facebook

Virus Corona Menyebar, Ridwan Kamil: Hindari Jabat Tangan dan Cipika Cipiki

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Virus Corona Menyebar, Ridwan Kamil: Hindari Jabat Tangan dan Cipika Cipiki
Ridwan Kamil minta hindari jabat tangan dan cipika cipiki (IG/ridwankamil)

"Bisa alternatifnya dengan salam Sunda atau salam ala 'maaf lahir batin' saat lebaran," kata Ridwan Kamil

Suara.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta warganya untuk menghindari berjabat tangan dan mencium pipi kanan dan kiri (cipika cipiki). Sebab, virus corona mulai menyebar di Indonesia dan angka kasus terus bertambah.

Hal ini disampaikan oleh Ridwan Kamil melalui akun Instagram miliknya @ridwankamil. Ia mengingatkan agar mengikuti arahan protokol Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk menghindari dua hal itu.

"Jabat tangan dan cipika cipiki mulai sekarang sebaiknya dihindari untuk mengurangi potensi penularan Covid-19 sesuai arahan protokol WHO," kata pria yang kerap disapa Kang Emil seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/3/2020).

Tangan dan wajah bisa menjadi media penyebaran virus corona baru Covid-19. Berawal dari batuk atau bersin yang diusap menggunakan tangan lalu dipakai untuk berjabat tangan kemudian terusap ke wajah.

Baca Juga: Selesai Visum, Korban Dugaan Penculikan di Kota Gede Kembali Beraktivitas

Kang Emil menjelaskan, menolak berjabat tangan bukan berarti memutus tali silahturahmi.Sebagai gantinya, ia menyarankan salam Sunda atau disebut namaste.

"Bisa alternatifnya dengan salam Sunda atau salam ala 'maaf lahir batin' saat lebaran," ungkapnya.

Ridwan Kamil minta hindari jabat tangan dan cipika cipiki (IG/ridwankamil)
Ridwan Kamil minta hindari jabat tangan dan cipika cipiki (IG/ridwankamil)

Berdasarkan informasi data real time Worldometers, Sabtu (14/3/2020) hingga pukul 03.25 GMT, total kasus positif Virus Corona Covid-19 di dunia mencapai 145.637 kasus. Sedangkan sebanyak 70.931 orang dinyatakan sembuh dan 5.416 orang meninggal dunia karena Corona Covid-19.

Virus ini telah menginfeksi di 139 negara di dunia, dengan 12 di antaranya adalah negara baru yang terinfeksi dan melaporkan kasus pertamanya.

Negara itu adalah Kenya, Guinea, Guadeloupe, Gabon, Etiopia, Pulau Cayman, Antigua dan Barbuda, Sudan, Venezuela, Aruba dan Kazakhstan.

Baca Juga: Usaha Keras Risma Tangkal Corona di Surabaya

Sementara itu di dalam negeri, Indonesia sudah menyatakan diri berperang dengan Corona Covid-19, mengingat angka terinfeksi terus bertambah sehingga warganet, Sabtu (14/3/2020), menggaungkan tagar #LockDownIndonesia yang trending topic di Twitter.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar