Babak Baru Perseteruan China vs AS: soal Penyebab dan Pasien 0 Covid-19

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Kamis, 26 Maret 2020 | 15:16 WIB
Babak Baru Perseteruan China vs AS: soal Penyebab dan Pasien 0 Covid-19
Ilustrasi. (Shutterstock)

Sementara itu, meski para ilmuwan belum menemukan bukti kuat tentang asal mula virus tersebut, politikus AS berpendapat bahwa virus corona adalah murni "Made in China".

Sebelumnya, seorang diplomat China Zhao Lijian pernah melempar pernyataan bahwa ia mencurigai seorang tentara perwakilan AS yang mengikuti pertandingan militer dunia telah membawa virus corona baru ke Wuhan.

Zhao mendesak agar AS segera mengungkap informasi dan menerapkan transparansi pada kasus virus corona ini.

Amerika membantah

Semua klaim tersebut lantas dibantah AS melalui Kementerian Luar Negeri mereka.

"China berusaha untuk menangkis kritik karena perannya dalam memulai pandemi global dan tidak memberi tahu dunia. Menyebarkan teori konspirasi itu berbahaya dan konyol," kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada ABC News.

Amerika memanggil Duta Besar China ke Departemen Luar Negeri pada Jumat (20/3/2020).

"Kami ingin memberi tahu pemerintah bahwa kami tidak akan mentolerirnya demi kebaikan rakyat China dan dunia," lanjut pejabat tersebut.

Sementara itu, wakil presiden senior untuk Asia di Pusat Kajian Strategis dan Internasional, Michael Green mengatakan, kabar tentara AS yang menjadi pasien nol virus corona semata adalah propaganda China.

baca juga

"Ada kampanye propaganda di media sosial China untuk menyalahkan Barat, menyalahkan CIA, dan ada garis propaganda yang sangat disengaja dibuat oleh pemerintah China. Ini untuk menunjukkan bahwa China lebih unggul dari Barat," kata Green.

Kekinian, pemerintahan Trump telah meningkatkan tensi hubungan diplomasi publiknya untuk mengungkap asal usul pasien nol tersebut.

Victor Shih, Associate Professor di University of California mengatakan kepada New York Times, teori China tersebut kemungkinan besar merupakan upaya untuk mengalihkan dan menangkis kesalahan.

Kemungkinan terburuknya adalah, Shih menambahkan, sejumlah pejabat membuat ide dan teori ini untuk membuat para pemimpin dunia mempercayainya.

"Kalau para pemimpin benar-benar percaya pada kesalahan pemerintah AS, itu mungkin secara dramatis bisa memperburuk hubungan bilateral," kata Shih.

Catatan redaksi: artikel ini sekaligus menggantikan artikel sebelumnya berjudul "Pasien 0 Alias Manusia Pertama Positif Corona Ditemukan, Diduga Tentara AS", yang terbit hari Rabu 26 Maret 2020 di Suara.com. Kami mencabut artikel itu karena judulnya mengandung kesalahan kesimpulan atas pemberitaan. Dalam artikel terbaru, selain membuat ulang artikel sebelumnya, kami juga melakukan penambahan  materi dari sumber lain. Demikian kami meminta maaf kepada publik atas kesalahan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikan Alat Kesehatan ke Tenaga Medis, Prabowo: Kaulah Pahlawan Saat Ini

Berikan Alat Kesehatan ke Tenaga Medis, Prabowo: Kaulah Pahlawan Saat Ini

News | Senin, 23 Maret 2020 | 13:17 WIB

Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur

Pandemi Virus Corona Covid-19 Meluas ke Amerika Selatan hingga Eropa Timur

Health | Kamis, 12 Maret 2020 | 15:37 WIB

Jenderal Iran: Virus Corona adalah Senjata Biologi Buatan Amerika

Jenderal Iran: Virus Corona adalah Senjata Biologi Buatan Amerika

News | Jum'at, 06 Maret 2020 | 13:21 WIB

Sebut Wuhan Masih Diisolasi, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Tiga WNI

Sebut Wuhan Masih Diisolasi, Pemerintah Belum Berencana Pulangkan Tiga WNI

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 14:51 WIB

Eks Intelijen TNI Sebut Virus Corona Bukan Senjata Biologis

Eks Intelijen TNI Sebut Virus Corona Bukan Senjata Biologis

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 10:03 WIB

Terkini

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:24 WIB

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:23 WIB

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:19 WIB

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:18 WIB

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:04 WIB

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:45 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:42 WIB

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:32 WIB