Cuitan Dicuekin Jokowi, Jurnalis Otomotif Meninggal karena Virus Corona

Dwi Bowo Raharjo, Husna Rahmayunita

Sabtu, 28 Maret 2020 | 16:51 WIB
Cuitan Dicuekin Jokowi, Jurnalis Otomotif Meninggal karena Virus Corona
Ilustrasi jenazah (Shutterstock).

Suara.com - Kabar duka datang dari jurnalis otomotif senior Willy Dreeskandar yang meninggal dunia pada Kamis (26/3/2020). Willy tutup usia setelah dinyatakan sebagai pasien dalam pantauan (PDP) virus corona atau Covid-19.

Kabar meninggalnya Willy meninggalkan duka cita mendalam bagi khalayak. Sebab diketahui, sebelum menghembuskan napas terakhir, mantan pemimpin redaksi Tabloid MotorPlus (bagian dari Otomotif Group, Kompas Gramedia) itu  sempat membagikan unggahan lewat akun Twitter pribadinya, @WillyF16.

Dalam unggahan yang dibagikan pada Sabtu (21/3/2020), Willy membalas salah satu unggahan akun @jokowi. Ia menceritakan kondisinya yang tengah sakit dan membutuhkan rumah sakit rujukan.

Pasalnya, tidak mendapat penanganan intensif dari rumah sakit yang sebelumnya dituju. Untuk itu, ia menuliskan nama Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto dalam cuitannya tersebut, berharap mendapat pertolongan.

"Pak Jokowi & Dr Terawan. Semoga Bapak-bapak sehat. Pak, mohon bantuannya RS rujukan. Saya ke RSUD Kab Tangerang, 5 jam tanpa tindakan. Saya tidak kuat. Sekarang saya di Eka Jaya Hospital, BSD. Harus balik lagi ke RSUD. Mohon maaf merepotkan. Terima kasih. Willy Dreeskandar. 087845198383 / 082211555516," demikian cuitan Willy seperti dikutip Suara.com, Sabtu (28/3/2020).

eeskandar sempat memention akun @jokowi untuk memintan bantuan. (Twitter/@WillyF16)
eeskandar sempat memention akun @jokowi untuk memintan bantuan. (Twitter/@WillyF16)

Curhatan Willy tersebut kekinian mendapat perhatian warga Twitter. Salah satunya pemilik akun @sandalista1789 yang membagikan ulang cuitan tersebut.

Akun tersebut menyesalkan admin akun @jokowi yang tidak memberikan respons kepada unggahan Willy yang saat itu berada dalam situasi darurat.

"Penulis twit yang tak direspoms admin akun @jokowi ini telah meninggal dunia sebagai pasien PDP corona. R.I.P," tulisnya.

Sejak dibagikan, cuitan tersebut telah mendapat lebih dari 12 ribu retweets dan 964 likes dari warga Twitter. Tak sedikit dari mereka yang menyesalkan kejadian itu dan mengucap bela sungkawa untuk kepergian Willy.

baca juga

"Sebagai rasa simpati turut berduka cita buat almarhum, buat keluarga agar kuat dan bisa menerima keadaan yang sangat pahit sekali yang dialami almarhum. Salam hormat," kata @dhie_rhany.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Semoga diterima segala amal ibadahnya diampuni segala dosanya," timpal @niewiw_wiyono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wanita di Padang Meninggal Corona, Dilarang Dikubur Dekat Sumber Air

Wanita di Padang Meninggal Corona, Dilarang Dikubur Dekat Sumber Air

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 15:02 WIB

Aktivitas Pabrik Masih Berjalan, Honda Pantau Perkembangan COVID-19

Aktivitas Pabrik Masih Berjalan, Honda Pantau Perkembangan COVID-19

Otomotif | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:58 WIB

Wabah Corona, Work From Home dan Jakarta Sepi

Wabah Corona, Work From Home dan Jakarta Sepi

Video | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:30 WIB

Dokter Spanyol Harus Pilih Pasien yang Diselamatkan dan Dibiarkan Meninggal

Dokter Spanyol Harus Pilih Pasien yang Diselamatkan dan Dibiarkan Meninggal

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 14:27 WIB

Terkini

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

×