Satu Keluarga di Sawah Besar Kena Corona, Ini yang Dilakukan Warga Sekitar

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir | Suara.com

Senin, 06 April 2020 | 17:14 WIB
Satu Keluarga di Sawah Besar Kena Corona, Ini yang Dilakukan Warga Sekitar
Ilustrasi rapid test virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Satu keluarga di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, terjangkit covid-19. Tiga anggota keluarga yang masih berstatus anak-anak pun kekinian tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumah.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Polisi Heru Novianto mengemukakan satu keluarga tersebut beranggotakan lima orang. Ayah atau kepala keluarga tersebut pun telah meninggal dunia setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Sedangkan, Ibu dari keluarga tersebut kekinian tengah dirawat di RSD Wisma Atlet. Kemudian, ketiga anak yang masih berusia 10 tahun, 13 tahun, dan 15 tahun kekinian tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumah dengan pengawasan dari pihak Puskesmas. Dimana dua di antaranya, yakni anak berusia 10 dan 13 tahun itu berstatus positif Covid-19.

"Ibunya dirawat di Wisma Atlet. Anak-anaknya yang dua positif, saat ini isolasi di rumah dan diawasi petugas Puskesmas," kata Heru saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Heru menuturkan, selain mendapat pengawasan ketat dari petugas Puskesmas warga sekitar juga turut membantu proses isolasi ketiga anak tersebut. Salah satunya yakni dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan makanan mereka selama masa isolasi.

"Kebutuhan makanan di bantu warga sekitar, bahwa warga sepakat tuk merawat dan membantu kebutuhannya," ujar Heru.

"Warga sangat mendukung sekali, dan dari pihak kepolisian telah menempatkan polisi, RW dan bersama Babinsa ikut mengawasi," sambungnya.

Sebelumnya, satu keluarga di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat dikabarkan terjangkit Covid-19. Pengurus warga sekitar pun menerapkan pembatasan aktivitas warganya guna mengantisipasi penyebaran virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China itu.

"Artinya warga tetap masih bisa keluar-masuk. Namum, untuk anak-anak atau orang yang tidak ada keperluan penting, seperti hanya nongkrong-nongkrong aja, maka perangkat RW akan melarang tuk keluar masuk," jelas Heru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

Mudik Berisiko Tularkan Corona, Yurianto: Kuatkan Diri Agar Tak Bepergian

News | Senin, 06 April 2020 | 17:08 WIB

Imbas Corona, PNS Terancam Tak Dapat THR dan Gaji Ke-13 Lebaran Tahun Ini

Imbas Corona, PNS Terancam Tak Dapat THR dan Gaji Ke-13 Lebaran Tahun Ini

Bisnis | Senin, 06 April 2020 | 17:05 WIB

Sehari, Pasien Positif Covid-19 Kota Bandung Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

Sehari, Pasien Positif Covid-19 Kota Bandung Melonjak Hampir 2 Kali Lipat

Jabar | Senin, 06 April 2020 | 17:05 WIB

Kepala BNPB Ungkap Rahasia Menteri Basuki Tak Tertular Corona dari Menhub

Kepala BNPB Ungkap Rahasia Menteri Basuki Tak Tertular Corona dari Menhub

News | Senin, 06 April 2020 | 16:59 WIB

Cantik tapi Kontroversi, Perhiasan Ini Bentuknya Mirip Virus Corona

Cantik tapi Kontroversi, Perhiasan Ini Bentuknya Mirip Virus Corona

Lifestyle | Senin, 06 April 2020 | 17:01 WIB

Peneliti: Masker Bisa Mengurangi Tingkat Kematian Covid-19 hingga 10 Persen

Peneliti: Masker Bisa Mengurangi Tingkat Kematian Covid-19 hingga 10 Persen

Health | Senin, 06 April 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:14 WIB

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:55 WIB

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:37 WIB

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:34 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:29 WIB

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:07 WIB

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:59 WIB