Represi Korut Terhadap Fesyen, Larangan Lipstik Merah Hingga Celana Jeans

Dany Garjito | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 11 Maret 2020 | 07:45 WIB
Represi Korut Terhadap Fesyen, Larangan Lipstik Merah Hingga Celana Jeans
Perempuan memakai lipstik merah. (Pixabay/Karolina Grabowska)

Suara.com - Lipstik merah menjadi hal yang lumrah untuk perempuan di seluruh dunia, tapi tidak untuk Korea Utara.

Melansir dari CNN, lipstik merah dianggap melambangkan kapitalisme, hal paling terlarang di negara pimpinan Kim Jong Un itu.

"Mengenakan lipstik merah tidak terbayangkan di Korea Utara," kata Kang Nara, perempuan Korea Utara yang telah pindah ke Seoul.

"Warna merah melambangkan kapitalisme dan mungkin itulah sebabnya masyarakat Korea Utara tidak membiarkan Anda memakainya," tambah Kang pada CNN.

Menurut Kang, kabanyakan perempuan di kampung halamannya hanya menggunakan lipstik merah muda atau lipstik terang.

"Rambut panjang harus diikat atau dikepang," kata dia lagi.

Karena anggapan itu, penggunaan lipstik merah dan rambut tergerai sangat jarang dilakukan, bahkan diangap pembangkangan.

"Setiap kali saya berdandan, orang-orang tua di desa akan mengatakan bahwa saya anak yang kurang ajar pendukung kapitalisme," kenang Kang pada CNN.

Kang juga menyatakan, bahwa ada patroli setiap 10 meter yang memeriksa penampilan para pejalan kaki.

"Kami tidak diizinkan menggunakan aksesoris seperti ini (cincin dan gelang)," kata dia lagi.

Selain Kang, dua pembelot Korea Utara yang tidak disebutkan namanya juga menyatakan, bahwa mereka dilarang menggunakan pakaian yang dianggap kebarat-baratan.

Misalnya rok mini, kemeja dengan tulisan berbahasa Inggris, hingga celana jeans ketat. Perempuan yang melanggar akan dikenai denda atau hukuman tergantung daerah masing-masing.

Meskipun mereka tinggal di Korea Utara, para milenial masih memelajari berbagai tren fesyen melalui berbagai cara, salah satunya dengan black market.

Black Market

Di Korea Utara black market disebut cukup familiar, terutama di pasar Jangmadang. Pasar ini memang mulanya dijadikan pasar untuk menjual barang pokok, namun lambat laun mulai menjual barang-barang selundupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Ingatkan Warganya: Jauhi Perbatasan Korea Utara Jika Tak Mau Ditembak

China Ingatkan Warganya: Jauhi Perbatasan Korea Utara Jika Tak Mau Ditembak

News | Sabtu, 07 Maret 2020 | 15:23 WIB

Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas

Antisipasi Virus Corona, Korut Ancam Tembak Warga China yang Langgar Batas

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 15:47 WIB

Bersejarah! Kim Jong Un Kirim Surat Semangati Korea Selatan Hadapi Corona

Bersejarah! Kim Jong Un Kirim Surat Semangati Korea Selatan Hadapi Corona

News | Kamis, 05 Maret 2020 | 16:23 WIB

Tak Selalu Mewah, Kate Middleton Pakai Anting Seharga Rp 120 Ribu

Tak Selalu Mewah, Kate Middleton Pakai Anting Seharga Rp 120 Ribu

Lifestyle | Kamis, 27 Februari 2020 | 12:27 WIB

Terkini

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:56 WIB