Update Rapid Test di Jakarta, 299 Orang Positif Virus Corona

Pebriansyah Ariefana, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 01 April 2020 | 19:42 WIB
Update Rapid Test di Jakarta, 299 Orang Positif Virus Corona
Sejumlah kendaraan melintas di Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Rabu (1/4). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan rapid test atau pemeriksaan corona secara massal. Tes ini dilakukan di enam wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi Jakarta.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan ada 18.077 orang yang mengikuti rapid test ini. Tes ini dilakukan oleh tim kesehatan hingga tingkat Puskesmas yang menerima distribusi alat ini.

"Sebanyak 18.077 orang telah menjalani rapid test" ujar Dwi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2020).

Dwi mengatakan pemeriksaan uji corona dengan alat itu sudah rampung. Hasilnya, ada 299 orang yang dinyatakan positif corona.

"Dari total tersebut, rinciannya 299 orang dinyatakan positif COVID-19," tuturnya.

Kendati demikian, para pasien positif corona itu akan dites lagi dengan tahapan swab PCR. Tujuannya untuk mendapatkan hasil yang lebih valid apakah mereka benar terjangkit corona atau tidak.

Selain itu, 17.778 orang sisanya yang mengikuti rapid test dinyatakan negatif corona.

"17.778 orang dinyatakan negatif," pungkasnya.

Sementara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku rapid test yang dilakukan berbeda dengan yang lainnya. Alat yang digunakan ditambah dengan sebuah serum.

baca juga

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan Cara menggunakan alat rapid test pun berbeda-beda tergantung pada merknya. Saat ini, Pihaknya memiliki alat rapid test yang penggunaannya memakai darah lipat siku (whole blood) atau serum.

“Proses yang kami terapkan dalam rapid test adalah pengambilan darah dari lipatan siku. Darah tersebut perlu diputar di dalam tabung centrifuge dengan menunggu selama 15 menit, sehingga menghasilkan serum," ujar Widyastuti.

Ia menjelaskan serum itu adalah cairan di atas bekuan darah yang bertindak sebagai antibodi atau sistem pertahanan tubuh. Karena COVID-19 menyerang sistem pertahanan tubuh, maka dengan serum menjadi antibodi, pendeteksian corona lebih mudah diketahui.

"Kemungkinan positif terhadap penyakit pun lebih tinggi daripada darah yang diteteskan langsung,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakunya Belajar Bareng saat Corona, Terpergok Bugil sama Pacar di Indekos

Ngakunya Belajar Bareng saat Corona, Terpergok Bugil sama Pacar di Indekos

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:38 WIB

Gawat Hasil Rapid Test di Depok, 65 Orang Positif Virus Corona

Gawat Hasil Rapid Test di Depok, 65 Orang Positif Virus Corona

Jabar | Rabu, 01 April 2020 | 19:33 WIB

Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga

Soal PSBB, Pemerintah Diminta Tak Ingkar Janji Penuhi Kebutuhan Pokok Warga

News | Rabu, 01 April 2020 | 19:28 WIB

Dampak Work From Home, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

Dampak Work From Home, Kualitas Udara di Jakarta Membaik

Foto | Rabu, 01 April 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×