Usai Tampung WNI Wuhan, Bupati Natuna Tagih Janji Terawan: Mohon Dipercepat

Agung Sandy Lesmana, Stephanus Aranditio

Selasa, 07 April 2020 | 10:29 WIB
Usai Tampung WNI Wuhan, Bupati Natuna Tagih Janji Terawan: Mohon Dipercepat
Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China bersiap meninggalkan ruang observasi di Hanggar Pangkalan Udara TNI AU Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (15/2). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal menagih permintaan mereka ke pemerintah pusat untuk meningkatkan fasilitas kesehatan di wilayahnya, sebab hingga hari ini permintaan itu belum juga dipenuhi.

Abdul Hamid mengatakan hal itu diminta warganya sebagai kompensasi dari keterlambatan informasi yang menyebabkan warganya resah yang akhinya bersedia menerima 238 WNI dari Wuhan, Hubei, China pada awal Februari lalu.

"Jadi kepada pemerintah pusat, Pak Menkes, kan sudah janji mau melengkapi rumah sakit Natuna sampai jadi tipe B, tapi sampai sekarang ini belum ada. Kalau bisa mohonlah dipercepat dalam rangka mengantisipasi corona ini," kata Abdul Hamid saat dihubungi Suara.com, Selasa (7/4/2020).

Abdul Hamid mengakui hingga kini belum ada rumah sakit di Natuna yang siap baik secara sumber daya tenaga medis maupun peralatannya.

"Belum ada rumah sakit, memang ada rujukan transit saja di RSUD itu tapi ada 4 tempat tidur saja, di Natuna enggak ada, enggak sanggup, karena tenaga medis kita sangat minim," kata dia.

Untuk sementara, lanjut Abdul Hamid, Pemerintah Kabupaten Natuna akan marujuk pasien ke wilayah lain jika ada kasus positif virus corona COVID-19 seperti ke Pulau Batam atau ke Pulau Galang, Kepulauan Seribu, Jakarta.

"Mau gak mau ke Batam atau ke Galang dah sekarang, karena dis ana kan rumah sakitnya sudah operasi tuh," ucapnya.

Abdul bersyukur hingga saat ini belum ada warganya yang terinfeksi virus corona, namun menurut data dinkes Abdul menyebut ada sekitar 100 Orang Dalam Pengawasan (ODP) Corona di Natuna.

"Alhamdulillah masih aman, masih zero, tak ada yang PDP, ODP saja ada 100, baru balek mahasiswa itu, budak mahasiswa yang libur dari pinang, batam, jogja," tutup Abdul Hamid.

baca juga

Diketahui, pada Selasa (4/2/2020) lalu, Abdul Hamid bersama Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, dan Ketua DPRD Natuna Andes Putra berangkat ke Jakarta untuk menemui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menko Polhukam Mahfud MD, hingga Komisi IX DPR RI.

Mereka minta pemerintah pusat membangun rumah sakit sebagai kompensasi polemik karantina WNI dari Wuhan, pusat virus corona.

Abdul Hamid mengatakan keterlambatan informasi dari pusat ke Natuna soal penunjukkan lokasi karantina harus diimbangi dengan peningkatan dan pembangunan fasilitas rumah sakit di Natuna.

Abdul juga menyebut aksi penolakan warganya pada saat itu bukan karena tidak cinta dengan saudara WNI dari Wuhan melainkan lebih kepada kecemasan masyarakat karena fasilitas kesehatan di Natuna belum canggih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramayana Depok Akan Pecat Ratusan Karyawan, Imbas Corona Tak Ada Pembeli

Ramayana Depok Akan Pecat Ratusan Karyawan, Imbas Corona Tak Ada Pembeli

Jabar | Selasa, 07 April 2020 | 10:21 WIB

Kesulitan Jual karena Corona, Petani Pilih Bagi-bagi Hasil Panen ke Warga

Kesulitan Jual karena Corona, Petani Pilih Bagi-bagi Hasil Panen ke Warga

Banten | Selasa, 07 April 2020 | 10:21 WIB

Tolak Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

Tolak Pakai Masker dan Ludahi Penumpang, Perempuan Ini Diborgol di Kereta

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:25 WIB

Menkes Terawan Setujui PSBB Corona di Jakarta, Anak Buah Anies Membantah

Menkes Terawan Setujui PSBB Corona di Jakarta, Anak Buah Anies Membantah

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:06 WIB

Anak Buah Prabowo: Riza Patria Bantu Anies Selamatkan Jakarta dari Corona

Anak Buah Prabowo: Riza Patria Bantu Anies Selamatkan Jakarta dari Corona

News | Selasa, 07 April 2020 | 10:03 WIB

Mobil Gratis Bagi Medik, Renault Siapkan Lebih dari Seribu Unit KBL

Mobil Gratis Bagi Medik, Renault Siapkan Lebih dari Seribu Unit KBL

Otomotif | Selasa, 07 April 2020 | 10:05 WIB

Update Corona Covid-19 Global: 1,3 Juta Terinfeksi,  Sembuh Capai 278.695

Update Corona Covid-19 Global: 1,3 Juta Terinfeksi, Sembuh Capai 278.695

Health | Selasa, 07 April 2020 | 10:02 WIB

Hits: Naek L Tobing Juga Kanker Lambung, 18 Negara Bebas Virus Corona

Hits: Naek L Tobing Juga Kanker Lambung, 18 Negara Bebas Virus Corona

Health | Selasa, 07 April 2020 | 09:56 WIB

Peta Penyebaran Corona di Tangerang, 51 Orang Terinfeksi di 10 Kecamatan

Peta Penyebaran Corona di Tangerang, 51 Orang Terinfeksi di 10 Kecamatan

Banten | Selasa, 07 April 2020 | 09:54 WIB

Terlalu Jauh, Percakapan Warganet Soal Jenazah Pasien Corona Bikin Bingung

Terlalu Jauh, Percakapan Warganet Soal Jenazah Pasien Corona Bikin Bingung

Tekno | Selasa, 07 April 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:29 WIB

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:17 WIB

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

ICW: Prabowo Menormalisasi Rangkap Jabatan lewat Pengangkatan Nanik S. Deyang Cs

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:26 WIB

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

2.000 Taruna Diterjunkan ke Sekolah Rakyat, Pemerintah Bantah Ada Militerisasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:13 WIB

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

Kepala BGN Nanik S Deyang Dilaporkan atas Dugaan Rangkap Jabatan di BUMN

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

Indonesia-Belarus Sepakati 7 MoU dan Roadmap Kerja Sama hingga 2030

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:45 WIB

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:37 WIB

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

Sekolah Rakyat Permanen Sukoharjo Hampir Rampung, Siap Beroperasi 14 Juli

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:26 WIB

Tri Tito Karnavian Berharap Produk Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

Tri Tito Karnavian Berharap Produk Kerajinan Indonesia Tembus Pasar Global di HUT ke-46 Dekranas

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:22 WIB

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:03 WIB

×