CEK FAKTA: Benarkah 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona?

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 30 Maret 2020 | 18:54 WIB
CEK FAKTA: Benarkah 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona?
Cek Fakta, Klaim 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona (turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar informasi yang mengeklaim bahwa terdapat 59 orang jemaat gereja tewas karena minum Dettol demin mencegah penularan virus corona atau Covid-19.

Klaim ini terdapat dalam artikel berjudul “59 Orang Jemaat Gereja Tew4s Minum Dettol demi Cegah C0R0NA” yang diunggah di situs nuansakeluargaislam.blogspot.com pada 25 Maret 2020.

Berikut kutipan artikel tersebut:

“Seorang pemuka agama di Afrika Selatan, Rufus Phala diduga memberi para anggotanya Dettol, sejenis antiseptic untuk obat luar. Mereka meminum Dettol sebagai obat pencegahan bagi virus corona atau Coronavirus dan juga sebagai tanda iman selama kebaktian gereja. Sejumlah 59 orang dipastikan tewas, sedangkan 4 lainnya dalam kondisi kritis setelah minum Dettol. Saat ini polisi sedang menyelidiki insiden itu. Menurut polisi, pengikut Rufus Phala yang mengaku seorang nabi sudah tertipu dan dibuat percaya, bahwa dettol akan menjauhkan mereka dari tertular virus Corona yang mematikan dan penyakit lainnya.”

Cek Fakta, Klaim 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona (turnbackhoax.id)
Cek Fakta, Klaim 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona (turnbackhoax.id)

Dalam artikel itu juga ditunjukkan foto seorang wanita minum cairan berwarna merah dari botol dengan kemasan berlogo Dettol.

Benarkah 59 orang jemaat Gereja tewas minum Dettol demi mencegah corona?

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran turnbackhoax.id---jaringan Suara.com, Senin (30/3/2020), klaim bahwa ada jemaat Gereja tewas setelah minum Dettol demi cegah Virus Corona COVID-19 adalah informasi yang salah.

Foto yang dipakai dalam artikel tersebut juga tidak membuktikan kebenaran klaim.

Gambar aslinya telah diunggah di situs citizen.co.za yang beroperasi di Guateng, Afrika Selatan, pada 9 Desember 2016 dalam artikel “Another pastor strikes, makes congregants drink Dettol”.

Situs tersebut menjelaskan, peristiwa jemaat diminta minum cairan Dettol terjadi di Gereja Kristen Spiritual AK di Makgodu, Limpopo, Afrika Selatan.

Penjelasan Cek Fakta, Klaim 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona (turnbackhoax.id)
Penjelasan Cek Fakta, Klaim 59 Jemaat Gereja Tewas Minum Dettol demi Cegah Corona (turnbackhoax.id)

Diceritakan, ada pendeta bernama Rufus Phala yang mengaku nabi. Dia melakukan pengobatan masal untuk mengatasi virus ebola.

Phala mengetahui bahwa Dettol adalah cairan berbahaya untuk dikonsumsi. Namun, ia mengaku mendapat perintah dari Tuhan untuk menggunakannya. Phala mengeklaim bahwa ada jemaat yang telah sembuh setelah meminum cairan tersebut.

Sementara itu, situs pencari fakta OpIndia memastikan bahwa peristiwa jemaat minum Dettol terjadi pada 2016.

Namun mereka tidak menemukan sumber kredibel yang menyebutkan ada 59 kematian akibat peristiwa tersebut. Situs Kenya Report yang pertama melaporkan justru telah menarik pemberitaan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Taruh Obat Amoxicilin di Tandon Air Cegah Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Taruh Obat Amoxicilin di Tandon Air Cegah Corona?

News | Minggu, 29 Maret 2020 | 16:30 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Tanggal 23 Maret Sampai 3 April Adalah Puncak Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Tanggal 23 Maret Sampai 3 April Adalah Puncak Corona?

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 20:39 WIB

CEK FAKTA: Datang ke RI, Benarkah Tim Medis China Mau Bantu Atasi Covid-19?

CEK FAKTA: Datang ke RI, Benarkah Tim Medis China Mau Bantu Atasi Covid-19?

News | Sabtu, 28 Maret 2020 | 17:35 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Melayat Mengundang Kerumunan?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Melayat Mengundang Kerumunan?

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 11:39 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Beli APD dari China Pakai Uang Pribadi?

CEK FAKTA: Benarkah Prabowo Beli APD dari China Pakai Uang Pribadi?

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 16:22 WIB

Cek Fakta: Benarkah Spanyol Kehabisan Ranjang Rumah Sakit Akibat Corona?

Cek Fakta: Benarkah Spanyol Kehabisan Ranjang Rumah Sakit Akibat Corona?

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 17:30 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Obat Corona Pesanan Jokowi adalah Obat Pembunuh Janin?

CEK FAKTA: Benarkah Obat Corona Pesanan Jokowi adalah Obat Pembunuh Janin?

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 15:46 WIB

Terkini

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB