Modus Baru Perampok Semprot Disinfektan, Warga Jakarta Harus Waspada

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Rabu, 01 April 2020 | 13:16 WIB
Modus Baru Perampok Semprot Disinfektan, Warga Jakarta Harus Waspada
Ilustrasi. (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Suara.com - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto menyampaikan pihaknya akan melakukan patroli Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas guna mewaspadai perampokan dengan modus berpura-pura menjadi petugas penyemprotan disinfektan di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19.

Di sisi lain, imbauan kepada masyarakat untuk mewaspadai atas adanya perampokan bermodus semacam itu pun terus digencarkan.

"Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada, dan kami juga lakukan patroli Bhabinkamtibmas," kata Heru saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2020).

Heru mengklaim polisi hingga kini belum menemukan laporan dari warga terkait pelaku perampokan dengan modus menjadi petugas penyemprot cairan disinfektan.

Di sisi lain, pihaknya juga belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya perampokan dengan modus tersebut.

"Belum ada yang bikin laporan di wilayah pusat," katanya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis mengungkapkan ada modus perampokan baru yang memanfaatkan situasi dan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19.

Idham berujar, ada sebagian dari pelaku kejahatan yang melakukan perampokan rumah dengan berpura-pura melakukan penyemprotan cairan disinfektan di lingkungan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19.

Modus baru itu diungkapkan Idham saat mengikuti rapat dengar pendapar secara virtual dengan Komisi III DPR.

baca juga

"Bahkan ada modus terbaru yang bapak biar tahu, pura-pura dia datang pakai APD mau nyemprot, mau bagiin rumah tahu-tahunya merampok. Itu juga sudah kami siapkan satgasnya," kata Idham, Selasa (31/3/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Jasad per Hari, Curhat Penggali Kubur Corona Kewalahan hingga Ketakutan

15 Jasad per Hari, Curhat Penggali Kubur Corona Kewalahan hingga Ketakutan

News | Rabu, 01 April 2020 | 13:05 WIB

Awas! Pelanggar PSBB Bisa Dihukum 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

Awas! Pelanggar PSBB Bisa Dihukum 1 Tahun Penjara dan Denda Rp 100 Juta

News | Rabu, 01 April 2020 | 13:01 WIB

Sempat Tertinggi di Januari, Kunjungan WNA China Terus Merosot Hingga Maret

Sempat Tertinggi di Januari, Kunjungan WNA China Terus Merosot Hingga Maret

News | Rabu, 01 April 2020 | 12:53 WIB

Menkumham Bebaskan 30 Ribu Napi saat Pandemi Corona, Negara Hemat Rp 260 M

Menkumham Bebaskan 30 Ribu Napi saat Pandemi Corona, Negara Hemat Rp 260 M

News | Rabu, 01 April 2020 | 12:20 WIB

Babak Belur karena Corona, Ekonomi Indonesia Diperkirakan Minus 0,4 Persen

Babak Belur karena Corona, Ekonomi Indonesia Diperkirakan Minus 0,4 Persen

Bisnis | Rabu, 01 April 2020 | 12:14 WIB

Dokter Paru RS Persahabatan: Masker Kain Mampu Cegah Penularan Covid-19

Dokter Paru RS Persahabatan: Masker Kain Mampu Cegah Penularan Covid-19

News | Rabu, 01 April 2020 | 12:12 WIB

Keluarga Dilarang Mendekat, Cara Pasien Corona Dikubur di Pondok Ranggon

Keluarga Dilarang Mendekat, Cara Pasien Corona Dikubur di Pondok Ranggon

News | Rabu, 01 April 2020 | 11:44 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×