Kasus Kematian Akibat Corona di Indonesia Capai Angka 8 Persen

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita
Kasus Kematian Akibat Corona di Indonesia Capai Angka 8 Persen
Juru Bicara Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Ist)

Dia menjelaskan, kebanyakan pasien meninggal biasanya memunyai riwayat penyakit lain. Misalnya, diabetes, hipertensi, hingga jantung.

Suara.com - Kasus positif virus corona Covid-19 di Indonesia bertambah drastis. Merujuk data per hari Kamis (19/3/2020), kasus pasien positif corona sudah mencapai 309 orang. Selain itu, kasus kematian akibat virus tersebut melonjak menjadi 25 orang.

Artinya, angka tersebut bertambah 6 kasus dari jumlah 19 korban meninggal dunia merujuk data Rabu (18/3).

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, presentasi angka kematian di Indonesia buntut dari virus corona berada di angka 8 persen.

Dia menyebutkan, angka kematian di Indonesia bersifat dinamis karena lonjakannya yang pesat.

“Kurang lebih sekitar 8 persen dari total kasus yang kami rawat. Angka yang dinamis yang setiap saat jumlah kasus baru akan bisa meningkat dengan cepat,” kata Yurianto dalam konferensi pers dalam akun YouTube BNPB, Kamis.

Yurianto menyebut, pasien yang meninggal karena virus corona berada pada rentang usia 45 hingga 65 tahun. Hanya ada satu kasus kematian pasien yang berumur 37 tahun.

Dia menjelaskan, kebanyakan pasien meninggal biasanya memunyai riwayat penyakit lain. Misalnya, diabetes, hipertensi, hingga jantung.

“Kalau diperhatikan faktor lain adalah memiliki penyakit pendahulu. Sebagian besar diabet, hipertensi, jantung kronis. Beberapa di antara penyakit paru menahun,” sambungnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS