Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 25 Maret 2020 | 11:52 WIB
Heboh Perawat Diusir di Jakarta, IDI: Pemerintah Harus Tanggung Jawab!
Ilustrasi perawat. [Paolo Miranda/BBC]

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia atau IDI menanggapi adanya penolakan dari warga terhadap tenaga medis yang menangani pasien virus Corona COVID-19. Bahkan, kabarnya para perawat diusir oleh warga karena khawatir tertular virus mematikan tersebut. 

Terkait hal itu, IDI mendesak pemerintah untuk meyakinkan masyarakat bahwa petugas medis yang menangani pasien pandemi Covid-19 dilengkapi oleh alat pelindung diri atau APD.

Sehingga, stigma negatif masyarakat terhadap petugas medis hingga berujung penolakan dan pengusiran dari lingkungan warga tidak lantas terulang kembali.

Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Daeng Mohammad Faqih menilai dalam situasi seperti ini pemerintah harus bertanggungjawab untuk meyakinkan masyarakat.

Dengan begitu, stigma negatif masyarakat terhadap petugas medis yang menangani pasien Covid-19 itu tidak lantas berkembang hingga berbuah tindakan yang berlebihan terhadap garda terdepan penangan wabah tersebut.

"Pemerintah harus bertanggungjawab meyakinkan masyarakat bahwa petugas kesehatan yang bekerja terlindungi secara baik dan tidak terpapar atau tertular pasien," kata Daeng kepada Suara.com, Rabu (25/3/2020).

Daeng menyarankan salah satu bentuk tanggungjawab pemerintah itu sendiri, yakni dengan memastikan ketersediaan dan mendistribusikan APD secara cepat kepada pihak rumah sakit. Sehingga, kata dia, keamanan petugas medis pun dapat terjamin hingga keyakinan di tengah masyarakat pun akan tumbuh.

"Caranya cepat cukupi APD ke petugas kesehatan," katanya.

Diketahui, penolakan terhadap tenaga medis, baik dokter maupun perawat, setelah virus corona atau Covid-19 mewabah terus terjadi di lingkungan domisili.

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengemukakan penolakan oleh tetangga terjadi di lingkungan tenaga medis yang berdomisili tinggal di salah satu wilayah Jakarta Timur terjadi sejak Minggu (22/3/2020).

"Laporan ini kami terima pada Minggu (22/3/2020) lalu. Tidak hanya perawat tapi juga dokter di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan," kata Ketua Umum PPNI Harif Fadhilah seperti dilansir Antara pada Rabu (25/3/2020) pagi.

Akibatnya, tenaga medis perawat pasien Covid-19 tersebut kini harus ditampung sementara di salah satu gedung RSUP Persahabatan sebagai tempat tinggal sementara mereka.

Meski begitu, Harif tak menyebut jumlah dokter dan perawat yang mengalami kondisi itu. Namun, kejadian tersebut dipastikan baru diketahui terjadi di lingkungan RSUP Persahabatan, kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

"Saya baru mendapatkan laporan di RSUP Persahabatan saja. Domisili mereka tinggal ada di sekitar RSUP Persahabatan, di sekitar Jakarta Timur," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

Diusir Warga karena Corona, Perawat Terpaksa Tidur di RS Persahabatan

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 11:43 WIB

Miris! Tenaga Medis RS Persahabatan Ditolak Warga di Wilayah Domisilinya

Miris! Tenaga Medis RS Persahabatan Ditolak Warga di Wilayah Domisilinya

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 10:41 WIB

Hits: 6 Dokter Meninggal Karena Covid-19, Hoaks Kumur Air Garam dan Cuka

Hits: 6 Dokter Meninggal Karena Covid-19, Hoaks Kumur Air Garam dan Cuka

Health | Selasa, 24 Maret 2020 | 09:58 WIB

6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

6 Dokter Meninggal karena Virus Corona Covid-19, IDI Sampaikan Belasungkawa

Health | Senin, 23 Maret 2020 | 22:24 WIB

IDI Serukan Dokter Umum dan Spesialis Jadi Relawan Lawan Virus Corona

IDI Serukan Dokter Umum dan Spesialis Jadi Relawan Lawan Virus Corona

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 18:18 WIB

Satgas Covid-19 IDI Soroti Fenomena Gunung Es Kasus Corona di Indonesia

Satgas Covid-19 IDI Soroti Fenomena Gunung Es Kasus Corona di Indonesia

Health | Jum'at, 20 Maret 2020 | 15:00 WIB

RS Rujukan Corona Tidak Siap, Wartawan Mau Berobat Malah Ditolak

RS Rujukan Corona Tidak Siap, Wartawan Mau Berobat Malah Ditolak

News | Senin, 16 Maret 2020 | 12:49 WIB

Hits: Cara Diet 3 Bulan Turun 13 Kg, Persiapan Penting Sebelum Lockdown

Hits: Cara Diet 3 Bulan Turun 13 Kg, Persiapan Penting Sebelum Lockdown

Lifestyle | Minggu, 15 Maret 2020 | 19:31 WIB

Gojek Sebut yang Kabur Karena Corona Bukan Mitranya

Gojek Sebut yang Kabur Karena Corona Bukan Mitranya

News | Sabtu, 14 Maret 2020 | 22:37 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB