CEK FAKTA: Benarkah Vladimir Putin Kerahkan 800 Singa untuk Awasi Warga?

Rendy Adrikni Sadikin | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 23 Maret 2020 | 11:11 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Vladimir Putin Kerahkan 800 Singa untuk Awasi Warga?
Unggahan Facebook (facebook)

Suara.com - Beredar sebuah postingan yang menyatakan Presiden Rusia, Vladimir Putin mengerahkan 800 ekor singa untuk operasi orang-orang yang masih di luar rumah.

Unggahan itu tersebar melalui akun jejaring sosial Facebook La***ati Ang***o dengan menyertakan foto seekor singa di jalanan.

“Mantap cara presiden Vladimir Putin, dengan menyebar hewan buas, supaya warganya tidak keluar rumah. Lain di Negara +62, bukan hewan buas yang di sebar malah kodok dan cebong yang di sebar” tulis akun tersebut.

Selain itu, pada foto tersebut juga terdapat sebuah narasi yang menyatakan, bahwa foto itu berasal dari Rusia.

"Rusia: Kurungan: Vladmir Putin telah menjatuhkan 800 singa di seluruh negeri untuk mendorong orang-orang untuk tinggal di rumah," tulis narasi dalam foto tersebut.

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id-- jaringan Suara.com Minggu (22/3/2020) menyebutkan bahwa Vladimir Putin mengerahkan binatang buas tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Foto tersebut bukan dari Rusia, namun dari Johannesburg, Afrika Selatan yang sudah diunggah sejak 2016.

Pada tahun 2016, seekor singa jantan yang berkeliaran di kota sempat menggegerkan warga setempat. Pasalnya singa itu tak hanya berkeliaran, namun juga menaiki kap mobil.

Dialihbahasakan dari Dailymail, singa tersebut ternyata bukan singa liar. Ia merupakan singa bernama Colombus yang sedang syuting film.

Berita dari Dailymail diterbitkan pada 15 April 2016, dengan judul: Paws at the traffic lights! Giant male lion is seen prowling around the streets of South Africa's biggest city (but it's not as dangerous as you'd think).

Berita Dailymail (dailymail.co.uk)
Berita Dailymail (dailymail.co.uk)

"Ini adalah momen seekor singa besar berkeliaran di jalanan kota terbesar Afrika Selatan pada tengah malam," tulis Dailymail.

"Tetapi penduduk kemudian diyakinkan bahwa singa, yang bernama Columbus, tidak liar dan telah dibawa oleh kru produksi untuk syuting" tambah Dailymail.

Kesimpulan

Informasi mengenai Presiden Rusia yang mengerahkan 800 agar orang tidak keluar rumah adalah salah. Informasi tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Koran Tempo Kabarkan Jakarta Lockdown?

CEK FAKTA: Benarkah Koran Tempo Kabarkan Jakarta Lockdown?

News | Sabtu, 21 Maret 2020 | 18:38 WIB

CEK FAKTA: Presiden Donald Trump Pingsan saat Pidato karena Positif Corona?

CEK FAKTA: Presiden Donald Trump Pingsan saat Pidato karena Positif Corona?

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 17:19 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Tentara AS Menempelkan Liurnya di Bus Wuhan?

CEK FAKTA: Benarkah Tentara AS Menempelkan Liurnya di Bus Wuhan?

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 14:21 WIB

Terkini

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang

News | Minggu, 12 April 2026 | 18:34 WIB

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:45 WIB

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

Bapanas Proyeksikan 7 Komoditas Pangan Pokok Bebas Impor pada 2026, Stok Beras Capai 16 Juta Ton!

News | Minggu, 12 April 2026 | 17:00 WIB

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

Doa Saja Tidak Cukup, Vatikan Minta Umat Katolik AS Bergerak Hentikan Perang Amoral Trump di Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:42 WIB

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

Andrie Yunus Berjuang Pulih: Jalani 5 Kali Operasi dan Cangkok Kulit Paha Akibat Teror Air Keras!

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:25 WIB

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

Iran Ungkap Alasan Gagalnya Perundingan dengan AS di Pakistan

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:22 WIB

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural

News | Minggu, 12 April 2026 | 16:08 WIB

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

Skandal Kakak-Beradik: KPK Duga Legislator Jatmiko Tahu Praktik Pemerasan Bupati Tulungagung!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:50 WIB

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:45 WIB

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

Pakistan Mendadak Kirim Jet Tempur ke Arab Saudi, Ada Apa?

News | Minggu, 12 April 2026 | 15:38 WIB