CEK FAKTA: Benarkah Obat Corona Pesanan Jokowi adalah Obat Pembunuh Janin?

Reza Gunadha | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2020 | 15:46 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Obat Corona Pesanan Jokowi adalah Obat Pembunuh Janin?
Unggahan Facebook mengenai Avigan (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan, Avigan yang dipesan Presiden Joko Widodo adalah obat pembunuh janin. Hal itu disebar oleh akun Facebook Soetris’no Love’athlete Lovemira’e.

Pada unggahan di Facebooknya, akun Soetris’no Love’athlete Lovemira’e membagikan screenshoot pesan WhatsApp.

Pesan tersebut melampirkan berita dari liputan6.com yang berjudul: Dipesan jokowi, Avigan Obat Corona Covid-19 Ditolak Korea Selatan.

Selain melampirkan berita liputan6.com, pesan WhatsApp itu, berbunyi:

“Ternyata obat pembunuh janin yang mau dibeli jutaan karton! Rakyat tentu bertanya, apa sebenarnya niat tulus rezim penguasa? Mau mengobati, apa kepingin genocide/pembunuhan massive jutaan bayi Indonesia penerus bangsa ini?"

Tidak hanya mengunggah foto screenshoot, akun Soetris’no Love’athlete Lovemira’e juga menuliskan, “Orang gila itu bebas cuk jancuuuuuk," pada Sabtu (21/3/2020).

Unggahan Facebook mengenai Avigan (Turnbackhoax.id)
Unggahan Facebook mengenai Avigan (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id-- jaringan Suara.com Selasa (24/3/2020) menyatakan, bahwa informasi yang diunggah akun Soetris’no Love’athlete Lovemira’e tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Setelah ditelusuri, artikel liputan6.com yang dilampirkan dalam pesan WhatsApp tersebut sama sekali tidak menyebutkan Avigan sebagai pembunuh janin.

Judul artikel dalam liputan6.com pun telah diganti menjadi “Korea Selatan Pilih Remdesivir Sebagai Obat Corona COVID-19”.

Dikutip dari Kompas.com, Avigan memang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil karena berpengaruh pada bentuk janin, sehingga pemakaiannya harus sangat hati-hati.

Media Jepang themainici.jp juga melansir Avigan memiliki efek samping baik pada laki-laki maupun perempuan yang sedang dalam program kehamilan.

Berita tentang Avigan dari media Jepang (sceenshoot/turnbackhoax.id)
Berita tentang Avigan dari media Jepang (sceenshoot/turnbackhoax.id)

Avigan sendiri merupakan obat antivirus yang dikembangkan oleh perusahaan Jepang, Fujifilm Toyama Chemical dan diproduksi oleh Zheijang Hisun Pharmaceutical.

Mulanya, Avigan dikonsumsi untuk mengobati flu, namun telah dijadikan pemulihan dan peningkat kondisi paru-paru pasien yang terinfeksi Covid-19.

Penggunaan Avigan untuk Covid-19 sebelumnya telah diuji oleh otoritas medis di China pada 340 pasien.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seruan Jokowi ke Seluruh Gubernur: Jaga Jarak Aman Termasuk Keluarga

Seruan Jokowi ke Seluruh Gubernur: Jaga Jarak Aman Termasuk Keluarga

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:22 WIB

CEK FAKTA: Presiden Italia Menangis Tak Bisa Kuburkan Korban Corona, Benar?

CEK FAKTA: Presiden Italia Menangis Tak Bisa Kuburkan Korban Corona, Benar?

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 14:23 WIB

Antisipasi PHK karena Corona, Jokowi akan Keluarkan Kartu Prakerja

Antisipasi PHK karena Corona, Jokowi akan Keluarkan Kartu Prakerja

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 12:56 WIB

Terkini

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB