Direktur RS Persahabatan Bantah Perawatnya Diusir Warga di Indekos

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Rabu, 25 Maret 2020 | 20:21 WIB
Direktur RS Persahabatan Bantah Perawatnya Diusir Warga di Indekos
Dirut RSUP Persahabatan, Rita Rogaya di Jakarta (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Direktur Utama RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Rita Rogayah menjawab kabar bahwa perawat yang bertugas di rumah sakit tersebut menjadi korban pengusiran dari indekos.

Perawat RSUP Persahabatan diusir dari rumah indekosnya lantaran warga mengkhawatirkan yang bersangkutan menularkan virus corona Covid-19.

Rita mengatakan, kejadian sebetulnya adalah tidak benar-benar terjadi pengusiran. Ia mengklaim, para perawat merasa keberadaan mereka membuat kingkungan tempat tinggal menjadi tidak nyaman.

Padahal, lanjut Rita, perawat tidak perlu khawatir karena mereka sendiri telah dilengkapi alat pelindung diri (APD) setiap kali berkontak dengan pasien terkait Covid-19 saat bertugas di rumah sakit.

"Sehubungan dengan berita perawat rumah sakit umum pusat persahabatan yang diusir dari tempat kos, sebetulnya bukan demikian. Perawat-perawat kami yang berada di lingkungan tempat tinggal merasa lingkungan sudah tidak nyaman dengan keberadaan mereka. Hal ini harusnya tidak perlu terjadi karena perawat-perawat yang bertugas telah menggunakan APD lengkap sehingga sebetulnya mereka terhindar dari virus virus Covid-19," kata Rita kepada wartawan, Rabu (25/3/2020).

Rita mengungkapkan, banyak pihak yang menawarkan tempat tinggal bagi perawat, seiring munculnya informasi adanya pengusiran.

Kendati begitu, Rita berujar sebenarnya perawat maupun tenaga medis masih bisa menempati indekosnya seperti keadaan normal.

"Dengan berita ini telah banyak dukungan bantuan yang datang kepada kami untuk memberikan tempat kepada perawat-perawat tersebut saya ucapkan terima kasih Tapi sebetulnya mereka itu masih bisa tinggal di tempat kos-kos tersebut. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua donatur yang sudah membantu Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan," kata Rita.

Untuk diketahui, dokter dan perawan pasien virus corona ditolak tetangganya sendiri di Jakarta Timur. Warga sekitar dekat rumah mereka takut tertular virus corona.

baca juga

Kejadian itu diungkap Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Mereka mengemukakan penolakan.... selengkapnya klik di  sini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologis Dokter dan Perawat Pasien Virus Corona Ditolak Tetangga

Kronologis Dokter dan Perawat Pasien Virus Corona Ditolak Tetangga

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:24 WIB

Perawat Tidur di RS karena Diusir Warga, Jubir COVID-19: Lapor ke Pemda!

Perawat Tidur di RS karena Diusir Warga, Jubir COVID-19: Lapor ke Pemda!

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 15:21 WIB

Perawat Corona Diusir dari Kos, Pemerintah Didesak Carikan Rumah Sementara

Perawat Corona Diusir dari Kos, Pemerintah Didesak Carikan Rumah Sementara

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 14:45 WIB

Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:52 WIB

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:43 WIB

Geram Ada Kabar Perawat Diusir, Jubir COVID-19: Jangan Bikin Makin Sulit

Geram Ada Kabar Perawat Diusir, Jubir COVID-19: Jangan Bikin Makin Sulit

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 11:25 WIB

Bertaruh Nyawa Rawat Pasien Corona, Tenaga Medis: Bantu Kami dengan Doa

Bertaruh Nyawa Rawat Pasien Corona, Tenaga Medis: Bantu Kami dengan Doa

News | Rabu, 18 Maret 2020 | 16:54 WIB

Kabur Pekan Lalu, Pasien Positif Corona RS Persahabatan Sudah Dijemput Lagi

Kabur Pekan Lalu, Pasien Positif Corona RS Persahabatan Sudah Dijemput Lagi

News | Jum'at, 13 Maret 2020 | 17:20 WIB

Isu 4 Orang Terinfeksi Corona di RS Persahabatan, Kemenkes: Tidak Benar

Isu 4 Orang Terinfeksi Corona di RS Persahabatan, Kemenkes: Tidak Benar

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:01 WIB

Terkini

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

×