Sering Main Bareng, Rumah ABG Pembunuh Bocah 6 Tahun Berdekatan

Dwi Bowo Raharjo | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2020 | 20:40 WIB
Sering Main Bareng, Rumah ABG Pembunuh Bocah 6 Tahun Berdekatan
Ilustrasi pembunuhan di dalam lemari. Selasa (20/11/2018). [dok.polisi]

Suara.com - Polres Metro Jakarta Pusat hingga kini masih mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan NF, anak perempuan berusia 15 tahun terhadap tetangganya yang masih di bawah umur. Pembunuhan tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2020) kemarin di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Peringatan Redaksi: artikel ini berisi rincian serangan, sehingga diminta kebijaksaan para pembaca. Semuanya untuk memberi detail modus pelaku pembunuhan agar setiap orang bisa senantiasa waspada.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto menyebut, NF dan korban berinisial APA kerap bermain bersama. Meski usia keduanya terpaut cukup jauh, hampir setiap hari NF dan korban selalu bertemu.

"Hubungan tersangka dan korban ini hanya tetangga. Mereka berdua memang sudah biasa main bersama, rumahnya berdekatan. Cuma berbeda dua rumah saja," kata Heru melalui sambungan telepon kepada Suara.com, Jumat (6/3/2020).

Sejauh ini polisi sudah memeriksa tiga orang saksi. Mereka adalah orang tua NF, orang tua korban, hingga pihak tetangga.

Heru menambahkan, pihaknya juga akan memeriksa kejiwaan NF. Untuk itu, status hukum terhadap NF hingga kekinian belum bisa ditentukan.

"Kami mau cek apakah ada yang lain dari kelainan jiwa atau apa. Nanti kami cek ke dokter psikiater atau dokter jiwa," kata dia.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang sudah dilakukan, tambah Heru, pihaknya akan mengkaji lebih jauh. Seluruh hasil yang sudah di dapat akan dikumpulkan dan akan diberikan pada ahli psikologi.

"Tentunya ini akan menjadi bahan-bahan yang akan kami kumpulkan dari TKP untuk bisa kami beri dan dikaji oleh ahli kejiwaan," tutup Heru.

Diketahui, pelaku menyerahkan diri ke Polsek Metro Taman Sari Jakarta Barat pada Jumat (6/3/2020) pagi tadi dan mengaku telah menyumpal dan menyekap bocah enam tahun hingga tewas.

Aksi pembunuhan tersebut terjadi saat korban main di rumah NF di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Sebelum dimasukkan ke dalam lemari kamarnya, pelaku yang masih di bawah umur itu sempat meminta korban untuk mengambil mainan yang berada di dalam bak kamar mandi.

Setelah bocah nahas tersebut berada di dalam bak, NF lantas menenggelamkannya. Tak hanya ditenggelamkan, NF juga mencekik leher korban saat berada di dalam bak. Setelah bocah itu lemas, NF lantas membawa korban keluar dari dalam bak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Bocah 6 Tahun dann Simpan Mayat di Lemari, Gadis 15 Tahun: Saya Puas

Bunuh Bocah 6 Tahun dann Simpan Mayat di Lemari, Gadis 15 Tahun: Saya Puas

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:53 WIB

Diinapkan di Lemari, NF Diduga Mau Buang Mayat Bocah 6 Tahun saat Sekolah

Diinapkan di Lemari, NF Diduga Mau Buang Mayat Bocah 6 Tahun saat Sekolah

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:39 WIB

Mayat Bocah dalam Lemari, Dicekik di Bak Mandi saat Disuruh Ambil Mainan

Mayat Bocah dalam Lemari, Dicekik di Bak Mandi saat Disuruh Ambil Mainan

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 19:14 WIB

Bunuh Bocah di Kamar Mandi, ABG Pilih Masukkan ke Lemari karena Sudah Sore

Bunuh Bocah di Kamar Mandi, ABG Pilih Masukkan ke Lemari karena Sudah Sore

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 18:53 WIB

Terkini

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB