Cerita Pegawai yang WFH dan Tidak Gara-gara Corona Merebak

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Senin, 16 Maret 2020 | 13:44 WIB
Cerita Pegawai yang WFH dan Tidak Gara-gara Corona Merebak
Suasana halte Transjakarta Rambutan, Senin (16/3/2020) siang. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sudah mulai diterapkan sejumlah perusahaan dan instansi pemerintah pada Senin (16/3/2022), hari ini. 

Keputusan WFH bagi karyawan diberlakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona Covid-19 semakin masif.

Presiden Joko Widodo secara resmi juga telah mengimbau agar seluruh kegiatan dapat dilakukan di rumah, mulai dari bekerja dan belajar.

Menanggapi kebijkan WFH, sejunlah pegawai menagku hal tersebut merupakan pengalaman pertama kali bagi mereka. Termasuk bagi reporter di salah satu media online nasional, Rani.

Hari ini, ia pun memulai semuanya mengenai penulisan berita dari rumah.

Padahal, sebelum kebijakan WFH, sebagai jurnalis, Rani dituntut untuk selalu siap dalam segala medan peliputan. Beruntung bagi Rani, kantornya responsif dan cepat tanggap dalam melindungi karyawan dari penyebaran Covid-19.

Rani mengatakan pada hari pertama ini ia sudah mulai beradaptasi dengan melakukan segala hal untuk menulis berita melalui rumah. Ia pun diwajibkan kantor untuk menghubungi sejumlah narasumber untuk memperbarui selalu informasi dan isu-isu nasional, mulai politik hingga isu corona.

"Sulit atau enggaknya juga belum terlalu berasa sih. Baru hari pertama. Tapi sejauh ini kayaknya enggak masalah. Wartawan online kan juga sering followup atau konfirmasi isu lewat telepon atau chat ke narsumnya langsung," ujar Rani kepada Suara.com, Senin (16/3/2020).

Mengenai efektivitas berita, menurut Rani, sejauh ini masih dalam penilaian lantaran kebijakan WFH kali pertama. Ia berujar, media tempatnya bekerja juga sudah mulai menguji coba WFH sejak Minggu (15/3) kemarin. Hasilnya, informasi bagi publik masih dapat dipantau dengan baik.

Kendati bekerja dari rumah dan tidak ke lapangan atau tatap muka langsung dengan narasumber, Rani berujar bahwa verifikasi terhadap informasi yang diperoleh tetap dilakukan.

"Dari kantor sudah tetap ngingetin supaya verifikasi gak boleh lupa. Lewat telepon, chat, situs resmi dan lain-lain," ujarnya.

Sementara itu, Sonya yang bekerja di salah satu kementerian, per hari ini sudah mengikuti kebijakan WFH. Menurutnya, meski kerja dari rumah, sebagai karyawan, ia tetap harus merespon cepat setiap arahan dari pimpinan terkait pekerjaan.

Kebijakan WFH itupun dimanfaatkan Sonya untuk menghindari kerumunan. Ia memilih tetap berada di kediaman, kecuali ada hal mendesak yang membutuhkan kehadiran fisik.

"Kalau keluyuran pun kayak gue buat cari cuan (duit) lagi atau main, gue usahain bawa laptop, HP stand by. Jadi walaupun jauh tetap responsif dan kerjaan kelar. Intinya, ya bertanggung jawab saja," ujar Sonya.

Berbeda dengan Rani dan Sonya, masih banyak pekerja yang tetap harus ke kantor maupun ke lapangan karena perusahaan belum memberlakukan kebijakan WFH.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Jakarta Imbau Pimpinan Perusahaan Terapkan Kerja Dari Rumah

Pemprov DKI Jakarta Imbau Pimpinan Perusahaan Terapkan Kerja Dari Rumah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 13:35 WIB

Gedung Agung Jogja Tutup untuk Umum demi Cegah Penyebaran Corona

Gedung Agung Jogja Tutup untuk Umum demi Cegah Penyebaran Corona

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 13:34 WIB

MRT Sebut Pekerja Medis dan Pelayan Publik Jadi Penumpang Prioritas

MRT Sebut Pekerja Medis dan Pelayan Publik Jadi Penumpang Prioritas

News | Senin, 16 Maret 2020 | 13:32 WIB

Cegah Corona, Narapidana hingga Lapas Anak di Jakarta Tak Boleh Dibesuk

Cegah Corona, Narapidana hingga Lapas Anak di Jakarta Tak Boleh Dibesuk

News | Senin, 16 Maret 2020 | 13:26 WIB

Kurangi Transportasi Umum, Pemkot Jakarta Dikritik Naikkan Risiko Penularan

Kurangi Transportasi Umum, Pemkot Jakarta Dikritik Naikkan Risiko Penularan

News | Senin, 16 Maret 2020 | 13:37 WIB

Tetap Gelar UNBK Saat Wabah Corona,  SMK N 1 Bantul Sediakan Hand Sanitizer

Tetap Gelar UNBK Saat Wabah Corona, SMK N 1 Bantul Sediakan Hand Sanitizer

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 13:04 WIB

Pegang Mata setelah Pakai Hand Sanitizer, Kornea Wanita Ini Malah Meradang

Pegang Mata setelah Pakai Hand Sanitizer, Kornea Wanita Ini Malah Meradang

Health | Senin, 16 Maret 2020 | 12:53 WIB

Kampus di Jogja Terapkan Kuliah Online, Begini Tanggapan Mahasiswa

Kampus di Jogja Terapkan Kuliah Online, Begini Tanggapan Mahasiswa

Jogja | Senin, 16 Maret 2020 | 12:30 WIB

Jokowi Imbau Work From Home, Wapres Ma'ruf Tetap Ngantor

Jokowi Imbau Work From Home, Wapres Ma'ruf Tetap Ngantor

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:36 WIB

Corona Masif Jelang Pilkada, KPU Bahas Teknis Pegawai Kerja di Rumah

Corona Masif Jelang Pilkada, KPU Bahas Teknis Pegawai Kerja di Rumah

News | Senin, 16 Maret 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:47 WIB

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:40 WIB

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

Antisipasi Dampak ke Jokowi Jadi Alasan PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:38 WIB

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:24 WIB

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

Uji Publik RUU Hak Cipta: AI dan Royalti Jadi Fokus

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:18 WIB

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

KPK Dalami Kasus Maidi, Tiga Kepala Dinas Pemkot Madiun Diperiksa

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:16 WIB

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

KPAI Tekan Polisi Segera Tahan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Inflasi April Terkendali 2,42%,  Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

Inflasi April Terkendali 2,42%, Kemendagri Minta Daerah Jangan Lengah

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:11 WIB

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

Prabowo Sahkan Perpres Kesejahteraan Hakim Ad Hoc, Sahroni Ikut Sorot Jaksa di Daerah Terpencil

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:09 WIB