Cegah Virus Corona, Umat Hindu Dilarang Pawai Ogoh-ogoh Sebelum Nyepi

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:58 WIB
Cegah Virus Corona, Umat Hindu Dilarang Pawai Ogoh-ogoh Sebelum Nyepi
Sejumlah pemuda mengarak Ogoh-Ogoh atau boneka raksasa yang melambangkan sifat buruk saat Festival Ogoh-Ogoh di Semarapura, Klungkung, Bali, Minggu (3/3). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Suara.com - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat mengeluarkan surat pedoman pelaksanaan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1942 yang akan jatuh pada 25 Maret 2020 mendatang. Pedoman ini harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

Surat itu bernomor 310/PHDI Pusat/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020 itu ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya dan Ketua Sabha Walaka I Nengah Dana untuk ditujukan kepada Ketua PHDI Provinsi Seluruh Indonesia.

Salah satu pedoman yang diatur dalam surat itu adalam PHDI Pusat adalah melarang arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh di masing-masing daerah.

"Tidak ada arak-arakan atau pawai ogoh-ogoh," tulis salah satu pedoman di surat tersebut dikutip Suara.com, Jumat (20/3/2020).

Selain itu, PHDI meminta ritual Melasti/Mekiyis/Melis serta Tawur Kesanga hanya boleh diikuti oleh para petugas pelaksana upacara dalam jumlah yang sangat terbatas dengan protokol pencegahan Covid-19.

"Minimal dengan menggunakan pengukur suhu tubuh/thermogun dan hand sanitizer. Untuk Tawur Kesanga dilakukan tanpa kegiatan seremonial," lanjutnya.

Sementara, umat Hindu lainnya diharapkan tetap beribadah di rumah.

Umat Hindu mengarak Ogoh - ogoh dan sejumlah kesenian lain seperti Ondel - ondel, Barongsai juga Arakan Singa di sepanjang Jalan Cinere Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Umat Hindu mengarak Ogoh - ogoh dan sejumlah kesenian lain seperti Ondel - ondel, Barongsai juga Arakan Singa di sepanjang Jalan Cinere Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (6/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

"Umat Hindu yang tidak bertugas sebagai pelaksana upacara cukup bersembayang di rumah masing-masing," bunyi surat itu.

Nyepi tetap dilaksanakan dengan melaksanakan Catur Brata Penyepian (amati gni, amati karua, amati lelungan dan amati lelanguan), upawasa, monobrata, dan jagra.

baca juga

Sementara untuk Dharmasanti dipertimbangkan dengan melihat dan mencermati perkembangan situasi dan kondisi dari penyebaran virus corona.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan Hari Suci Keagamaan Hindu seperti Purnama, Tilem, Tumpek dan lain-lain, kegiatan sembahyangan di pura dilaksanakan oleh para pelaksana upacara seperti pandita atau pinandita dan Sarati Banten, sampai redanya wabah Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemeriksaan Massal Corona Covid-19 Tidak untuk Semua Orang, Ini Kriterianya

Pemeriksaan Massal Corona Covid-19 Tidak untuk Semua Orang, Ini Kriterianya

Health | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:53 WIB

Potret Umat Muslim Indonesia Salat Jumat Ditengah Wabah Corona

Potret Umat Muslim Indonesia Salat Jumat Ditengah Wabah Corona

Foto | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:45 WIB

Pemerintah Sudah Terima 2.000 Kit Alat Rapid Test Virus Corona

Pemerintah Sudah Terima 2.000 Kit Alat Rapid Test Virus Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:44 WIB

JK soal Wabah Corona: Menteri dan Aparat Kurangi Bicara, Perbanyak Upaya

JK soal Wabah Corona: Menteri dan Aparat Kurangi Bicara, Perbanyak Upaya

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:43 WIB

Unik, Begini Resep Jitu Makan Konate Usir Bosan saat Jalani Karantina

Unik, Begini Resep Jitu Makan Konate Usir Bosan saat Jalani Karantina

Bola | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:40 WIB

Terkini

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Main 10 Pemain, Elkan Baggott Bongkar Cara Timnas Indonesia Bertahan dari Gempuran Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 12:03 WIB

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Tanpa Lip Filler! Ini 5 Pilihan Lip Plumper Korea untuk Bibir Lebih Penuh!

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 12:00 WIB

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Anti-Suntuk Pas Mabar, Poco C81 Pro Bawa Layar 6,9 Inci dan Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

5 Smartwatch Amazfit Murah Terbaik, Baterai Awet hingga 2 Minggu

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 11:59 WIB

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Sempat Didatangi Wabup Kampar, Sekolah Tripleks Viral Akhirnya Diperbaiki Polisi

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 11:58 WIB

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Rupiah Tembus Rp18.012, BI Salahkan Kondisi Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:55 WIB

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Review 'Python Island': Ambisi Manusia, Kutukan Dewi Ular, dan CGI Kasar yang Bikin Tepok Jidat

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:54 WIB

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:51 WIB

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Diduga Microsleep hingga Bus Terbalik Tewaskan 3 Penumpang di Mesuji, Sopir Malah Kabur

Lampung | Selasa, 29 September 2026 | 11:49 WIB

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Nekat! Pelajar SMP di Magelang Rampok dan Aniaya Guru Sendiri Pakai Linggis

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 11:45 WIB

×