pabrik Soju Sumbang Stok Alkohol untuk Jadi Hand Sanitizer

Health | Jum'at, 06 Maret 2020 | 14:47 WIB

Terkini

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:30 WIB

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:17 WIB

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:11 WIB

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:00 WIB

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

Polisi Ungkap Pemicu Kericuhan Wisatawan di Pantai Wedi Awu, 4 Tersangka Diamankan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:24 WIB