ISIS Sebut Corona 'Siksaan Menyakitkan' dari Tuhan untuk Negara Barat

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 24 Maret 2020 | 16:47 WIB
ISIS Sebut Corona 'Siksaan Menyakitkan' dari Tuhan untuk Negara Barat
Ilustrasi ISIS. (Suara.com/Ema Rohimah)

Perlawanan terhadap ISIS ‘terganggu’

Wabah ini bisa dilihat sebagai penguatan atas teologi kelompok militan ISIS. Tak hanya itu, wabah ini juga memengaruhi upaya internasional untuk menahan ISIS usai kekalahannya tahun lalu.

Di Irak, NATO mengumumkan pada awal bulan ini bahwa mereka akan menunda pelatihan selama 60 hari dikarenakan adanya pandemi.

Akibatnya, Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan bahwa pihaknya akan mengurangi penempatan pasukan Inggris karena “tempo pelatihan telah menurun secara signifikan”.

Selain moratorium kegiatan pelatihan, anggota koalisi di Irak dan Suriah juga harus mengambil tindakan untuk mencegah pecahnya wabah di antara pasukan.

Meskipun para pejabat AS menyebut bahwa tindakan pencegahan tidak akan berdampak pada kelangsungan operasi militer, wabah ini sejatinya telah melemahkan upaya dalam menopang kapasitas lokal melawan ISIS.

“Jelas tidak terhindarkan bahwa pandemi virus corona ini akan mengalihkan perhatian dan sumber daya dari perjuangan melawan ISIS,” kata Colin P. Clarke, seorang peneliti senior di Soufan Center.

“Seluruh fokus dan perhatian yang diperlukan untuk terus berjuang melawan kelompok itu akan terganggu,” ujarnya.

Tapi para anggota ISIS juga akan rentan. Mereka jelas tidak kebal dari virus. Jika mengandalkan informasi kesehatan atau medis yang salah, yang sangat mungkin terjadi, mereka akan mudah kehilangan anggota karena terinfeksi virus”.

baca juga

Memanfaatkan kekacauan

Memang, kelompok militan itu pertengahan Maret lalu telah mengeluarkan imbauan resmi terkait Covid-19. Imbauan itu menyerukan kepada anggotanya menghindari perjalanan ke daerah yang terkena dampak Covid-19.

Sebaliknya, ISIS menyebut bahwa anggotanya akan menerima perlindungan dari ilahi jika mereka ikut terlibat dalam jihad.

Salah satu caranya, seperti disebutkan dalam imbauan itu adalah dengan melarikan atau meloloskan sesama anggota ISIS, istri dan anak-anak mereka dari penjara di wilayah tersebut.

Di Oktober, lebih dari 750 orang yang dicurigai memiliki hubungan dengan ISIS kabur dari kamp Ain Issa di timur laut Suriah, prestasi yang mereka capai dengan melakukan kerusuhan saat pasukan Kurdi diganggu oleh serangan Turki.

“Jika virus mulai menyebar ke seluruh penjara dan pusat-pusat penahanan, yang mungkin saja sudah terjadi, maka pihak berwenang yang ditugaskan mengelola tempat-tempat itu, termasuk Kurdi, juga akan terganggu dan terhambat dalam misi mereka,” kata Clarke, penulis buku After the Caliphate.

Inilah jenis gangguan yang dimaksud ketika ISIS mendesak anggota-anggotanya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membebaskan anggotanya dan keluarga mereka dari penjara di mana mereka “terancam oleh penyakit dan penindasan”.

Di Irak, sekitar 20.000 tersangka milisi ISIS dipenjara di seantero negeri. Jika ada dari mereka yang dibebaskan, maka hal tersebut dapat memperkuat kemampuan operasional ISIS dan membuat upaya terkoordinasi selama bertahun-tahun dalam menahan ISIS menjadi sia-sia.

“ISIS melihat pandemi ini sebagai kesempatan untuk melakukan eksploitasi,” kata peneliti Inggris al-Tamimi, “dengan semua kekacauan yang terjadi setelahnya.”

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebut Jokowi Kena Corona, Kakek-kakek di Sumbar Diangkut ke Jakarta

Sebut Jokowi Kena Corona, Kakek-kakek di Sumbar Diangkut ke Jakarta

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:45 WIB

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Corona

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Positif Corona

Jabar | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:42 WIB

Sebar Informasi Jokowi Positif Corona, Warga Payakumbuh Dibawa ke Jakarta

Sebar Informasi Jokowi Positif Corona, Warga Payakumbuh Dibawa ke Jakarta

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:39 WIB

Pelatih Tunggal Putra PDP Corona, PBSI Ajukan Tes Covid-19 Massal

Pelatih Tunggal Putra PDP Corona, PBSI Ajukan Tes Covid-19 Massal

Sport | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:38 WIB

Gedung BPSDM Jawa Timur Siapkan Ruangan Karantina Virus Corona

Gedung BPSDM Jawa Timur Siapkan Ruangan Karantina Virus Corona

Jatim | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:38 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Plaza Indonesia Tutup Sementara

Cegah Penyebaran Corona, Plaza Indonesia Tutup Sementara

Foto | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:30 WIB

Cegah Corona, Polda Metro Jaya Hentikan Sementara Jadwal Besuk Tahanan

Cegah Corona, Polda Metro Jaya Hentikan Sementara Jadwal Besuk Tahanan

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:30 WIB

Sampar Corona Menjalar ke NTB, Emak-emak Usia 50 Tahun Positif Terjangkit

Sampar Corona Menjalar ke NTB, Emak-emak Usia 50 Tahun Positif Terjangkit

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:30 WIB

Jenazah Positif Corona Ditolak Dimakamkan di Serpong, Warga Takut Tertular

Jenazah Positif Corona Ditolak Dimakamkan di Serpong, Warga Takut Tertular

Banten | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:21 WIB

Anak Nikah di Tengah Pandemi Virus Corona, Feni Rose: Tamu Langsung Pulang

Anak Nikah di Tengah Pandemi Virus Corona, Feni Rose: Tamu Langsung Pulang

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2020 | 16:15 WIB

Terkini

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Daftar Penjualan Mobil Mewah Juni dan Bocoran Amunisi Baru Jelang GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:58 WIB

Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini

Gagal Tembus Barikade Polisi, Massa Pendemo Berikan 3 Tuntutan Ini

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:56 WIB

Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda

Sempat Memanas, Massa Pendemo Coba Terobos Barikade Polisi Demi ke Patung Kuda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:51 WIB

Persis Solo Resmi Rekrut Feby Eka Putra, Bidik Promosi ke BRI Super League

Persis Solo Resmi Rekrut Feby Eka Putra, Bidik Promosi ke BRI Super League

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:50 WIB

Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

Sudah Masuk Ranah Pidana, KPK Ungkap Dasar Hukum Tolak Laporan Gratifikasi Raja Juli

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:45 WIB

4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV

4 Physical Sunscreen Heartleaf Cegah Kulit Sensitif Iritasi Akibat Sinar UV

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bebas dari Status Tersangka, Piche Kota Akui Alami Trauma: Saya Belum Bisa Kembali Normal

Bebas dari Status Tersangka, Piche Kota Akui Alami Trauma: Saya Belum Bisa Kembali Normal

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:42 WIB

BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin

BGN Pamer Opini WTP, Langsung Dicecar Ramai-ramai Anggota DPR: Jangan-jangan Dibikin-bikin

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:39 WIB

9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah

9 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Wajah

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:35 WIB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB

×