JK Minta Jaga Kebersihan saat Puasa: Mending Sibuk di Masjid daripada di RS

Agung Sandy Lesmana | Muhammad Yasir | Suara.com

Jum'at, 13 Maret 2020 | 11:32 WIB
JK Minta Jaga Kebersihan saat Puasa: Mending Sibuk di Masjid daripada di RS
Mantan Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Keuangan Sri Mulyani salam siku saat bertemu Wapres Maruf Amin. (Foto kredit KIP-Setwapres).

Suara.com - Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla meminta petugas untuk selalu menjaga kebersihan masjid khususnya menjelang bulan Ramadan.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19.

JK menjelaskan bahwa masjid merupakan salah satu tempat keramaian terlebih saat bulan Ramadan. Sedangkan Covid-19 itu merupakan virus yang mudah tersebar, salah satunya di tempat keramaian.

"Apalagi menjelang bulan Ramadan banyak (dilakukan pembersihan) bukan hanya di sini, Anda tahu Masjidil Haram, itu ditutup untuk dibersihkan," kata JK di Masjid Jami Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020)

Mantan Wakil Presiden RI itu menilai alangkah baiknya seluruh petugas dan jemaah melakukan upaya pencegahan daripada mengobati ketika telah tertular Covid-19.
Kekinian, kata dia, salah satu upaya pencegahan itu yakni dengan selalu menjaga kebersihan dan menyemprotkan masjid dengan cairan disinfektan.

"Lebih baik sibuk di masjid daripada sibuk di RS. Orang bilang kan tidak apa-apa belum ada apa-apa. Justru pas belum ada apa-apa itulah, kalau nanti pas ada apa-apa baru dibersihkan nanti (terlanjur) menularnya cepat. Karena dengan mudah tertular," katanya.

Sebelumnya, DMI melakukan gerakan semprot disinfektan ke sejumlah masjid. Gerakan tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Gerakan semprot disinfektan itu dibuka langsung oleh Ketua Umum DMI Jusuf Kalla di Masjid Jami Al-Munawwar, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020). JK menjelaskan gerakan semprot disinfektan itu dilakukan lantaran masjid merupakan salah satu tempat keramaian.

"Intinya adalah penyebaran virus ini (Covid-19) itu paling banyak di tempat keramaian. Salah satu tempat keramaian setiap hari adalah masjid dan mushalla, disamping pasar, gereja, sekolahan, mall dan sebagainya. Itulah tugas dari DMI untuk mendorong masyarakat menjaga kebersihan masjid itu sendiri karena tempat sujud. Jadi yang biasa pake karbol tapi kalau pake karpet pake disinfektan," tuturnya.

Kendati begitu, JK menegaskan bahwa masjid bukanlah tempat yang berbahaya terkait penyebaran virus Covid-19. Menurut dia, yang berbahaya ialah virus Covid-19 itu sendiri.

Meski menegaskan tidak berbahaya, JK menjelaskan bahwa masjid merupakan salah satu tempat keramaian yang bisa saja memunculkan penyebaran virus.

"Masjid tidak berbahaya, yang berbahaya virusnya. Jangan salah tulis ya, masjid tidak berbahaya, yang berbahaya virus, bisa muncul di tengah keramaian. Salah satu tempat keramaian itu masjid, karena itu masjid harus bersih," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Corona, Menag Minta Jemaah Tak Cipika-cipiki dan Jabat Tangan

Cegah Corona, Menag Minta Jemaah Tak Cipika-cipiki dan Jabat Tangan

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 11:14 WIB

Kenapa Indonesia Masih Juga 'Tertutup' Soal Corona? Negara Lain Transparan

Kenapa Indonesia Masih Juga 'Tertutup' Soal Corona? Negara Lain Transparan

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 11:12 WIB

Covid-19 Di Mata Dokter: Kepanikan Lebih Berbahaya dari Virus Itu Sendiri

Covid-19 Di Mata Dokter: Kepanikan Lebih Berbahaya dari Virus Itu Sendiri

Health | Jum'at, 13 Maret 2020 | 11:10 WIB

Jelang Lawan Persipura, Begini Cara Panpel Persebaya Tangkal Virus Corona

Jelang Lawan Persipura, Begini Cara Panpel Persebaya Tangkal Virus Corona

Bola | Jum'at, 13 Maret 2020 | 11:21 WIB

Tips JK Hindari Corona saat Salat Jumat: Bawa Sajadah Kecil Buat Muka

Tips JK Hindari Corona saat Salat Jumat: Bawa Sajadah Kecil Buat Muka

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:57 WIB

Yusril Minta Pemerintah Jujur dan Berani Tiru Filipina Tangani Virus Corona

Yusril Minta Pemerintah Jujur dan Berani Tiru Filipina Tangani Virus Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:56 WIB

Cegah Corona saat Jumatan, Anies: Bawa Sajadah Sendiri dan Hindari Salaman

Cegah Corona saat Jumatan, Anies: Bawa Sajadah Sendiri dan Hindari Salaman

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:50 WIB

Ada Warga Positif Corona, MTQ Banten akan Digelar Tanpa Penonton

Ada Warga Positif Corona, MTQ Banten akan Digelar Tanpa Penonton

Banten | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:42 WIB

Jusuf Kalla: Masjid Tak Berbahaya, yang Berbahaya Virusnya

Jusuf Kalla: Masjid Tak Berbahaya, yang Berbahaya Virusnya

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:34 WIB

Istri Perdana Menteri Kanada Positif Virus Corona

Istri Perdana Menteri Kanada Positif Virus Corona

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:00 WIB

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:45 WIB

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:41 WIB

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:13 WIB

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:52 WIB

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB