Peneliti: Masker Bisa Mengurangi Tingkat Kematian Covid-19 hingga 10 Persen

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 06 April 2020 | 17:00 WIB
Peneliti: Masker Bisa Mengurangi Tingkat Kematian Covid-19 hingga 10 Persen
Masker kain berfilter (Maker's Habitat)

Suara.com - Tim peneliti dari Universitas Yale tengah melakukan penelitian mengenai penggunaan masker dan tingkat kematian akibat Covid-19. Mereka membandingkan negara yang menggunakan masker seperti Korea Selatan dan Jepang dengan Italia yang tidak merekomendasikan penggunaan masker.

Mengalihbahasakan dari WebMD, hasil dari penelitian tersebut cukup mengejutkan di mana penggunaan masker bisa memotong angka kematian sampai 10 persen. Menurut pihak Yale, metode penelitian dihitung tanpa melihat kebijakan lain sperti penutupan sekolah dan tempat kerja.

Para peneliti menulis bahwa temuan mereka menjadikan pengguaan masker sebagai hal yang tidak perlu ditunda lagi.

"Kami menemukan bahwa kebijakan ini dapat memiliki manfaat yang sangat besar, tetapi harus digabungkan dengan kebijakan yang melindungi dan meningkatkan ketersediaan masker medis untuk petugas kesehatan," tulis pihak Universitas Yale, seperti yang dikutip dari WebMD.

Gunakan Masker Kain Saat Kamu Keluar Rumah
Gunakan Masker Kain Saat Kamu Keluar Rumah

Sebelumnya, Presiden Donald J. Trump dan penasihatnya membahas masker sebagai cara untuk meminimalisir penyebaran virus corona. Trump akhirnya meminta orang Amerika untuk mengenakan masker saat berada di tempat umum.

Presiden Amerika tesebut juga mengatakan, warga tetap bisa terus memakai penutup seperti syal atau bandana.

"Sebuah rekomendasi keluar, tetapi saya akan mengatakan ini. Mereka (orang Amerika) dapat memutuskan sendiri," ujar ketua Divisi Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Rochelle Walensky, MD, MPH pada WebMD.

"Masker itu akan menjadi tambahan. Jika Anda akan melakukan kegiatan penting, maka pakailah masker," kata Walensky.

"Saya juga ingin mengingatkan semua orang, mengenakan masker adalah tindakan altruisme. Anda tidak melindungi diri sendiri dengan mengenakan masker tapi Anda melindungi orang lain dari sesuatu yang Anda kirimkan kepada mereka, tanpa gejala dan tanpa sadar," tambahnya.

baca juga

Para pejabat kesehatan telah menunda membuat rekomendasi resmi mengenai penggunaan masker di depan umum. Hal itu dilakukan karena takut akan memusnahkan persediaan masker sekali pakai yang diperlukan petugas kesehatan.

Oleh karena itu, tim Yale merekomendasikan bahwa kebijakan yang diadopsi secara nasional perlu menekankan penggunaan masker kain.

"Saya akan mendesak orang-orang ketika mereka mengenakan masker jenis yang dibuat di rumah, mungkin saputangan atau bandana, yang tidak akan mengurangi dari APD di rumah sakit," ujar Walensky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Katalunya Umumkan Penundaan MotoGP Catalunya

Pemerintah Katalunya Umumkan Penundaan MotoGP Catalunya

Sport | Senin, 06 April 2020 | 16:34 WIB

Giliran Wuling Tutup Pabrik Selama 2 Pekan Karena Covid-19

Giliran Wuling Tutup Pabrik Selama 2 Pekan Karena Covid-19

Otomotif | Senin, 06 April 2020 | 16:11 WIB

Jumlah Pasien Corona yang Meninggal Terus Merangkak Naik, Kini 209 Orang

Jumlah Pasien Corona yang Meninggal Terus Merangkak Naik, Kini 209 Orang

News | Senin, 06 April 2020 | 16:08 WIB

Terkini

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

Pakar Lingkungan UGM: Keputusan Karhutla Bukan Bencana Nasional Adalah Kekonyolan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:23 WIB

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Persib Dapat Keuntungan di ACL 2, The Cong Viettel Diterpa Krisis Pemain

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Asap Tak Kenal Retorika: Menguji Keseriusan Pemerintah Menangani Karhutla

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:20 WIB

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Sekolah di Pekanbaru PJJ Lagi, Imbas Kabut Asap Tak Kunjung Hilang

Riau | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

Mengapa Pemerintah Tidak Menetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Oppo ColorOS 17 Bawa AI yang Bisa Bereskan File hingga Bikin Itinerary

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:09 WIB

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

3 Rekomendasi Sneakers Kanky Tanpa Tali, Handsfree Nyaman Buat Jalan Jauh

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Rudal Houthi Hantam Jantung Saudi Aramco, Harga Minyak Melonjak Drastis

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:59 WIB

×