Meninggal karena Corona, Bos Perusahaan di Batam Tulis Pelayanan Buruk

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 02 April 2020 | 07:42 WIB
Meninggal karena Corona, Bos Perusahaan di Batam Tulis Pelayanan Buruk
Ilustrasi pemakaman jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yakni membungkusnya menggunakan plastik. (FOTO ANTARA/Dok)

Suara.com - Pasien positif Covid-19 di Batam, Judy Risdianto, menuliskan di status facebook miliknya terkait bertapa buruknya pelayanan di RSUD Embung Fatimah, Kota Batam, Kepri. Tulisan tersebut dibuat setelah beberapa hari Judi dirawat, dan akhirnya kecewa dengan pelayanan di RS tersebut.

Seperti dikutip dari Batamnews.co.id - jaringan Suara.com Kamis (2/4/2020), Country Manager PT Bereau Veritas Marine itu akhirnya tak kuasa melawan deraan virus corona yang menggerogoti paru-parunya. Judy meninggal dunia tanpa seorang pun di sisinya.

Semula Judy berjanji akan bercerita panjang lebar bagaimana rasanya sakit terkena virus corona.

"Mau tahu rasanya kena corona? Nggak usahlah, biar aku saja, nanti aku ceritakan." Begitu penggalan tulisan di status Faceboonya, sehari setelah ia dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Saat itu semangat Judy masih tinggi. Ia pun mendapat semangat dan doa dari teman-temannya.

Namun Judy ternyata dirawat hanya sekitar tujuh hari. Judy yang merupakan bos di perusahaan tersebut, akhirnya meninggal dunia.

Judy diketahui masuk ke RSUD Embung Fatimah pada 23 Maret. Ia meninggal dunia pada 30 Maret.

Kondisi Judy sempat memprihatinkan. Diduga ia tak mendapat perawatan yang layak di RSUD Embung Fatimah.

Buruknya pelayanan itu diceritakan Judy kepada kerabatnya. Bahkan Judy ingin mengadukan perihal tersebut kepada Wali Kota Batam HM Rudi.

"Tur, ono kenalanmu sing kenal Rudy, Walkot? (Tur, ada kenalan kamu yang kenal Rudi, Wali Kota Batam?)," ujar Judy kepada temannya.

Judy tampak kehilangan harapan. "Siapa sajalah yang kenal." Judy terus berupaya meminta bantuan temannya.

Bahkan Judy mengaku untuk buang air kecil pun dia sangat susah dan tak ada perawat yang melayani.

Lebih lanjut, dalam tulisan itu Judi merasa dibiarkan saja oleh pihak RS.

"Saya dibiarkan saja." Cerita Judy.

Harapannya untuk sembuh sangat tinggi, namun diduga buruknya pelayanan di RSUD membuat pria berusia 47 tahun itu meregang nyawa dalam ketidakpastian.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Tinjau RS Darurat Corona di Pulau Galang Batam

Presiden Jokowi Tinjau RS Darurat Corona di Pulau Galang Batam

Foto | Rabu, 01 April 2020 | 15:43 WIB

Kota Batam akan Terapkan Karantina Wilayah, Pemkot Lakukan Pendataan Warga

Kota Batam akan Terapkan Karantina Wilayah, Pemkot Lakukan Pendataan Warga

News | Selasa, 31 Maret 2020 | 14:08 WIB

Seperti Pendeta Sintiche, Jenazah Judy Pengusaha di Batam Dibungkus Plastik

Seperti Pendeta Sintiche, Jenazah Judy Pengusaha di Batam Dibungkus Plastik

News | Senin, 30 Maret 2020 | 11:17 WIB

Azan Zuhur Masjid Agung Batam Serukan Warga Salat di Rumah

Azan Zuhur Masjid Agung Batam Serukan Warga Salat di Rumah

News | Rabu, 25 Maret 2020 | 14:49 WIB

APD Terbatas, Kadinkes Batam: Jika Sangat Darurat Bisa Gunakan Jas Hujan

APD Terbatas, Kadinkes Batam: Jika Sangat Darurat Bisa Gunakan Jas Hujan

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 07:31 WIB

Singapura Tolak Pulangkan Jasad Warganya yang Berstatus PDP Corona di Batam

Singapura Tolak Pulangkan Jasad Warganya yang Berstatus PDP Corona di Batam

News | Selasa, 24 Maret 2020 | 07:06 WIB

Terkini

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:17 WIB

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:13 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:00 WIB

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:55 WIB

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:54 WIB

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:52 WIB

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:48 WIB

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:42 WIB