Lansia Rentan Kena Corona, Panti Jompo di Jakpus Lockdown 4 Bulan

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 27 Maret 2020 | 18:36 WIB
Lansia Rentan Kena Corona, Panti Jompo di Jakpus Lockdown 4 Bulan
Ilustrasi. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Virus Corona atau Covid-19 semakin meluas di Jakarta setiap harinya seiring dengan bertambahnya jumlah pasien yang terjangkit. Kalangan lanjut usia (Lansia) menjadi yang paling rentan terkena virus dari China ini.

Menanggapi hal ini, sejumlah panti jompo di Jakarta mulai mengambil tindakan pencegahan. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Panti jompo Sasana Tresna Werdha Karya Kasih.

Pengurus panti, Bernardete mengatakan ada 30 Lansia bersama 12 suster yang tinggal di tempat itu. Untuk mencegah penghuni tak terkena corona, pihaknya menutup kunjungan dari luar untuk sementara.

Bernardete mengatakan tindakan yang diambil oleh panti di kawasan Kramat Kwitang, Jakarta Pusat ini sudah diambil sejak awal Maret. Tamu hingga keluarga tak diperkenankan untuk berkunjung.

Bahkan, pihaknya juga menutup pendaftaran Lansia untuk sementara waktu. Pengelola tak ingin menambah jumlah penghuni untuk sekarang ini sampai corona mereda.

"Untuk saat ini kami tidak terima tamu, pintu gerbang tidak dibuka. Lalu untuk oma-oma baru yang mau masuk dan tinggal di sini, kami belum menerima, mungkin sampai Juni - Juli baru menerima oma baru lagi," ujar Bernadete saat dihubungi, Jumat (27/3/2020).

Tak hanya kunjungan, kegiatan para Lansia juga dikurangi. Kegiatan jalan-jalan sore yang biasa dilakukan tiga kali sehari untuk sementara ditiadakan.

"Karena virus corona ini kan rentan untuk mereka. Jadi mereka tidak boleh berada di luar kompleks. Lebih baik oma-oma tinggal di dalam 24 jam," jelasnya.

Terkait kebijakan ini, para penghuni panti disebutnya tidak merasa keberatan. Para Lansia ini juga disebutnya menyadari akan bahaya corona sekarang ini bagi mereka.

"Enggak ada (yang keberatan) karena oma-oma di sini semuanya mandiri jadi mereka nonton televisi dan mereka tahu keadaan di luar seperti apa," kata dia.

Namun pengelola tetap mengadakan kegiatan senam pagi setiap harinya agar para Lansia tetap bugar. Selain itu pihaknya juga menyediakan vitamin bagi para orang tua ini.

"Setiap pagi harus senam lansia. terus berjemur satu atau dua jam. Setiap jam 8 sampai 10 pagi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Pandemi Corona di Bogor: 2 PDP Meninggal, Pasien Positif Tambah 2

Update Pandemi Corona di Bogor: 2 PDP Meninggal, Pasien Positif Tambah 2

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2020 | 18:24 WIB

Guru Besar UI Surati Jokowi Minta Lockdown Daerah Zona Merah Corona

Guru Besar UI Surati Jokowi Minta Lockdown Daerah Zona Merah Corona

Jabar | Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:35 WIB

Perantau Asal Tegal Tolak Kampungnya di-Lockdown: Sangat Lebay!

Perantau Asal Tegal Tolak Kampungnya di-Lockdown: Sangat Lebay!

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:25 WIB

Pasien Positif Corona Tembus 1.046 Orang, Mulai Jaga Jarak 1,5 Meter

Pasien Positif Corona Tembus 1.046 Orang, Mulai Jaga Jarak 1,5 Meter

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:06 WIB

Nyaris di Angka 100, Pasien Meninggal karena Corona Capai 87 Orang

Nyaris di Angka 100, Pasien Meninggal karena Corona Capai 87 Orang

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 16:01 WIB

Update Corona 27 Maret 2020, Pasien Positif Corona Tembus 1.046 Orang

Update Corona 27 Maret 2020, Pasien Positif Corona Tembus 1.046 Orang

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:55 WIB

Lockdown, Wong Tegal di Jakarta: Pengin Pulang Tapi Kondisinya Begini

Lockdown, Wong Tegal di Jakarta: Pengin Pulang Tapi Kondisinya Begini

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 15:34 WIB

Gagal Mudik Lebaran, Bos Warteg di Depok Sedih Kampungnya Di-Lockdown

Gagal Mudik Lebaran, Bos Warteg di Depok Sedih Kampungnya Di-Lockdown

News | Jum'at, 27 Maret 2020 | 11:52 WIB

Terkini

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

BNI Pastikan Proses Pengembalian Dana Aek Nabara Sesuai Perkembangan Penyidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:07 WIB

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB