Khawatir Tularkan Corona, Anies: Tim Medis Tak Ingin Pulang ke Rumah

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 26 Maret 2020 | 16:00 WIB
Khawatir Tularkan Corona, Anies: Tim Medis Tak Ingin Pulang ke Rumah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan penundaan Formula E 2020 Jakarta dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Rabu (11/3/2020). [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kegelisahan yang dimiliki oleh para petugas medis selama bekerja menangan pasien corona atau Covid-19. Anies mengatakan banyak dari mereka memilih untuk tidak pulang ke rumahnya.

Anies menuturkan para petugas medis merasa khawatir jika pulang, mereka tanpa sadar sudah terjangkit corona. Lalu ketika di rumah, akhirnya orang-orang di rumah justru tertular.

"Sebagian dari mereka juga merasa perlu untuk tidak pulang ke rumah, karena khawatir nanti kalau pulang punya risiko," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (26/3/2020).

Karena itu, ia menyediakan tempat penginapan khusus bagi para petugas medis mulai dari dokter hingga perawat.

Dengan demikian, kebutuhan tempat tinggalnya terpenuhi tapi tak perlu khawatir orang di rumah akan risiko corona.

"Mereka tidak harus jauh-jauh pulang ke rumah. Dan keluarga pun merasa tenang," jelasnya.

Menurut Anies, setelah petugas medis menangani pasien corona untuk sementara tidak pulang ke rumah juga akan membuat keluarganya tenang. Mereka tak perlu khawatir akan kondisi saudara atau orang tuanya yang tengah berjuang melawan corona.

"Karena keluarganya, ayahnya, ibunya, adiknya, kakaknya yang sedang bekerja keras menghadapi ini punya tempat tinggal yang nyaman dan layak," pungkasnya.

Untuk diketahui, Anies telah mengubah peruntukan Hotel Grand Cempaka Business menjadi penginapan untuk tenaga medis yang menangani pasien corona atau Covid-19 di ibu kota. Hotel itu merupakan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PT. Jakarta Tourisindo.

baca juga

Anies mengatakan kebijakan ini diambil until mendukung para tim medis agar lebih aman melawan corona. Menurutnya mereka memiliki risiko tertinggi tertular virus dari China itu.

Kebijakan ini diungkap Anies melalui akun instagramnya @aniesbaswedan. Hotel itu akan mulai jadi tempat penginapan tim medis hari ini, Kamis (26/3/2020).

"Hotel Grand Cempaka Business milik BUMD PT. Jakarta Tourisindo, diubah dan dioperasikan sebagai tempat peristirahatan bagi para tenaga medis di Jakarta yang sedang berjuang keras mengalahkan wabah COVID-19," ujar Anies lewat akunnya, Kamis (26/3/2020).

Anies mengatakan hotel itu memiliki fasilitas 220 kamar berisi 414 tempat tidur. Ratusan tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu disebutnya sudah mulai menempati hotel itu.

"Hari ini, 138 tenaga medis dari RSUD Tarakan dan RSUD Pasar Minggu mulai menempati hotel Grand Cempaka Business. Ratusan lainnya akan segera menyusul," jelasnya.

Selain penginapan, para tenaga medis juga mendapatkan konsumsi setiap harinya. Selain itu ada juga fasilitas bilik untuk sterilisasi petugas hingga penyemprotan desinfektan setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empati, Federer Donasikan Rp 16,7 Miliar untuk Keluarga Terdampak Covid-19

Empati, Federer Donasikan Rp 16,7 Miliar untuk Keluarga Terdampak Covid-19

Sport | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:58 WIB

Darah Penyintas Virus Corona Jadi Obat Pasien yang Masih Sakit, Bisakah?

Darah Penyintas Virus Corona Jadi Obat Pasien yang Masih Sakit, Bisakah?

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:59 WIB

Geger Ditemukan Mayat Nelayan di Pangandaran, Tim SAR Evakuasi Pakai Masker

Geger Ditemukan Mayat Nelayan di Pangandaran, Tim SAR Evakuasi Pakai Masker

Jabar | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:52 WIB

Lakukan Aksi Sosial, Tommy Kurniawan Hampir Diomeli Istri

Lakukan Aksi Sosial, Tommy Kurniawan Hampir Diomeli Istri

Entertainment | Kamis, 26 Maret 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

×