Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya

Dany Garjito, Rifan Aditya

Jum'at, 20 Maret 2020 | 21:08 WIB
Jokowi Sebut Chloroquine Ampuh Lawan Corona, WHO Ragu, Ini Alasannya
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pers terkait penangangan COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3). [ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan bahwa pemerintah akan membagikan dua resep obat yang ampuh melawan virus corona (COVID-19) yakni Avigan dan Chloroquine atau klorokuin.

"Kami sudah mendatangkan 5.000 Avigan, dan dalam proses pemesanan ada 2 juta. Kemudian yang kedua Chloroquine, sudah siap 3 juta,” kata Jokowi dalam konferensi pers via video, Jumat (20/3/2020).

BACA JUGA: Jokowi: Sudah Ada Obat untuk Corona, Akan Dibagikan dari Rumah ke Rumah

Jokowi menegaskan, pemerintah bergerak cepat dan melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan permasalahan kasus corona di Indonesia.

"Soal kecepatan ini, yang ingin saya sampaikan adalah, bahwa kita tidak diam. Tetapi mencari informasi-informasi apa yang bisa kita dapatkan guna menyelesaikan COVID-19 ini," katanya.

BACA JUGA: Jokowi Pesan Jutaan Avigan dan Chloroquine untuk Obati Pasien Corona

"Obat tersebut akan sampai kepada pasien yang membutuhkan, melalui dokter, keliling dari rumah ke rumah, melalui rumah sakit dan puskesmas di kawasan yang terinfeksi," imbuhnya.

Berdasarkan penelusuran Suara.com, obat ini memiliki sejumlah pro kontra yang perlu diperhatikan.

Sejak tahun 2005

baca juga

Chloroquine obat anti-malaria ini telah dilarang di Nigeria. WHO memperingatkan kegagalan pengobatan yang tinggi dan resistensi obat di beberapa bagian dunia, dilansir situs cek fakta AFP, Senin (9/3/2020).

Chloroquine masih dipakai di Afrika Selatan tapi tidak direkomendasikan sebagai pengobatan utama untuk malaria karena resistensi yang tinggi.

17 Februari 2020

Kantor berita pemerintah China, Xinhua melaporkan bahwa "para ahli China, berdasarkan hasil uji klinis, telah mengkonfirmasi bahwa klorokuin fosfat memiliki efek kuratif tertentu pada penyakit virus corona baru".

Uji coba ini dilakukan pada "lebih dari 100 pasien", menurut Sun Yanrong, wakil kepala Pusat Nasional Pengembangan Bioteknologi China di bawah Kementerian Sains dan Teknologi.

Tinjauan singkat dari temuan yang diterbitkan oleh jurnal BioScience Trends yang berbasis di Jepang memberikan beberapa detail tentang bagaimana uji coba dilakukan.

20 Februari 2020

Dalam sebuah konferensi pers, Janet Diaz, kepala perawatan klinis dalam Program Keadaan Darurat WHO, mengatakan bahwa "untuk klorokuin, tidak ada bukti bahwa itu adalah pengobatan (COVID-19) yang efektif saat ini."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyatakan bahwa sampai saat ini, tidak ada vaksin dan tidak ada obat antivirus khusus untuk mencegah atau mengobati COVID-19.

Awal Maret

Beredar pesan suara WhatsApp di Nigeria mengklaim bahwa obat anti-malaria chloroquine phosphate adalah obat untuk COVID-19. Dalam pesan suara itu, terdengar seorang pria, berbicara bahasa Inggris dengan aksen Nigeria.

Dilansir situs cek fakta AFP, Senin (9/3/2020), Pria dalam pesan itu mengklaim dokter Prancis dan China "memiliki solusi untuk virus corona, dan solusi ini dari chloroquine - chloroquine yang biasanya digunakan di Afrika untuk menyembuhkan malaria dan demam".

Pesan WhatsApp itu juga mengklaim bahwa dengan minum 500 miligram klorokuin selama delapan hari akan sepenuhnya sembuh dari COVID-19.

Klaim itu dibantah Goke Akinrogunde, direktur klinis di Klinik Kesehatan GTAK di Lagos. Minum 500 miligram klorokuin selama delapan hari akan menimbulkan overdosis, kata Akinrogunde.

Dia mengatakan pengobatan dengan klorokuin hanya akan berlangsung hingga tiga hari ketika obat itu digunakan di Nigeria. Selain itu, penelusuran AFP juga berujung pada situs ilegal yang menjual obat klorokuin.

19 Maret 2020

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa klorokuin dan hydroxychloroquine, antara obat lain, sedang disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk tes sebagai calon pengobatan COVID-19.

"Ini menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan - sangat, sangat menggembirakan. Dan kita akan dapat membuat obat itu tersedia segera. Dan di situlah FDA begitu hebat. Mereka - mereka telah melalui proses persetujuan; itu telah disetujui. Dan mereka melakukannya - mereka mengerjakan, berbulan-bulan akan tersedia. Jadi kita akan dapat membuat obat itu tersedia dengan resep," kata Trump, dikutip dari situs CNN International.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [Shutterstock]
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [Shutterstock]

20 Maret 2020

Namun FDA menyebut pernyataan Trump ini kurang tepat. FDA belum menyetujui chloroquine untuk mengobati COVID-19.

Dilansir CNN International, Jumat (20/3/2020), FDA mengatakan bahwa mereka bekerja dengan pemerintah dan para akademik sedang menyelidiki apakah klorokuin dapat digunakan "untuk mengobati pasien dengan COVID-19 ringan hingga sedang untuk berpotensi mengurangi durasi gejala, serta pelepasan virus, yang dapat membantu mencegah penyebaran penyakit."

Studi sedang dilakukan. Komisaris FDA Stephen Hahn menekankan bahwa proses penelitian ini diperlukan meskipun situasi virus corona sangat mendesak.

"Kami juga harus memastikan produk ini efektif; jika tidak, kami berisiko merawat pasien dengan produk yang mungkin tidak berfungsi ketika mereka bisa mengejar perawatan lain yang lebih tepat," kata Hahn dalam pernyataan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Pesan Jutaan Avigan dan Chloroquine untuk Obati Pasien Corona

Jokowi Pesan Jutaan Avigan dan Chloroquine untuk Obati Pasien Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 19:11 WIB

Jokowi: Sudah Ada Obat untuk Corona, Akan Dibagikan dari Rumah ke Rumah

Jokowi: Sudah Ada Obat untuk Corona, Akan Dibagikan dari Rumah ke Rumah

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:31 WIB

Jokowi Minta Daerah Belum Terdampak Corona Perketat Protokol Kesehatan

Jokowi Minta Daerah Belum Terdampak Corona Perketat Protokol Kesehatan

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:30 WIB

CEK FAKTA: Presiden Donald Trump Pingsan saat Pidato karena Positif Corona?

CEK FAKTA: Presiden Donald Trump Pingsan saat Pidato karena Positif Corona?

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:19 WIB

Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintah yang Tanggap, Bukan Pintar di Sosmed

Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintah yang Tanggap, Bukan Pintar di Sosmed

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:20 WIB

Terkini

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB