Pastor Semprot Air Garam, 46 Jemaat Gereja di Korsel Terinfeksi Corona

Dany Garjito, Fita Nofiana

Selasa, 17 Maret 2020 | 17:50 WIB
Pastor Semprot Air Garam, 46 Jemaat Gereja di Korsel Terinfeksi Corona
Ilustrasi hand sanitizer. [Shutterstock]

Suara.com - Kasus baru virus corona bertambah di Seongnam, Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan akibat kelalaian pihak gereja. Bukannya menyemprot disinfektan, pastor gereja malah menyemprot mulut jemaat dengan air garam, hasilnya sebagian jemaat dinyatakan positif corona.

Melansir dari World of Buzz, kurang lebih 46 jemaat dari Komunitas Gereja River of Grace di Provinsi Gyeonggi dinyatakan positif corona usai pastor semprotkan air garam ke mulut mereka.

Pihak gereja awalnya mengklaim, bahwa air garam bisa mencegah virus corona. Dengan alasan itu, mereka telah menyemprot lebih dari 100 orang pada Minggu (8/3/2020) tanpa melakukan disinfektan pada botol penyemprot.

Menurut laporan dari Agensi Berita Yonhap, kasus itu diketahui pada hari Senin (9/3/2020) oleh petugas kesehatan yang meninjau rekaman CCTV gereja tersebut.

Petugas kesehatan kemudian menemukan bahwa anggota jemaat gereja telah menyemprotkan air garam ke mulut mereka berulang kali tanpa didisinfeksi. Padahal pemerintah setempat telah mendesak gereja-gereja lokal dan organisasi keagamaan untuk tidak beribadah di tempat ibadah terlebih dahulu.

Kepala penanganan virus corona Provinsi Gyeonggi, Lee Hee Young menyatakan bahwa penyemprotan dilakukan dengan menempelkan botol ke mulut setiap jemaat. Sayangnya, beberapa jemaat yang hadir terlah terinfeksi virus corona. 

"Sudah dipastikan bahwa mereka meletakkan nozzle botol semprot di dalam mulut  jemaat  yang  dikonfirmasi sebagai pasien corona, kemudian melakukan hal yang sama pada jemaat lain, tanpa menyemprot disinfektan terlebih dahulu," kata Lee Hee Young pada Senin (9/3/2020) seperti yang dilansir dari Telegraph

"Ini membuat penyebaran virus corona tidak dapat dihindari," tambahnya. 

Atas kejadian itu, pendeta gereja, Kim, meminta maaf atas infeksi yang disebabkan oleh kelalaian pihak gereja yang ia pimpin.

baca juga

Dia menambahkan bahwa dia merasa sangat menyesal tentang apa yang terjadi dan akan sepenuhnya bertanggung jawab atas insiden yang merugikan tersebut.

Kim juga mengatakan bahwa ia akan berhenti menjadi pastor setelah krisis corona berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skuat Persib Dibubarkan, Omid Nazari Mudik ke Filipina

Skuat Persib Dibubarkan, Omid Nazari Mudik ke Filipina

Bola | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:36 WIB

Ada Kejanggalan, Ilmuwan Desak Lab Penguji Sampel Corona Indonesia Diaudit

Ada Kejanggalan, Ilmuwan Desak Lab Penguji Sampel Corona Indonesia Diaudit

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:34 WIB

Berisiko Tinggi, Pakar Beri Saran Pasien Kanker agar Terhindar dari Corona

Berisiko Tinggi, Pakar Beri Saran Pasien Kanker agar Terhindar dari Corona

Health | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:34 WIB

Nadiem Makarim: Corona Berbahaya, Setiap Keluar Rumah Bisa Mengancam Nyawa

Nadiem Makarim: Corona Berbahaya, Setiap Keluar Rumah Bisa Mengancam Nyawa

News | Selasa, 17 Maret 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:56 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

Adian Napitupulu Terima Buku Anotasi KUHAP, Ini Fungsinya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:43 WIB

×